• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Jokowi Ingin Setop Ekspor Batu Bara Mentah

Faisal Basri Tuding Proyek Akal-akalan Pengusaha Batu Bara

Desember 17, 2020
Pansus DPRD Batam Matangkan Ranperda Hak Keuangan dan Administratif, Sinkronisasi Regulasi Terus Dilakukan

Pansus DPRD Batam Matangkan Ranperda Hak Keuangan dan Administratif, Sinkronisasi Regulasi Terus Dilakukan

November 7, 2026
Pers Jangan Jinak

Pers Jangan Jinak

November 7, 2026
ADVERTISEMENT
Pemimpin yang Merusak Hukum dan Institusi

Pemimpin yang Merusak Hukum dan Institusi

November 7, 2026
Presiden Prabowo Terima Dubes Negara Sahabat, Ini Komitmen Mereka Untuk Indonesia

Presiden Prabowo Terima Dubes Negara Sahabat, Ini Komitmen Mereka Untuk Indonesia

November 7, 2026
Datangi Kementerian HAM RI, Mahasiswa sampaikan Masalah Kemanusiaan di Tanah Papua

Datangi Kementerian HAM RI, Mahasiswa sampaikan Masalah Kemanusiaan di Tanah Papua

November 7, 2026
Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Klaim Bakar Fasilitas Perusahaan di Tambrauw

Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Klaim Bakar Fasilitas Perusahaan di Tambrauw

November 7, 2026
PB Porprov Akui Keliru Cetak ID Card Pers, PWI Bekasi Raya: Jaga Marwah Wartawan

PB Porprov Akui Keliru Cetak ID Card Pers, PWI Bekasi Raya: Jaga Marwah Wartawan

November 6, 2026
Rekrutmen CPNS Dibuka, PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu Mulai 2027

Rekrutmen CPNS Dibuka, PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu Mulai 2027

November 6, 2026
Sengketa Eks Hotel Purajaya: Tim Hukum PT DTL Nilai Pembongkaran Lahan Langgar Aturan dan Abuse of Power

Sengketa Eks Hotel Purajaya: Tim Hukum PT DTL Nilai Pembongkaran Lahan Langgar Aturan dan Abuse of Power

November 6, 2026
Golkar Perkuat Komunikasi Politik dengan Teknologi AI

Golkar Perkuat Komunikasi Politik dengan Teknologi AI

November 6, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Sabtu, November 7, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Faisal Basri Tuding Proyek Akal-akalan Pengusaha Batu Bara

[Ekonomi]

Desember 17, 2020
in Ekonomi
0
0
SHARES
94
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Ekonom Senior Faisal Basri menilai kebijakan pengembangan dymethil ether (DME) di Indonesia hanya akal-akalan pengusaha batu bara untuk mendapatkan berbagai kemudahan. Mulai dari perpanjangan izin konsesi, hingga terbebas dari royalti.

Menurutnya, para pengusaha mengiming-imingi pemerintah bahwa produk gasifikasi batu bara tersebut adalah solusi untuk mengurangi impor LPG sekaligus memenuhi kebutuhan gas untuk industri di dalam negeri.

ADVERTISEMENT

“Ini kan akal-akalan pengusaha batu bara seolah-olah mereka pahlawan. Seolah-olah DME ini proyek strategis nasional sehingga nggak bayar royalti, nggak bayar PPh, nggak bayar apa-apa,” ujarnya dalam diskusi virtual yang digelar The Society of Indonesian Enviromental Journalist (SIEJ), Kamis (17/12).

Terbukti, baru-baru ini Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyampaikan tengah menyiapkan berbagai insentif untuk gasifikasi batu bara berkalori rendah tersebut.

Beberapa insentif itu di antaranya pembebasan royalti, formula harga khusus batu bara untuk gasifikasi, masa berlaku Izin Usaha Pertambangan (IUP) sesuai umur ekonomis proyek gasifikasi.

Tax holiday (PPh badan secara khusus sesuai umur ekonomis gasifikasi batubara), pembebasan PPN jasa pengolahan batubara menjadi syngas, Pembebasan PPN EPC kandungan lokal, serta harga patokan DME.

Ada pula pengalihan sebagian subsidi LPG ke DME sesuai porsi LPG yang disubstitusi dan kepastian off taker (pembeli) produk hilirisasi.

“Padahal, yang buat DME enggak sampai 10 persen dari produksi mereka. Supaya mereka bisa diperpanjang konsesinya karena dikasih pemanis (DME) ini. Mereka kan menuntut jadi proyek strategis nasional, kalau sudah jadi proyek strategis nasional text holiday 25 tahun. Kita enggak dapat apa-apa,” tuturnya.

Di sisi lain, Faisal juga melihat saat ini proses gasifikasi batu bara tersebut belum ekonomis sehingga harganya bisa lebih mahal daripada LPG. Dengan demikian, penggunaan DME sebagai substitusi LPG itu berpotensi menimbulkan beban subsidi baru.

“Kita dulu pakai minyak tanah. Dibunuh, karena subsidinya besar. Muncul lah subsidi LPG. Nanti subsidi DME nih. Karena ongkosnya kan lebih mahal,” pungkasnya.

Komentar Facebook

Tags: Batu BaraFaisal Basri
ShareTweetSend

Related Posts

Mahfud MD: Jokowi Instruksikan Tindak Tegas Mafia Tanah

Mahfud Bentuk Tim Percepatan Reformasi Hukum, Diisi Eks KPK hingga Najwa Shihab

Mei 28, 2023
China Mau Impor Batu Bara dari Indonesia

China Mau Impor Batu Bara dari Indonesia

Oktober 1, 2021
Faisal Basri Sebut Investasi Jepang Lebih Untung dari China

Faisal Basri Sebut Investasi Jepang Lebih Untung dari China

Desember 28, 2020

Faisal Basri Bongkar Mudarat Program Biodiesel Jokowi

November 18, 2020

Jokowi Ingin Setop Ekspor Batu Bara Mentah

Oktober 23, 2020
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?