
Toba, SatukanIndonesia.Com -Dukung Toba sebagai daerah KSPN terlebih pada sektor kualitas pelayanan bagi pariwisatawan yang akan berkunjung ke daerah Toba, maka pihak Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Toba (Disbudpar), terus secara kontiniu berupaya meningkatkan mutu pelayanan pelaku usaha wisata di Toba, melalui program- program pelatihan pemberdayaan bagi pihak pelaku usaha wisata.
Kali ini pihak Disbudpar Toba, menggelar penyelenggaraan Pelatihan Pemberdayaan Tata Kelola, Bisnis, dan Pemasaran, selama 3 hari berturut- turut, bagi 40 orang pengelola destinasi dan desa wisata, di wilayah Kabupaten Toba, Senin- Rabu, (05-07 Desember 2022), di Hotel Serenauli, Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba, Provinsi Sumatera, (5/12)
Wakil Bupati Toba, Tonny M. Simanjuntak menuturkan bahwa kegiatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan, wawasan, keterampilan dan sikap kerja SDM pengelola destinasi wisata dalam mengelola dan mengembangkan destinasi wisatanya masing-masing terlebih dalam menyambut perhelatan besar F1-H2O.

“Saya berharap dengan pelatihan ini para pengelola destinasi/ desa wisata dapat memberikan layanan prima, kepada wisatawan yang nantinya akan datang ke kampung kita ini,” ujar Tonny.
Lebih lanjut Wabup Tonny menambahkan bahwa pelatihan Tata Kelola, Bisnis, dan Pemasaran, terdiri dari beberapa materi keterampilan diantaranya, branding, pemasaran, dan penjualan destinasi wisata, baik secara konvensional maupun secara digital.
“Rangkaian pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas sumber daya para pengelola destinasi wisata, dalam mengelola destinasi wisata di Kabupaten Toba ini,”pungkasnya.
Dalam pelaksanaan, hari pertama pelatihan, peserta mendapatkan materi, mengenai Penyelengaraan Tata kelola Bisnis dan pemasaran dari Eko Pardede yang merupakan CO Founder dari Batikta Balige.(GH/SatukanIndonesia.Com)













