• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Menhan Borong 6 Pesawat Tempur Latih Dari Korea Selatan

Menhan Borong 6 Pesawat Tempur Latih Dari Korea Selatan

Juli 22, 2021
Papua Barat Kehilangan 100 Triliun, Pemerintah Didesak Respon Data APRI

Papua Barat Kehilangan 100 Triliun, Pemerintah Didesak Respon Data APRI

April 22, 2026
SMSI Sulut Gencar Konsolidasi Bentuk Pengurus di 8 Kab/kota

SMSI Sulut Gencar Konsolidasi Bentuk Pengurus di 8 Kab/kota

April 22, 2026
ADVERTISEMENT
Jembatan Menuju Inklusi Keuangan Yang Berkeadilan di Papua Barat

Jembatan Menuju Inklusi Keuangan Yang Berkeadilan di Papua Barat

April 22, 2026
Angkat Kearifan Lokal, Mitra Binaan CSR Pertamina Curi Perhatian Pengunjung Salam Fest 2026

Angkat Kearifan Lokal, Mitra Binaan CSR Pertamina Curi Perhatian Pengunjung Salam Fest 2026

April 22, 2026
DPD RI Respon Situasi Keamanan di Tanah Papua

DPD RI Respon Situasi Keamanan di Tanah Papua

April 22, 2026
Transformasi Bandara Douw Aturure di Nabire Jadi Simbol Harapan Pembangunan

Transformasi Bandara Douw Aturure di Nabire Jadi Simbol Harapan Pembangunan

April 22, 2026
Situasi Hak Asasi Manusia Indonesia Memburuk di Era Presiden Prabowo

Situasi Hak Asasi Manusia Indonesia Memburuk di Era Presiden Prabowo

April 22, 2026
Ditembak TNI di Puncak Papua, Korban Ngaku Sedang Hamil Enam Bulan

Ditembak TNI di Puncak Papua, Korban Ngaku Sedang Hamil Enam Bulan

April 22, 2026
Nyawa Warga Papua Tak Ternilai, PGI Serukan ‘Hentikan Kekerasan Bersenjata’

Nyawa Warga Papua Tak Ternilai, PGI Serukan ‘Hentikan Kekerasan Bersenjata’

April 22, 2026
Komisi VIII DPR Dorong Layanan Haji 2026 Harus Optimal Sejak Kloter Pertama

Komisi VIII DPR Dorong Layanan Haji 2026 Harus Optimal Sejak Kloter Pertama

April 21, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Rabu, April 22, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Nasional

Menhan Borong 6 Pesawat Tempur Latih Dari Korea Selatan

[Nasional]

Juli 22, 2021
in Nasional
0
0
SHARES
484
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
pesawat latih tempur lead-in Fighter Training (LIFT) jenis T-50i Golden Eagle.

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto mengadakan kontrak pembelian 6 pesawat latih tempur lead-in Fighter Training (LIFT) jenis T-50i Golden Eagle.

Pesawat itu dibeli pihak Kemhan dari perusahaan Korea Selatan, Korea Aerospace Industries (KAI). Bagaimana profil pesawat tersebut?

Pesawat taktis T-50i Golden Eagle merupakan pesawat latih (trainer) supersonik buatan Amerika-Korea. Pesawat ini dikembangkan atas kerja sama pihak Korean Aerospace Industries (KAI) dan pihak Lockheed Martin.

Dari kerja sama keduanya, juga melahirkan sejumlah pesawat jenis lain seperti pesawat A-50, atau T-50 LIFT, sebagai varian serang ringan.

Karena tercipta atas hasil kerja sama kedua negara, penamaan militer Amerika secara resmi diminta untuk disematkan pada pesawat ini untuk menghindari konflik penamaan yang mungkin akan terjadi di kemudian hari.

Meski begitu, hingga kini militer Amerika Serikat tidak memiliki rencana untuk membeli pesawat tersebut untuk memperkuat sistem pertahanannya.

Pengembangan pesawat ini telah dimulai pada akhir 1990-an. Penerbangan perdananya dilakukan pada tahun 2002. Pesawat jenis ini pun telah aktif digunakan oleh Angkatan Udara Republik Korea (ROKAF) sejak tahun 2005.

Pesawat jenis T-50 ini membuat Korea Selatan menjadi negara ke-12 yang mampu memproduksi pesawat tempur jet yang utuh. Beberapa produk Korsel lainnya adalah KT-1 produk Samsung Aerospace (sekarang bagian dari KAI), dan produk lisensi KF-16.

Sebagian besar sistem utama dan teknologinya disediakan oleh Lockheed Martin, secara umum bisa disebut T/A-50 mempunyai konfigurasi yang mirip dengan KF-16.

Pengembangan pasawat ini, 13% dibiayai oleh Lockheed Martin, 17% oleh Korea Aerospace Industries, dan 70% oleh pemerintah Korea Selatan. KAI dan Lockheed Martin saat ini melakukan program kerja sama untuk memasarkan T-50 untuk pasar internasional.

Program induknya, dengan nama kode KTX-2, dimulai pada 1992, akan tetapi Departemen Keuangan dan Ekonomi menunda program KTX-2 pada 1995 karena alasan finansial. Dengan desain awal pesawat, pada tahun 1999 namanya pun diubah menjadi T-50 Golden Eagle.

Penerbangan pertama T-50 terjadi pada Agustus 2002, dan pengujian tugas operasional pertama dilakukan mukai 28 Juli sampai 14 Agustus 2003. Angkatan Udara Korsel pun saat itu sepakat untuk menandatangani kontrak produksi untuk 25 T-50 pada Desember 2003.

Tak hanya jenis T-50i, varian lain dari T-50 Golden Eagle termasuk pesawat serang ringan A-50, dan pesawat yang lebih canggih yakni FA-50.

Spesifikasi T-50i Golden Eagle

Mengacu pada beberapa referensi, pesawat ini dapat menampung sebanyak dua orang kru dalam satu pesawat. Untuk spesifikasinya, pesawat ini memiliki panjang 13,144 m, dengan lebar sayap 9,45 m dengan rudal ujung sayap, serta memiliki tinggi sekitar 4,94 m.

Pesawat Korsel ini memiliki kapasitas bahan bakar 5.920 pon (2.690 kg), dengan berat kosong 6.470 kg, serta berat lepas landas maksimum 12.300 kg.

Untuk kebutuhan sistem dan tenaga, pesawat ini dibekali General Electric F404 dengan mesin turbofan mesin afterburning (dibuat di bawah lisensi oleh Samsung Techwin), 53,07 kN thrust dry, 78.7 kN dengan afterburner.

Soal kinerja, pesawat ini diklaim dapat mencapai kecepatan maksimum hingga 1.837.5 km/jam pada 9.144 m (30.000 kaki). Dengan kecepatan seperti itu, pesawat ini dipercaya memiliki jangkauan hingga 1.851 km.

Sedangkan untuk sistem persenjataan, KAI membekali pesawat ini dengan senjata 1× 20 mm (0,787 in) General Dynamics A-50 3-barrel rotary cannon, 205 peluru; Roket Hidra 70LOGIR; hingga rudal. (FA/SI).

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Korea Selatanlead-in Fighter Training (LIFT) jenis T-50i Golden EagleMenteri PertahananPesawat latih tempurPrabowo Subianto
ShareTweetSend

Related Posts

Indonesia dan Rusia Perkuat Kerjasama Energi, Antariksa Hingga Pendidikan

Indonesia dan Rusia Perkuat Kerjasama Energi, Antariksa Hingga Pendidikan

April 14, 2026
Indonesia dan Rusia Sepakat Perkuat Kemitraan Strategis

Indonesia dan Rusia Sepakat Perkuat Kemitraan Strategis

April 14, 2026
Presiden Prabowo Sampaikan Duka Cita atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

Presiden Prabowo Sampaikan Duka Cita atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

April 1, 2026

KASAL BERSAMA MENKO POLKAM RI DAN KETUA BAZNAS BERANGKATKAN GELOMBANG KEDUA MUDIK GRATIS RUTE JAKARTA-SEMARANG-SURABAYA MENGGUNAKAN KRI BANDA ACEH-593

Maret 18, 2026

Sebelum Mendamaikan Dunia, Siapa Juru Damai bagi Konflik Papua?

Maret 10, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?