• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Kejari Langkat Bebaskan Pencuri Besi dan Penadah, Ini Alasannya

Kejari Langkat Bebaskan Pencuri Besi dan Penadah, Ini Alasannya

Februari 3, 2022
Wawali Harris Bobihoe Bersama Warga Bojong Rawalumbu Antusias Semarakan Kemerdekaan

Wawali Harris Bobihoe Bersama Warga Bojong Rawalumbu Antusias Semarakan Kemerdekaan

Agustus 22, 2026
Pengungsi Diberbagai Wilayah di Tanah Papua Butuh Makanan dan Layanan kesehatan

Pengungsi Diberbagai Wilayah di Tanah Papua Butuh Makanan dan Layanan kesehatan

Agustus 22, 2026
ADVERTISEMENT
DPRD DKI Nilai Raperda Rusun Jadi Hunian Layak dan Aman

DPRD DKI Nilai Raperda Rusun Jadi Hunian Layak dan Aman

Agustus 22, 2026
Unsur TNI  AL KRI HIU-634  Salurkan Bantuan Kemanusiaan Bagi Masyarakat Terdampak Gempa di Pulau Riung NTT

Unsur TNI  AL KRI HIU-634  Salurkan Bantuan Kemanusiaan Bagi Masyarakat Terdampak Gempa di Pulau Riung NTT

Agustus 22, 2026
Pecahkan Rekor, Natalius Pigai : Suatu Saat Indonesia Jadi Juara Dunia dalam Konteks HAM

Pecahkan Rekor, Natalius Pigai : Suatu Saat Indonesia Jadi Juara Dunia dalam Konteks HAM

Agustus 22, 2026
TNI AL Kerahkan RGB Lanal Maumere, Mobilisasi Logistik di Wilayah Terisolasi

TNI AL Kerahkan RGB Lanal Maumere, Mobilisasi Logistik di Wilayah Terisolasi

Agustus 22, 2026
Upacara HUT RI Ke-81, Wali Kota Bekasi Tekankan Pentingnya Menjaga Lingkungan dan Kerukunan.

Upacara HUT RI Ke-81, Wali Kota Bekasi Tekankan Pentingnya Menjaga Lingkungan dan Kerukunan.

Agustus 22, 2026
Menkop Dorong Semangat Juang Bung Hatta di Malam Koperasi Award 2026

Menkop Dorong Semangat Juang Bung Hatta di Malam Koperasi Award 2026

Agustus 22, 2026
Pesan Wawali Harris Bobihoe Di Momentum Perjuangan Sasak Kapuk

Pesan Wawali Harris Bobihoe Di Momentum Perjuangan Sasak Kapuk

Agustus 22, 2026
Titik Panas Melonjak, Kesehatan Anak di Indonesia Terancam

Titik Panas Melonjak, Kesehatan Anak di Indonesia Terancam

Agustus 22, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Minggu, Agustus 23, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Hukum

Kejari Langkat Bebaskan Pencuri Besi dan Penadah, Ini Alasannya

[Hukum]

Februari 3, 2022
in Hukum, News
0
0
SHARES
74
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT

 

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Langkat Muttaqin Harahap SH MH./Dok. Tribun

Langkat, SatukanIndonesia. Com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Langkat menghentikan proses hukum dalam kasus pencurian besi dan tindak pidana penadahan dengan tersangka berinisial RA yang dijerat dengan Pasal 362 KUHPidana dan tersangka AP alias P dijerat dengan Pasal 480 ayat (1) KUHPidana.

Penerbitan Surat Keputusan Penghentian Penuntutan (SKP2) dilakukan berdasarkan restorative justice atau keadilan restoratif dan untuk menghemat keuangan negara.

“Benar. Kejari Langkat melakukan penghentian penuntutan terhadap kasus tersebut. Sebelumnya, pada Kamis (27/1/2022) lalu, Kejari Langkat telah melaksanakan Pemaparan Hasil Restorative Justice dengan Jampidum dan Aspidum Kejati Sumut secara virtual,” kata Kasi Penkum Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara, Yos Arnold Tarigan, Kamis, 03 Januari 2022.

Dikatakan Yos, sesuai dengan Surat Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumatera Utara (Sumut) Nomor : B-1266/L.1.2/Eoh.1/01/2022 tanggal 26 Januari 2022 dan Surat Nomor : B-1267/L.1.2/Eoh.1/01/2022 tanggal 26 Januari 2022.

“Pimpinan telah memberikan persetujuan yang diusulkan Kejari Langkat atas penghentian penuntutan perkara Tindak Pidana kedua tersangka,” ujar Yos Tarigan.

ADVERTISEMENT

Dalam melakukan penghentian penuntutan terhadap Restorative justice, kata Yos, tentunya dengan berbagai persyaratan, diantaranya jumlah kerugian akibat pencurian yang dilakukan tersangka dibawah Rp 2,5 juta, tuntutan dibawah 5 tahun penjara dan baru pertama kali melakukan aksi pencurian serta adanya perdamaian antara pihak tersangka dengan korban.

“Penerapan restorative justice ini tentu ada aturannya dan tidak semua kasus bisa dihentikan penuntutannya. Yang paling penting adalah adanya perdamaian antara tersangka dan korban, sehingga kejadian serupa tidak akan terulang kembali,” ujar Yos Tarigan.

Selain itu, sambung mantan Kasi Pidsus Kejari Deli Serdang ini, bahwa korban dan keluarga merespons positif keinginan kedua tersangka untuk meminta berdamai dengan korban dan tidak akan mengulangi kembali perbuatannya, serta korban telah memaafkannya.

“Selain kepentingan korban, juga dipertimbangkan kepentingan kedua tersangka masih memiliki masa depan yang panjang dan lebih baik lagi kedepannya. Namun, apabila kedepannya kedua tersangka kembali melakukan hal yang sama akan diproses secara hukum dan dituntut dengan hukuman yang berat,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Langkat Muttaqin Harahap mengatakan Penerbitan Surat Keputusan Penghentian Penuntutan (SKP2) tersebut, selain berdasarkan restorative justice, hal ini juga dilakukan untuk menghemat keuangan negara.

“Salah satu pertimbanganya adalah cost and benefit dalam penanganan perkara. Kalau dilanjutkan sampai ke persidangan sudah berapa biaya negara yang harus keluar,” kata Muttaqin Harahap.

Menurutnya, kebijakan ini sangat membantu dan bisa menghemat keuangan negara, bisa untuk keperluan yang lain. “Bahwa pemberhentian ini dilakukan atas persetujuan Kejaksaan Agung dan Kejati Sumut,” ujar Muttaqin.

Muttaqin berharap, dengan adanya pemberhentian ini, kedua tersangka tidak mengulangi perbuatannya. “Harapannya ke depan tidak terulang lagi dan bisa menjadi pembelajaran,” jelasnya.

Lanjut dikatakan Muttaqin, usai menghentikan penuntutan perkara dengan restorative justice terhadap kedua tersangka, kita juga memberikan kemeja putih untuk kedua tersangka.

“Kami memberikan kemeja putih itu dengan maksud sebagai pengingat buat kedua tersangka. bahwa keduanya pernah diberikan kesempatan oleh kita semua dan Negara tentunya untuk menjadi orang yang lebih baik dan bermanfaat bagi yang lain, dan kita juga berharap kesalahan mereka ini tidak akan terulang lagi,” ujar Kajari Langkat Muttaqin Harahap. (*)

Komentar Facebook

Tags: keadilan restoratifKejari LangkatKejari Langkat Bebaskan Pencuri Besi dan Penadahnyarestorative justice
ShareTweetSend

Related Posts

Polisi terbitkan SP3 Rismon, Proses Hukum Tersangka Lain Tetap Berjalan di Kasus Ijazah Jokowi

Polisi terbitkan SP3 Rismon, Proses Hukum Tersangka Lain Tetap Berjalan di Kasus Ijazah Jokowi

April 20, 2026
Buka WCPP 2026 di Bali, Menteri Imipas Tekankan Keadilan Restoratif untuk Sistem Pemasyarakatan Global

Buka WCPP 2026 di Bali, Menteri Imipas Tekankan Keadilan Restoratif untuk Sistem Pemasyarakatan Global

April 16, 2026
Masyarakat Ramai-Ramai Desak Kejari Langkat Periksa Mantan Pj. Bupati Faisal Hasrimy

Masyarakat Ramai-Ramai Desak Kejari Langkat Periksa Mantan Pj. Bupati Faisal Hasrimy

November 30, 2025

Sejumlah Wartawan Geruduk Kantor Kejari Langkat

April 4, 2024

LPPNRI Adukan Oknum Eks Kepdes Ke Kejari Langkat Terkait Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa

September 23, 2023
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?