
Jakarta, SatukanIndonesia.Com –Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham), Yasonna Hamonangan Laoly, mendorong masyarakat Papua segera mendaftarkan berbagai kekayaan intelektual yang mereka miliki.
Provinsi Papua menjadi provinsi ke-24 yang menyelenggarakan Mobile IP Clinic.
“Melalui pengembangan agen diseminasi serta mengaktualisasikan potensi besar, kekayaan intelektual menjadi salah satu pilar penopang pembangunan dan peningkatan ekonomi daerah, termasuk di Papua,” kata Yasonna.
Peluncuran Klinik Kekayaan Intelektual Bergerak di Papua tersebut sesuai dengan salah satu misi pemerintahan Presiden Joko Widodo, yang ingin menjadikan negara hadir di tengah-tengah masyarakat sehingga dapat merasakan manfaatnya.
Menurut Yasonna, hak kekayaan intelektual harus segera didaftarkan agar lebih membawa dampak positif serta tidak disalahgunakan pihak lain.
Ke depan, Yasonna berharap pencatatan dua hak kekayaan intelektual itu terus meningkat.
Yasonna meminta pemerintah daerah (Pemda) dan masyarakat lebih menyadari pentingnya pencatatan, serta melestarikan budaya komunal agar dapat mengembangkan daya saing dan bermanfaat bagi produsen.













