
Toba, SatukanIndonesia.Com -Lembaga Akreditasi Mutu dan Keselamatan Pasien Rumah Sakit (LAM-KPRS), kembali melakukan survei akreditasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Porsea, Kabupaten Toba, Provinsi Sumatera Utara, Senin, (05/12).
Akreditasi dilakukan selama dua hari, terhitung sejak 05-06 Desember 2022. Survei lapangan sendiri dilakukan langsung oleh Tim Surveior LAM-KPRS, yang dipimpin oleh dr.Hendy Tan Sp.OG, M.A.R.S, M.OG dan Ns.Endang Sulastri S. Kep, M. Kep.
Dalam sambutannya, sekaligus membuka resmi, Wakil Bupati Toba (Wabup) Tonny M.Simanjuntak, mengatakan, bahwa pelaksanaan survei akreditasi, merupakan upaya dalam menjaga mutu pelayanan kesehatan, dan disebutkan juga, bahwa Akreditasi dilaksanakan, bertujuan untuk peningkatan kualitas pelayanan kesehatan keselamatan bagi pasien.
Baca Juga: Wabup Toba Resmi Buka Pelatihan Pengelola Destinasi dan Desa Wisata di Kabupaten Toba
“Akreditasi rumah sakit, harus dilakukan dan sangat penting, dan ini adalah amanat Undang- Undang, agar para tenaga medis kita, dalam melayani pasien semakin profesional, dan mutu rumah sakit semakin berkualitas kedepan”, jelas Wabup Tonny.

Lebih lanjut, terkait profesionalisme mutu pelayanan kesehatan saat ini, dan sesuai regulasi yang ada, Wabup Tonny menyampaikan, bahwa manajemen rumah sakit, wajib melakukan re-Akreditasi, secara berkala, minimal tiga tahun sekali.
Adapun Proses akreditasi dilakukan, guna mendapatkan pengakuan terhadap mutu pelayanan rumah sakit, sesuai pedoman standar penilaian oleh Tim Surveior, yang mengacu pada perundang-undangan.
Masih diteruskan, Akreditasi rumah sakit dilakukan, agar rumah sakit mampu menjalankan kode etik rumah sakit, etik profesi, dan etik perilaku di rumah sakit.
“Akreditasi rumah sakit ini dilakukan idealnya setiap tiga tahun sekali, bertujuan menjaga pelayanan mutu rumah sakit kepada pasien, baik secara fungsional dan manajerial, agar masyarakat Toba mendapatkan hasil pelayanan yang optimal, dari RSU Daerah kita”, pungkas Tonny.
Turut hadir mendampingi Wakil Bupati Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Eston Sihotang, dan Direktur RSUD Porsea, dr. Tommy Siahaan, bersama para pejabat RSUD Porsea.(GH/SatukanIndonesia.Com)













