
Jakarta, SatukanIndonesia.com – Ketua Umum PPK Kosgoro 1957 Dave Laksono menyampaikan Ormas Kosgoro 1957 dibawah kepemimpinannya akan fokus pada pengembangan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui gerakan koperasi serta sektor di bidang pendidikan.
Pernyataan tersebut diungkapkan Dave Laksono pada konferensi pers pengumuman pengurus PPK Kosgoro 1957 masa bakti 2021-2026 di Kantor PPK Kosgoro 1957, Jakarta, Selasa (6/4/2021).
Dalam konferensi pers itu, turut hadir Sekjen PPK Kosgoro 1957, Sabil Rachaman, Bendahara Umum PPK Kosgoro 1957, Sari Yuliati dan Ketua Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO) Kosgoro 1957, HR Agung Laksono.
“Ada 356 kader Kosgoro 1957 yang masuk di kepengurusan. Susunan kepengurusan Kosgoro 1957 ini mencerminkan kebhinekaan yang mewakili wilayah dari Sabang sampai Merauke,” kata Dave Laksono.
Dave Laksono juga menyebutkan, pengurus PPK Kosgoro 1957 diisi orang-orang yang berkompeten di bidangnya.
“Diisi oleh berbagai latar belakang unsur mulai dari DPR (legislatif), menteri di kabinet pemerintahan Jokowi, kepala daerah, pengusaha, budayawan, kalangan profesional hingga anak-anak muda milenial dari berbagai daerah serta suku yang aspirasi politiknya ke Partai Golkar,” ujarnya.
Dalam program kerjanya, Kosgoro 1957 akan mengembangkan koperasi serba usaha yang ditujukan kepada para petani, nelayan dan masyarakat lainnya dalam mengembangkan usaha. “Kita fokus pada pengembangan ekomomi masyarakat melakui gerakan koperasi, kita juga perkenalkan produk-produk UMKM yang sudah digagas kader Kosgoro 1957 di daerah, sehingga bisa dikembangkan ke depannya,” jelasnya.
Di sektor pendidikan, Anggota Komisi 1 DPR dari Fraksi Partai Golkar itu mengatakan, Kosgoro 1957 sudah memiliki lembaga pendidikan yakni Institut Bisnis dan Informatika Kosgoro 1957.
“Lembaga pendidikan ini sekarang ini sudah memiliki 5 gedung. Ke depan kita kembangkan untuk prodi-prodi baru untuk menaikkan statusnya menjadi universitas,” katanya.
Di samping itu, Kosgoro 1957 juga akan membuat program serba usaha yang menyesuaikan dengan kondisi di daerah masing-masing pengurus Kosgoro 1957.
“Seperti di bidang pertanian, perikanan, pertambangan, kita bisa sesuaikan dan juga mendorong UMKM seluruh Indonesia agar mereka semakin maju dengan memiliki dana untuk pengembangan usaha mereka,” pungkasnya. (MI)













