• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Mensos Risma Minta Tambahan Anggaran Rp 11 T, Ini Penjelasannya!

Mensos Risma Minta Tambahan Anggaran Rp 11 T, Ini Penjelasannya!

April 14, 2022
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Raih Penghargaan Nasional sebagai Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Kota

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Raih Penghargaan Nasional sebagai Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Kota

Juni 12, 2026
Baleg DPR Percepat Penyusunan RUU Masyarakat Adat

Baleg DPR Percepat Penyusunan RUU Masyarakat Adat

Juni 12, 2026
ADVERTISEMENT
Kemenhub Percepat Pengembangan Jaringan KA untuk Dorong Konektivitas dan Efisiensi Logistik

Kemenhub Percepat Pengembangan Jaringan KA untuk Dorong Konektivitas dan Efisiensi Logistik

Juni 12, 2026
Siti Hediati Soeharto Tegaskan Pentingnya Penyusunan RUU Pangan 

Siti Hediati Soeharto Tegaskan Pentingnya Penyusunan RUU Pangan 

Juni 12, 2026
Logis 08 Geruduk KPK dan Kantor Pusat BRI, Minta Penetapan Tersangka Kasus BRI-Telkom

Logis 08 Geruduk KPK dan Kantor Pusat BRI, Minta Penetapan Tersangka Kasus BRI-Telkom

Juni 12, 2026
Prabowo Perintahkan Percepatan Peralihan LPG ke CNG demi Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Prabowo Perintahkan Percepatan Peralihan LPG ke CNG demi Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Juni 12, 2026
Polda Metro Jaya Kerahkan 4.151 Personel Gabungan Polri -TNI Amankan Aksi Mahasiswa di Jakarta

Polda Metro Jaya Kerahkan 4.151 Personel Gabungan Polri -TNI Amankan Aksi Mahasiswa di Jakarta

Juni 12, 2026
Anggota DPR Ingatkan Keberhasilan UU Polri Tergantung Kualitas SDM Anggota

Anggota DPR Ingatkan Keberhasilan UU Polri Tergantung Kualitas SDM Anggota

Juni 12, 2026
Komisi XIII DPR Minta KemenHAM Susun Ulang Anggaran 2027

Komisi XIII DPR Minta KemenHAM Susun Ulang Anggaran 2027

Juni 12, 2026
Setelah Disomasi Tak ada Respon LCM Laporkan Manajemen HH Club ke Polresta Barelang, Dugaan Pencemaran Nama Baik

Setelah Disomasi Tak ada Respon LCM Laporkan Manajemen HH Club ke Polresta Barelang, Dugaan Pencemaran Nama Baik

Juni 11, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Jumat, Juni 12, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Nasional

Mensos Risma Minta Tambahan Anggaran Rp 11 T, Ini Penjelasannya!

[Nasional]

April 14, 2022
in Nasional, News
0
0
SHARES
67
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT

 

Menteri Sosial Tri Rismaharini/Foto: Istimewa

Jakarta, SatukanIndonesia.Com – Menteri Sosial Tri Rismaharini alias Risma meminta tambahan anggaran senilai Rp 11 triliun dalam rapat bersama Komisi VII DPR.

Mensos Risma mengatakan dana tersebut untuk program kemensos mulai anak yatim hingga program keluarga harapan (PKH).

“Sebelumnya Rp 9,6 triliun, sekarang jadi Rp 11 triliun,” kata Risma dalam rapat bersama Komisi VIII DPR RI, Rabu (13/4).

Risma menjelaskan ada perubahan anggaran untuk anak yatim yang mana besaran santunan untuk anak yatim disamakan antara yang sudah sekolah maupun belum.

“Kita samakan usulan, dulu kan waktu kami usulkan anak belum sekolah Rp 300 ribu, sekarang kami usulkan sama Rp 200 ribu sama seluruh anak yatim,” kata Risma .

Mantan Wali Kota Surabaya itu juga menyebutkan anggaran lain, yakni untuk bencana alam sebesar Rp 350.496.500.000.

“Untuk bencana alam alhamdulillah bisa ditangani, bahkan sampai ke unit kecil, buffer stock kami sangat terbatas,” ucapnya.

Dia pun merinci soal besaran anggaran untuk menangani bencana alam.

“Kemarin anggaran murni dikurangi itu hanya sekitar Rp 10 miliar, makanya kami ajukan penambahan buffer stock,” ujarnya.

Selanjutnya, anggaran bencana sosial atau nonalam. Risma mengajukan senilai Rp 50.290.000.000.

“Kalau bencana nonalam, kalau pakaian, kami tidak pernah ngasih bekas karena sudah ada anggarannya. Kalau bencana sosial, kami usulkan Rp 50,2 miliar,” ujarnya.

Anggaran terakhir adalah program keluarga harapan (PKH) senilai Rp 945.109.850.000.

Risma menjelaskan anggaran ini mengalami penambahan karena batas usia lansia berubah, yang semula 70 tahun menjadi 60 tahun.

“Kemarin itu karena cut off-nya usia lansia 70 tahun, sekarang maju ke 60 tahun, jadi butuhnya 945.109.850.000. Ini pengaruh cut off usia lansia salah satunya,” ujar Mensos Risma. (*)

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: #Komisi VIII DPR RIAnggaran Rp 11 TMenteri Sosial Tri Rismaharini
ShareTweetSend

Related Posts

Komisi VIII DPR Dorong Layanan Haji 2026 Harus Optimal Sejak Kloter Pertama

Komisi VIII DPR Dorong Layanan Haji 2026 Harus Optimal Sejak Kloter Pertama

April 21, 2026
Komisi VIII DPR Ingatkan Menhaj soal War Tiket Haji: Jangan Sampai seperti Kasus Eks Menag Yaqut Qoumas

Komisi VIII DPR Ingatkan Menhaj soal War Tiket Haji: Jangan Sampai seperti Kasus Eks Menag Yaqut Qoumas

April 14, 2026
DPR Dorong Pemerintah Tetapkan Status Bencana Nasional Sumatra

DPR Dorong Pemerintah Tetapkan Status Bencana Nasional Sumatra

November 29, 2025

Komisi VIII DPR Setujui Penambahan Anggaran Kemenag 2026 Jadi Rp88,8 Triliun

September 17, 2025

Menkum: Pemerintah dan DPR Sepakat Pembentukan Kementerian Haji dan Umrah

Agustus 26, 2025
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?