
Jakarta, SatukanIndonesia.com – Seorang anggota kurator dan pengurus senior sekaligus pendiri organisasi yang juga Wakil Ketua Umum Himpunan Kurator dan Pengurus Indonesia (HKPI), bernama H. Indra Nurcahya menghembuskan nafas terakahir di Rumah Sakit Abdi Waluyo, Jakarta, pada hari Sabtu, (26/6/2021).
“Kita sangat sedih, berduka dan kehilangan atas wafatnya Indra Nurcahya”, ujar Ketua Umum HKPI, Soedeson Tandra, saat dihubungi, Sabtu, (26/6/2021).
Alm. Indra Nurcahya kelahiran 3 Agustus 1974 itu, harus mengakhiri kalender kehidupannya karena tidak kuat melawan serangan pandemi Covid-19, sejak dinyatakan positif Covid-19 pada minggu ketiga Juni 2021 dan tidak lebih dari 14 hari sejak masuk RS harus menemui garis akhir kehidupannya.
“Tanggal 14 Juni 2021, kita masih ketemu dengan Kang Indra dan pada saat itu beliau permisi sama kita berangkat ke Bandung”, kisah seorang Anggota HKPI terhadap rekannya yang didapat Satukanindonesia.com dari media sosial HKPI.
Semua anggota HKPI menyampaikan rasa duka yang mendalam dan amat kehilangan atas kepergian Indra Nurcahya, pasalnya Indra yang merupakan Pendiri dan Wakil Ketua Umum itu selalu aktif dan kontributif dalam setiap kegiatan HKPI.
Selain itu, Alm terkenal tidak pelit berbagi ilmu dan pengalaman, humble dalam menyelesaikan dan merumuskan langkah dan strategi penyelesaian perkara Kepailitan dan kepengurusan sesuai dengan Undang-undang Nomor 37 tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang.
“Innalillahi wainnaillaihirojiun… Turut berduka cita atas wafatnya rekan Haji Indra Nurcahya Orangnya baik ditempatkan yg Terbaik. Kita semua kehilangan & mendoakan Almarhum diampuni segala salah dan khilaf. Insyaa Allah Husnul Khotimah”, ujar Yanto Aprilianto, Ketua Angkatan I HKPI yang juga Wakil Ketua Umum HKPI.
Kesedihan yang mendalam juga diutarakan Azet Hutabarat, rekan seperjuangan Indra membangun dan mendirikan HKPI bersama rekan-rekan pendiri lainnya ketika meninggalkan Ikatan Kurator dan Pengurus Indonesia (IKAPI), organisasi asalnya saat menjadi kurator dan pengurus.
“Turut berdukacita yang dalam atas berpulangnya sahabat dan rekan seperjuangan. Selamat jalan Kang Indra. Ga kuat jiwa ini tahu engkau telah tiada,” kisah Azet Hutabarat yang merupakan Ketua Dewan Sertifikasi HKPI.
Sementara ditempat lain, Isak Rifai Saokori yang merupakan Wakil Sekretaris Jenderal HKPI yang juga pemilik Pondok Pesantren Pondok Tahfiz Muhibbul Quran di Cianjur, Jawa Barat bersama seluruh anggota santrinya secara khusus melaksanakan Sholat Ghoib untuk mendoakan supaya segala amal solehnya Alm. Indra di terima Tuhan Yang Maha Kuasa.

“Alhamdulillah kami di Pondok Tahfiz Muhibbul Quran melaksanakan Sholat Ghoib buat mu saudara ku Kang @Indra Nurtjahya”, ujar Isak Rifai Saokori dengan mengirimkan gambarnya ke WAG HKPI bersama seluruh anggota santrinya.
Mengenai upaya yang dilakukan HKPI membantu dan mengupayakan penanganan serangan Covid-19 yang dialami Indra, HKPI yang dikoordinasikan Soedeson Tandra selaku Ketua Umum bersama Haris Arthur Haedar telah melakukan berbagai upaya, diantaranya memindahkannya dari RS di Jagakarsa Jakarta Selatan ke RS Abdi Waluyo dan mengusahakan perawatannya di ruang ICU untuk mendapatkan pelayanan yang lebih maksimal bagi pasien Covid, namun upaya itu berujung pada kepergian kurator dan pengurus yang baik budi dan low profile itu untuk selamanya menghadap sang Khalik.
“Semua upaya telah dilakukan oleh pihak RS, tapi Allah berkehendak lain”, ujar Haris Arthur Haedar yang tercatat sebagai Anggota HKPI Angkatan VI tahun 2020 itu di WAG HKPI Bersatu.
Sebagai bentuk respon social dan bela rasa duka cita bagi keluarga yang ditinggalkan Alm. Indra, keluarga besar HKPI secara spontan dan sukarela mengumpulkan uang duka sebagai pengganti karangan bunga.
“Ayo kita buka dompet dukacita dari kita anggota HKPI, seberapapun yang terkumpul bisa disampaikan sebagai ganti karangan bunga kepada Keluarga yang berduka dari kita, baik yang ada di wag ini ataupun yang ada di HKPI A.VI .. paling tidak sebagai bentuk Empati kita kepada Alm… Seberapapun itu, kita memberikan dengan kerelaan dan keikhlasan kita masing-masing ..” kata Maria Lince Sitohang Anggota HKPI yang menggagas digelarnya pengumpulan uang duka kepada seluruh Anggota HKPI sebagai pengganti karangan bunga bagi keluarga Alm. Indra.
Alm. Indra dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Rohmat Sukabumi, Jln. Pramuka Suka Bumi, Jawa Barat, pada hari Sabtu malam, 26/6/2021 juga. “Tadi telah selesai pemakamannya jam 11.00 WIB”, ujar Eko, seorang Advokat yang juga Kurator dan Pengurus pada kantor yang didirikan Indra Nurchaya & Partners, yang ikut dalam proses pemakaman Alm. Indra.
Selamat menghadap Sang Kalik Kang Indra Nurcahya, kiranya keluarga yang ditinggalkan kuat dan tabah, dan kebaikan serta budi pekertimu tetap dikenang sepanjang masa. (01/SIM).













