• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Menhan Borong 6 Pesawat Tempur Latih Dari Korea Selatan

Menhan Borong 6 Pesawat Tempur Latih Dari Korea Selatan

Juli 22, 2021
Puluhan Lembaga Bersatu Hadapi Krisis Jurnalisme, Koalisi Media Dibentuk

Puluhan Lembaga Bersatu Hadapi Krisis Jurnalisme, Koalisi Media Dibentuk

Agustus 8, 2026
Peredaran Narkotika Senilai Rp3,2 Miliar Berhasil Digagalkan TNI AL dan Stakeholder Terkait di Bandara Internasional Juanda

Peredaran Narkotika Senilai Rp3,2 Miliar Berhasil Digagalkan TNI AL dan Stakeholder Terkait di Bandara Internasional Juanda

Agustus 8, 2026
ADVERTISEMENT
Jelang HUT Ke-40 PPAL,  Ketum PPAL Pimpin Ziarah dan Silaturahmi Purnawirawan di TMPNU Kalibata

Jelang HUT Ke-40 PPAL, Ketum PPAL Pimpin Ziarah dan Silaturahmi Purnawirawan di TMPNU Kalibata

Agustus 8, 2026
Daerah ‘Tingkat Kemiskinan Tertinggi’ Harus Jadi Prioritas Kebijakan Pendidikan Nasional

Daerah ‘Tingkat Kemiskinan Tertinggi’ Harus Jadi Prioritas Kebijakan Pendidikan Nasional

Agustus 8, 2026
Warga Papua Tengah Diajak Kibarkan Bendera Merah Putih

Warga Papua Tengah Diajak Kibarkan Bendera Merah Putih

Agustus 8, 2026
Kementerian ATR/BPN Kembali Raih Penghargaan Reputasi Institusi Pemerintah 2026

Kementerian ATR/BPN Kembali Raih Penghargaan Reputasi Institusi Pemerintah 2026

Agustus 8, 2026
JNE Dukung AIM ASEAN Roadshow to Tanjungpinang, Perkuat Daya Saing UMKM melalui Pemanfaatan Teknologi AI

JNE Dukung AIM ASEAN Roadshow to Tanjungpinang, Perkuat Daya Saing UMKM melalui Pemanfaatan Teknologi AI

Agustus 8, 2026
Beban Bulanan Turun Drastis, Pemkab Taput Restrukturisasi Pinjaman PEN Jadi 15 Tahun‎  ‎

Beban Bulanan Turun Drastis, Pemkab Taput Restrukturisasi Pinjaman PEN Jadi 15 Tahun‎ ‎

Agustus 8, 2026
Sinergi Jaga Kelestarian Alam, Pemkab Tapanuli Utara Bersama DPC Partai Demokrat Gelar Gotong Royong dan Penanaman Pohon di Tarutung

Sinergi Jaga Kelestarian Alam, Pemkab Tapanuli Utara Bersama DPC Partai Demokrat Gelar Gotong Royong dan Penanaman Pohon di Tarutung

Agustus 8, 2026
KPK  Berhasil Selamatkan Rp2,23 Triliun Keuangan Daerah pada Semester I 2026

KPK  Berhasil Selamatkan Rp2,23 Triliun Keuangan Daerah pada Semester I 2026

Agustus 8, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Sabtu, Agustus 8, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Nasional

Menhan Borong 6 Pesawat Tempur Latih Dari Korea Selatan

[Nasional]

Juli 22, 2021
in Nasional
0
0
SHARES
512
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
pesawat latih tempur lead-in Fighter Training (LIFT) jenis T-50i Golden Eagle.

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto mengadakan kontrak pembelian 6 pesawat latih tempur lead-in Fighter Training (LIFT) jenis T-50i Golden Eagle.

Pesawat itu dibeli pihak Kemhan dari perusahaan Korea Selatan, Korea Aerospace Industries (KAI). Bagaimana profil pesawat tersebut?

Pesawat taktis T-50i Golden Eagle merupakan pesawat latih (trainer) supersonik buatan Amerika-Korea. Pesawat ini dikembangkan atas kerja sama pihak Korean Aerospace Industries (KAI) dan pihak Lockheed Martin.

Dari kerja sama keduanya, juga melahirkan sejumlah pesawat jenis lain seperti pesawat A-50, atau T-50 LIFT, sebagai varian serang ringan.

Karena tercipta atas hasil kerja sama kedua negara, penamaan militer Amerika secara resmi diminta untuk disematkan pada pesawat ini untuk menghindari konflik penamaan yang mungkin akan terjadi di kemudian hari.

Meski begitu, hingga kini militer Amerika Serikat tidak memiliki rencana untuk membeli pesawat tersebut untuk memperkuat sistem pertahanannya.

Pengembangan pesawat ini telah dimulai pada akhir 1990-an. Penerbangan perdananya dilakukan pada tahun 2002. Pesawat jenis ini pun telah aktif digunakan oleh Angkatan Udara Republik Korea (ROKAF) sejak tahun 2005.

Pesawat jenis T-50 ini membuat Korea Selatan menjadi negara ke-12 yang mampu memproduksi pesawat tempur jet yang utuh. Beberapa produk Korsel lainnya adalah KT-1 produk Samsung Aerospace (sekarang bagian dari KAI), dan produk lisensi KF-16.

Sebagian besar sistem utama dan teknologinya disediakan oleh Lockheed Martin, secara umum bisa disebut T/A-50 mempunyai konfigurasi yang mirip dengan KF-16.

Pengembangan pasawat ini, 13% dibiayai oleh Lockheed Martin, 17% oleh Korea Aerospace Industries, dan 70% oleh pemerintah Korea Selatan. KAI dan Lockheed Martin saat ini melakukan program kerja sama untuk memasarkan T-50 untuk pasar internasional.

Program induknya, dengan nama kode KTX-2, dimulai pada 1992, akan tetapi Departemen Keuangan dan Ekonomi menunda program KTX-2 pada 1995 karena alasan finansial. Dengan desain awal pesawat, pada tahun 1999 namanya pun diubah menjadi T-50 Golden Eagle.

Penerbangan pertama T-50 terjadi pada Agustus 2002, dan pengujian tugas operasional pertama dilakukan mukai 28 Juli sampai 14 Agustus 2003. Angkatan Udara Korsel pun saat itu sepakat untuk menandatangani kontrak produksi untuk 25 T-50 pada Desember 2003.

Tak hanya jenis T-50i, varian lain dari T-50 Golden Eagle termasuk pesawat serang ringan A-50, dan pesawat yang lebih canggih yakni FA-50.

Spesifikasi T-50i Golden Eagle

Mengacu pada beberapa referensi, pesawat ini dapat menampung sebanyak dua orang kru dalam satu pesawat. Untuk spesifikasinya, pesawat ini memiliki panjang 13,144 m, dengan lebar sayap 9,45 m dengan rudal ujung sayap, serta memiliki tinggi sekitar 4,94 m.

Pesawat Korsel ini memiliki kapasitas bahan bakar 5.920 pon (2.690 kg), dengan berat kosong 6.470 kg, serta berat lepas landas maksimum 12.300 kg.

Untuk kebutuhan sistem dan tenaga, pesawat ini dibekali General Electric F404 dengan mesin turbofan mesin afterburning (dibuat di bawah lisensi oleh Samsung Techwin), 53,07 kN thrust dry, 78.7 kN dengan afterburner.

Soal kinerja, pesawat ini diklaim dapat mencapai kecepatan maksimum hingga 1.837.5 km/jam pada 9.144 m (30.000 kaki). Dengan kecepatan seperti itu, pesawat ini dipercaya memiliki jangkauan hingga 1.851 km.

Sedangkan untuk sistem persenjataan, KAI membekali pesawat ini dengan senjata 1× 20 mm (0,787 in) General Dynamics A-50 3-barrel rotary cannon, 205 peluru; Roket Hidra 70LOGIR; hingga rudal. (FA/SI).

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Korea Selatanlead-in Fighter Training (LIFT) jenis T-50i Golden EagleMenteri PertahananPesawat latih tempurPrabowo Subianto
ShareTweetSend

Related Posts

DPR Sebut Wacana Presiden Prabowo Jembatani Dialog Korea Sesuai Politik Bebas Aktif

DPR Sebut Wacana Presiden Prabowo Jembatani Dialog Korea Sesuai Politik Bebas Aktif

Agustus 6, 2026
Amerika Serikat Kembalikan Artefak Budaya Papua kepada Presiden Republik Indonesia

Amerika Serikat Kembalikan Artefak Budaya Papua kepada Presiden Republik Indonesia

Juli 24, 2026
Presiden Prabowo : Indonesia Miliki Cadangan Emas Baru di Papua

Presiden Prabowo : Indonesia Miliki Cadangan Emas Baru di Papua

Juli 10, 2026

Presiden Prabowo Tegaskan TNI dan Polri Tak Boleh Backing Aktivitas Illegal

Mei 16, 2026

Indonesia dan Rusia Perkuat Kerjasama Energi, Antariksa Hingga Pendidikan

April 14, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?