• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info

Pernyataan Heboh Paus Fransiskus soal LGBT, Vatikan Beri Klarifikasi

November 3, 2020
Semarak Kemerdekaan Pemkot Bekasi Gelar Turnamen Padel

Semarak Kemerdekaan Pemkot Bekasi Gelar Turnamen Padel

Agustus 18, 2026
Komnas HAM Disurati Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua

Komnas HAM Disurati Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua

Agustus 18, 2026
ADVERTISEMENT
Anggota Komisi III DPR Dukung Penuh Kapolri-Panglima TNI Tindak Beking Tambang Ilegal

Anggota Komisi III DPR Dukung Penuh Kapolri-Panglima TNI Tindak Beking Tambang Ilegal

Agustus 18, 2026
Pimpinan dan Anggota DPRD Batam Hadiri Upacara Penurunan Bendera HUT ke-81 RI, Wakil Ketua I Dewan Apresiasi Semangat Peserta

Pimpinan dan Anggota DPRD Batam Hadiri Upacara Penurunan Bendera HUT ke-81 RI, Wakil Ketua I Dewan Apresiasi Semangat Peserta

Agustus 18, 2026
Wakil Ketua II DPRD Hadiri Upacara Pemberian Remisi WBP Lapas Batam, 915 Narapidana Terima Pengurangan Hukuman

Wakil Ketua II DPRD Hadiri Upacara Pemberian Remisi WBP Lapas Batam, 915 Narapidana Terima Pengurangan Hukuman

Agustus 18, 2026
Pimpinan dan Anggota Dewan Kota Batam Hadiri Upacara HUT ke-81 RI di Dataran Engku Putri, Ketua DPRD Bacakan Teks Proklamasi

Pimpinan dan Anggota Dewan Kota Batam Hadiri Upacara HUT ke-81 RI di Dataran Engku Putri, Ketua DPRD Bacakan Teks Proklamasi

Agustus 18, 2026
Wakil Ketua III DPRD Kota Batam Ikut Lepas Pawai Obor HUT ke-81 RI, Apresiasi Semangat Peserta

Wakil Ketua III DPRD Kota Batam Ikut Lepas Pawai Obor HUT ke-81 RI, Apresiasi Semangat Peserta

Agustus 18, 2026
Ketua DPRD Kota Batam Hadiri Renungan Suci HUT ke-81 Kemerdekaan RI di TMP Pusara Bhakti Bulan Gebang

Ketua DPRD Kota Batam Hadiri Renungan Suci HUT ke-81 Kemerdekaan RI di TMP Pusara Bhakti Bulan Gebang

Agustus 18, 2026
Sayangkan Pernyataan Soal Insiden Maybrat, Pangdam XVIII Kasuari Diminta Klarifikasi

Sayangkan Pernyataan Soal Insiden Maybrat, Pangdam XVIII Kasuari Diminta Klarifikasi

Agustus 18, 2026
Ribuan Personel dari PNG Akan Direkrut Angkatan Pertahanan Australia?

Ribuan Personel dari PNG Akan Direkrut Angkatan Pertahanan Australia?

Agustus 18, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Rabu, Agustus 19, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Internasional

Pernyataan Heboh Paus Fransiskus soal LGBT, Vatikan Beri Klarifikasi

[Internasional]

November 3, 2020
in Internasional
0
0
SHARES
104
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Paus Fransiskus.

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Beberapa hari yang lalu, pemimpin Gereja Katolik Vatikan, Paus Fransiskus mendadak jadi bincangan warganet hampir di seluruh dunia. Iamenyiratkan bahwa pasangan sesama jenis atau LGBT harus diizinkan untuk memiliki persatuan sipil.

Pernyataan itu diutarakan Paus Fransiskus dalam film Fransesco, sebuah dokumenter yang disutradarai oleh pembuat film asal Rusia, Evgeny Afineevsky, yang ditayangkan perdana di Festival Film Roma, Rabu (21/10/2020).

Atas dasar dasar itu, Gereja Katolik Roma Vatikan mengklarifikasi pernyataan tersebut.

Dalam surat yang disampaikan Sekretariat Kepausan Vatikan kepada perwakilan Gereja Katolik Roma di seluruh dunia pada 30 Oktober lalu, mereka menyatakan mengklarifikasi tentang pernyataan Paus Fransiskus. Sampai saat ini mereka menyatakan tidak ada perubahan soal doktrin gereja terkait pasangan sesama jenis.

Seperti dilansir CNN, Selasa (3/11/2020), dalam surat itu, Vatikan mengatakan dua pernyataan Paus Fransiskus dalam film Francesco yang disutradarai oleh Evgeny Afineevsky ditafsirkan di luar konteks.

“Lebih dari satu tahun lalu, dalam sebuah wawancara, Paus Fransiskus menjawab dua pertanyaan yang diajukan dalam dua waktu yang berbeda, di dalam sebuah dokumenter, yang kemudian disunting dan diterbitkan sebagai satu jawaban tanpa konteks yang tepat, sehingga membuat bingung,” demikian isi surat itu.

Terkait pernyataan Paus Fransiskus tentang perlu untuk mengakui pasangan sesama jenis dalam ikatan setara pernikahan, Vatikan menyatakan bahwa Paus Fransiskus saat itu menolak pengesahan hukum pernikahan sesama jenis di Argentina pada satu dasawarsa lalu. Saat itu Paus Fransiskus masih menjadi Uskup Agung di Buenos Aires.

Dalam hal itu, lanjut pernyataan Vatikan, Paus Fransiskus menyampaikan pendapat bahwa kelompok pasangan sesama jenis berhak untuk dilindungi secara hukum, tetpai bukan melalui pernikahan.

“Jelas bahwa Paus Fransiskus merujuk kepada aturan yang dibuat negara, dan bukan doktrin Gereja Katolik Roma, yang tetap tidak berubah dari tahun ke tahun,” lanjut isi surat itu.

Di dalam film dokumenter itu, Paus Fransiskus juga mengatakan, “Orang homoseksual memiliki hak untuk berada dalam sebuah keluarga. Mereka adalah anak-anak Tuhan dan memiliki hak atas sebuah keluarga. Tidak ada yang harus dibuang atau dibuat sengsara karenanya”. Pernyataan itu lantas ditafsirkan bahwa Paus Fransiskus mendukung pernikahan pasangan sesama jenis dan membentuk keluarga.

Akan tetapi, menurut Vatikan dalam pernyataan itu Paus Fransiskus ingin menyampaikan bahwa keluarga jangan berlaku diskriminatif terhadap anak-anak yang memiliki orientasi seksual menyukai sesama jenis.

Dalam wawancara dengan jurnalis Associated Press pada 21 Oktober di Roma, sang sutradara mengatakan dia secara langsung mewawancarai Paus Fransiskus untuk dokumenter itu.

Akan tetapi, setelah ditelusuri ternyata rekaman wawancara dengan Paus Fransiskus itu diambil dari hasil rekaman wawancara milik stasiun televisi Mexico Televisa pada 2019.

Saat itu stasiun televisi itu tidak menayangkan komentar Paus Fransiskus terkait ikatan pasangan sesama jenis.

Di dalam film dokumenter itu, Paus Fransiskus juga memberikan pandangan terkait perubahan iklim, migrasi penduduk, serta kesenjangan ekonomi.

Di wawancara di masa lalu, Paus Fransiskus memang menyatakan dia tidak menentang penerapan ikatan hukum setara pernikahan bagi pasangan sesama jenis. Pendapatnya bertentangan dengan pendahulunya, Paus Benediktus XVI, yang menyatakan homoseksual adalah sebuah kejahatan moral. (bm/gs)

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: InternasionalLGBTPaus FransiskusVatikan
ShareTweetSend

Related Posts

Menko Yusril: LGBT Masuk Kategori Ancaman Nonmiliter Negara

Menko Yusril: LGBT Masuk Kategori Ancaman Nonmiliter Negara

Juli 9, 2026
Wafat Paus Fransiskus, Dunia Kehilangan Pembela Kaum Tertindas

Wafat Paus Fransiskus, Dunia Kehilangan Pembela Kaum Tertindas

April 22, 2025
Pemimpin Gereja Katolik Roma Tutup Usia

Pemimpin Gereja Katolik Roma Tutup Usia

April 21, 2025

Kondisi Paus Fransiskus Stabil Hasil Rontgen Menunjukkan Perbaikan

Maret 14, 2025

Amnesty Internasional Minta Paus Fransiskus Desak Indonesia Selesaikan Pelanggaran HAM di Papua

September 4, 2024
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?