• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Menaker Yassierli Dorong BPJS Ketenagakerjaan Jadi Motor K3 Nasional

Menaker Yassierli Dorong BPJS Ketenagakerjaan Jadi Motor K3 Nasional

Mei 23, 2026
Wamenkomdigi Dorong Kolaborasi Semikonduktor Perkuat Fondasi AI Berdaulat

Wamenkomdigi Dorong Kolaborasi Semikonduktor Perkuat Fondasi AI Berdaulat

Juli 9, 2026
Menko Yusril: LGBT Masuk Kategori Ancaman Nonmiliter Negara

Menko Yusril: LGBT Masuk Kategori Ancaman Nonmiliter Negara

Juli 9, 2026
ADVERTISEMENT
Menag Nasaruddin Sebut Keadilan Harus Dibangun melalui Sinergi Penegak Hukum, Advokat dan Kampus

Menag Nasaruddin Sebut Keadilan Harus Dibangun melalui Sinergi Penegak Hukum, Advokat dan Kampus

Juli 9, 2026
Tri Adhianto Dorong Lansia Aktif dan Bahagia Melalui Kriyaan Lansia Kota Bekasi 2026

Tri Adhianto Dorong Lansia Aktif dan Bahagia Melalui Kriyaan Lansia Kota Bekasi 2026

Juli 9, 2026
Kementerian Pariwisata Menilai Wisata Olahraga Berpotensi Mempercepat Pertumbuhan Pariwisata Nasional

Kementerian Pariwisata Menilai Wisata Olahraga Berpotensi Mempercepat Pertumbuhan Pariwisata Nasional

Juli 9, 2026
Komisi IV DPRD Batam Tampung Aspirasi Mahasiswa IPMKOB Pekanbaru, Bahas Kemajuan Daerah

Komisi IV DPRD Batam Tampung Aspirasi Mahasiswa IPMKOB Pekanbaru, Bahas Kemajuan Daerah

Juli 9, 2026
Rapat Paripurna DPRD Kota Batam Dengarkan Penyampaian Rancangan KUA/PPAS APBD 2027, Wali Kota Proyeksikan Anggaran Belanja Rp 4,6 T

Rapat Paripurna DPRD Kota Batam Dengarkan Penyampaian Rancangan KUA/PPAS APBD 2027, Wali Kota Proyeksikan Anggaran Belanja Rp 4,6 T

Juli 9, 2026
Gelar Paripurna, DPRD Kota Batam Sahkan Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025

Gelar Paripurna, DPRD Kota Batam Sahkan Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025

Juli 9, 2026
Realisasi & Pengawasan Program RP.100 Juta Tiap RW di Kota Bekasi, Ketua Komisi I DPRD Angkat Bicara

Realisasi & Pengawasan Program RP.100 Juta Tiap RW di Kota Bekasi, Ketua Komisi I DPRD Angkat Bicara

Juli 9, 2026
Wamendagri Sebut Tata Ruang yang Baik Diperlukan untuk Kembangkan Potensi Kepri

Wamendagri Sebut Tata Ruang yang Baik Diperlukan untuk Kembangkan Potensi Kepri

Juli 8, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Kamis, Juli 9, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Fokus Berita

Menaker Yassierli Dorong BPJS Ketenagakerjaan Jadi Motor K3 Nasional

(Fokus Berita)

Mei 23, 2026
in Fokus Berita
0
0
SHARES
21
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli (SinPo id/Kemnaker)

Jakarta, satukanindonesia.com – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli menegaskan perlunya perubahan pendekatan dalam perlindungan pekerja di Indonesia. Di tengah tingginya angka kecelakaan kerja, BPJS Ketenagakerjaan didorong tidak hanya berperan sebagai pemberi kompensasi, tetapi juga menjadi motor penggerak Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) melalui penguatan upaya pencegahan.

Dorongan itu muncul setelah data 2025 menunjukkan masih tingginya risiko keselamatan kerja nasional. Tercatat sebanyak 319.224 klaim kecelakaan kerja diajukan sepanjang tahun lalu. Dari jumlah tersebut, 9.834 kasus berujung kematian, sementara 4.133 kasus menyebabkan cacat fungsi maupun cacat total.

Menurut Yassierli, kondisi tersebut menjadi alarm bahwa sistem perlindungan pekerja tidak bisa lagi bertumpu pada penanganan setelah kecelakaan terjadi.

“Pendekatan yang selama ini cenderung reaktif, yaitu hanya berfokus pada pemenuhan kompensasi, tidak akan berkelanjutan secara aktuarial. Investasi di hulu melalui program promotif dan preventif akan menghasilkan penghematan yang jauh lebih besar di hilir,” ujar Yassierli saat menjadi pemateri dalam kegiatan bertema Menguatkan Peran BPJS Ketenagakerjaan dalam Mengurangi Kecelakaan Kerja di Industri di Jakarta, dilansir dari infopublik, Jumat (22/5/2026).

Selain kecelakaan kerja, Menaker juga menyoroti persoalan Penyakit Akibat Kerja (PAK). Sepanjang 2025, tercatat 158 kasus PAK, meski angka itu diyakini belum menggambarkan kondisi sebenarnya karena masih terdapat tantangan dalam sistem pelaporan.

Kondisi tersebut sejalan dengan data global dari WHO dan ILO yang menunjukkan sebagian besar kematian pekerja di dunia justru berkaitan dengan penyakit akibat kerja yang dipengaruhi lingkungan kerja.

Karena itu, menurut Yassierli, penguatan program promotif dan preventif menjadi kebutuhan mendesak untuk membangun budaya kerja aman sekaligus memperluas penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3).

Saat ini, implementasi SMK3 dinilai masih terbatas. Dari sekitar 450 ribu perusahaan di Indonesia, baru sekitar 18 ribu perusahaan yang menerapkannya.

“Pendekatan proaktif melalui program promotif dan preventif menjadi penting untuk memperkuat upaya pencegahan, sekaligus mendorong implementasi SMK3,” katanya.

Untuk mempercepat perbaikan, Kementerian Ketenagakerjaan menetapkan tiga agenda prioritas yang akan dikerjakan bersama BPJS Ketenagakerjaan.

Pertama, memperkuat sistem K3 nasional melalui optimalisasi layanan dan tata kelola klaim. Kedua, meningkatkan efektivitas program promotif dan preventif melalui pelatihan berbasis wilayah. Ketiga, memastikan penerapan SMK3 di perusahaan berjalan nyata, terukur, dan tidak berhenti pada aspek administratif semata.

Langkah tersebut dinilai penting karena keselamatan kerja tidak hanya menyangkut perlindungan pekerja, tetapi juga berdampak pada produktivitas industri dan keberlanjutan dunia usaha.

Merespons arahan itu, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat menyatakan kesiapan pihaknya memperkuat sinergi dengan Kemnaker melalui pembahasan teknis yang lebih mendalam.

Upaya yang akan segera dilakukan meliputi integrasi data, penyempurnaan alur klaim, pemetaan wilayah prioritas, hingga penyusunan desain program pencegahan yang lebih efektif dan tepat sasaran.

“Kegiatan pembekalan ini diharapkan menjadi titik awal sinergi yang lebih erat antara Kemnaker dan BPJS Ketenagakerjaan dalam mewujudkan budaya K3 yang kuat, mandiri, dan berkelanjutan di seluruh lapisan industri Indonesia,” ujar Saiful.

Penguatan peran BPJS Ketenagakerjaan sebagai penggerak K3 menandai arah baru perlindungan tenaga kerja nasional. Fokus tidak lagi semata pada kompensasi pascakecelakaan, melainkan pada pencegahan agar pekerja Indonesia dapat bekerja dengan lebih aman, sehat, dan produktif.(***)

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: BPJSKemnakerMenteri KetenagakerjaanYassierli
ShareTweetSend

Related Posts

Pemerintah Perluas Program Magang Nasional untuk Percepat Serapan Kerja

Pemerintah Perluas Program Magang Nasional untuk Percepat Serapan Kerja

Juli 1, 2026
Kemnaker Dorong Penguatan Tata Kelola untuk Percepat Solusi Ketenagakerjaan

Kemnaker Dorong Penguatan Tata Kelola untuk Percepat Solusi Ketenagakerjaan

Juni 5, 2026
Kemnaker Siapkan Pelatihan Agroforestri Untuk Perluas Peluang Kerja Bagi Warga Garut

Kemnaker Siapkan Pelatihan Agroforestri Untuk Perluas Peluang Kerja Bagi Warga Garut

Mei 10, 2026

Menaker Yassierli Pastikan Santunan Korban Insiden KA Bekasi Timur Cair

Mei 8, 2026

Menaker Yassierli Tegaskan Jaminan Sosial untuk Semua Pekerja Tanpa Terkecuali

Mei 5, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?