• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Dave Laksono Sebut MDCP RI dan AS Langkah Perkuat Pertahanan

Dave Laksono Sebut MDCP RI dan AS Langkah Perkuat Pertahanan

April 15, 2026
Siapkan Skema Baru, BPJS Kesehatan Gratis Diperluas Hingga Desil 8

Siapkan Skema Baru, BPJS Kesehatan Gratis Diperluas Hingga Desil 8

November 5, 2026
Presiden ke-7 Indonesia Pamer Ijazah di Depan Roy Suryo

Presiden ke-7 Indonesia Pamer Ijazah di Depan Roy Suryo

November 5, 2026
ADVERTISEMENT
Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo Mencuat, Ketua DPW Rampas Sumut Desak Penegakan Hukum.

Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo Mencuat, Ketua DPW Rampas Sumut Desak Penegakan Hukum.

November 5, 2026
Mendagri: Interoperabilitas UU Satu Data Indonesia Jawab Kebutuhan Pembangunan di Daerah

Mendagri: Interoperabilitas UU Satu Data Indonesia Jawab Kebutuhan Pembangunan di Daerah

November 5, 2026
Wakil Ketua III DPRD Kota Batam Terima Kunker Komisi D DPRD DKI, Bahas Pembangunan Infrastruktur dan PAD

Wakil Ketua III DPRD Kota Batam Terima Kunker Komisi D DPRD DKI, Bahas Pembangunan Infrastruktur dan PAD

November 5, 2026
Komisi III DPR Lanjutkan Pembahasan RUU Perampasan Aset dengan Mahasiswa-Akademisi

Komisi III DPR Lanjutkan Pembahasan RUU Perampasan Aset dengan Mahasiswa-Akademisi

November 5, 2026
Mensos Tegaskan SDM Sekolah Rakyat Wajib Disiplin, Pelaku Perundungan dan Kekerasan Langsung Dipecat

Mensos Tegaskan SDM Sekolah Rakyat Wajib Disiplin, Pelaku Perundungan dan Kekerasan Langsung Dipecat

November 5, 2026
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Rp163 Miliar dalam Kasus Korupsi di ATR/BPN

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Rp163 Miliar dalam Kasus Korupsi di ATR/BPN

November 5, 2026
KPK Periksa Nusron Wahid Usai Hadir Tanpa Jadwal Pemeriksaan

KPK Periksa Nusron Wahid Usai Hadir Tanpa Jadwal Pemeriksaan

November 5, 2026
Lindungi Pahlawan Devisa, Barantin dan KP2MI Siapkan Layanan Karantina Terpadu

Lindungi Pahlawan Devisa, Barantin dan KP2MI Siapkan Layanan Karantina Terpadu

November 5, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Kamis, November 5, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Politik

Dave Laksono Sebut MDCP RI dan AS Langkah Perkuat Pertahanan

[Politik]

April 15, 2026
in Politik
0
0
SHARES
30
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Dokumentasi – Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Akbarshah Fikarno Laksono di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (4/11/2024). (ANTARA/Melalusa Susthira K.)

Jakarta, satukanindonesia.com – Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono menyebut Kemitraan Kerja Sama Pertahanan Utama (MDCP) yang disepakati antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS) merupakan langkah pemerintah dalam memperkuat pertahanan negara.

“Tentunya ini ada sebuah langkah untuk memperkuat pertahanan kita, sembari kita memantapkan diplomasi militer kita,” kata Dave ditemui di Kompleks Parlemen, Jakarta, dilansir dari sinpo.id, Selasa, 14 April 2026.

Dia menyebut kerja sama pertahanan itu juga selaras dengan upaya untuk memastikan TNI selalu menyesuaikan perkembangan geopolitik serta meningkatkan kualitas dan pemahaman terkait teknologi pertahanan terkini dalam rangka menjaga kedaulatan RI.

Menurut dia, teknologi dan kerja sama latihan merupakan salah satu fokus dari kemitraan yang diresmikan pada Senin, 13 April 2026.

“Dan itu bisa membuka kesempatan untuk kerja sama-kerja sama di bidang lainnya yang berkaitan dengan pertahanan kita,” kata dia.

Indonesia dan AS sepakat untuk meningkatkan kerja sama pertahanan ke tahap MDCP sebagai kerangka penguatan kerja sama pertahanan demi mencapai perdamaian dan stabilitas di kawasan Indo-Pasifik.

Kemitraan tersebut diresmikan dalam pertemuan antara Menteri Pertahanan (Menhan) RI Sjafrie Sjamsoeddin dan Menhan AS Pete Hegseth di Markas Departemen Pertahanan AS, Pentagon, Senin, 13 April 2026.

“Kedua pemimpin sepakat untuk meningkatkan hubungan pertahanan bilateral Amerika Serikat–Indonesia menjadi Kemitraan Kerja Sama Pertahanan Utama,” kata Juru Bicara Pentagon Sean Parnell dalam keterangan resminya.

MDCP memiliki tiga pilar utama yang dilaksanakan berdasarkan prinsip saling menghormati dan kedaulatan nasional, yakni modernisasi militer dan pembangunan kapasitas, pelatihan dan pendidikan militer profesional serta latihan dan kerja sama operasional.

Parnell menyampaikan dalam pertemuan mereka, Menhan Sjafrie dengan Menhan Hegseth berkomitmen untuk memperluas cakupan dan kompleksitas latihan bilateral maupun multilateral, seperti Super Garuda Shield.

Peningkatan tersebut, kata dia, adalah dalam rangka memperkuat kapabilitas kolektif antara militer kedua negara dalam upaya menjaga perdamaian.

“Kedua pemimpin menegaskan kembali hubungan pertahanan yang penting dan terus berkembang serta membahas berbagai tujuan bersama, termasuk peningkatan pelatihan pasukan khusus dan pendidikan militer profesional,” kata Parnell.

Menhan AS Hegseth menyambut baik penguatan kerja sama pertahanan itu. “Kemitraan ini mencerminkan kekuatan dan potensi hubungan keamanan kita, memperkuat daya tangkal kawasan serta memajukan komitmen bersama terhadap perdamaian melalui kekuatan,” kata Hegseth.

Sementara itu, Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI memastikan kerja sama tersebut akan memperkuat pertahanan nasional.

Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemhan RI Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait mengatakan kerja sama itu dipandang sebagai peluang untuk memperkuat kapasitas pertahanan nasional.

“Namun, tetap dijalankan dalam koridor politik luar negeri bebas aktif, kepentingan nasional, dan penghormatan penuh terhadap kedaulatan negara,” ujar Rico.

Ia juga memastikan isi surat pernyataan minat (LoI) terkait izin lintas udara atau overflight clearance yang diajukan AS tidak termaktub dalam MDCP.

“Itu tidak ada dalam MDCP,” katanya.

Menurut Rico, poin kerja sama terkait izin aktivitas pesawat AS di wilayah udara Indonesia masih dipertimbangkan. Dalam prosesnya, Kemhan RI mengedepankan kedaulatan, kepentingan nasional serta kepatuhan pada hukum nasional dan internasional yang berlaku.(***)

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Dave LaksonoMDCP RI dan ASPerkuat PertahananWakil Ketua Komisi I DPR RI
ShareTweetSend

Related Posts

Soal Asap Karhutla, Komisi I DPR RI : Jangan Hanya Salahkan Indonesia

Soal Asap Karhutla, Komisi I DPR RI : Jangan Hanya Salahkan Indonesia

Oktober 20, 2026
Komisi I DPR Sebut Pergantian KSAD Langkah Strategis dari Presiden

Komisi I DPR Sebut Pergantian KSAD Langkah Strategis dari Presiden

Oktober 16, 2026
Perkuat Pertahanan, TNI dan ADF Latihan Gabungan di Banyuwangi

Perkuat Pertahanan, TNI dan ADF Latihan Gabungan di Banyuwangi

Oktober 14, 2026

DPR Sebut Wacana Presiden Prabowo Jembatani Dialog Korea Sesuai Politik Bebas Aktif

Agustus 6, 2026

Dave Laksono Tegaskan Pembelian 12 Jet Tempur Italia Bagian Modernisasi Pertahanan

Juli 25, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?