• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
BPN: Total 20 Laporan Terkait Fitnah Belum Ada Perkembangan

Gerindra Bantah Penunjukan Kaesang Jadi Ketum PSI Bentuk Politik Dinasti, Ini Alasannya

September 27, 2023
Baleg DPR RI Menargetkan Tuntaskan 8 RUU pada 2026

Baleg DPR RI Menargetkan Tuntaskan 8 RUU pada 2026

September 13, 2026
Benua Pasifik Menuju Bentrok antar Para Raksasa Dunia

Benua Pasifik Menuju Bentrok antar Para Raksasa Dunia

September 13, 2026
ADVERTISEMENT
Menteri PKP Temui Menteri PANRB, Bongkar Rencana Besar Kejar Target 400 Ribu Rumah

Menteri PKP Temui Menteri PANRB, Bongkar Rencana Besar Kejar Target 400 Ribu Rumah

September 13, 2026
Kapolri Janji Berantas Premanisme dan Pungli di Kawasan Industri

Kapolri Janji Berantas Premanisme dan Pungli di Kawasan Industri

September 13, 2026
Wakil Ketua Komisi X DPR Ingatkan Status Guru PPPK Harus Jamin Karier dan Pemerataan

Wakil Ketua Komisi X DPR Ingatkan Status Guru PPPK Harus Jamin Karier dan Pemerataan

September 13, 2026
Mentan Amran Pastikan Kelangkaan BBM Tak Ganggu Distribusi Pangan di Sulawesi Selatan

Mentan Amran Pastikan Kelangkaan BBM Tak Ganggu Distribusi Pangan di Sulawesi Selatan

September 13, 2026
Menhub Dudy Instruksikan UPT di Jatim Perkuat Keselamatan Semua Moda Transportasi

Menhub Dudy Instruksikan UPT di Jatim Perkuat Keselamatan Semua Moda Transportasi

September 13, 2026
109 Korban Kekerasan dan konflik bersenjata di Tanah Papua

109 Korban Kekerasan dan konflik bersenjata di Tanah Papua

September 12, 2026
Wali Kota Bekasi Targetkan 3 Tahun Bekasi Bebas Kabel Semrawut, Pengerjaan Ducting Akan Dimulai di Perumnas 3

Wali Kota Bekasi Targetkan 3 Tahun Bekasi Bebas Kabel Semrawut, Pengerjaan Ducting Akan Dimulai di Perumnas 3

September 12, 2026
Papua Barat Naikkan Status Karhutla dari Siaga ke Waspada

Papua Barat Naikkan Status Karhutla dari Siaga ke Waspada

September 12, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Minggu, September 13, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Politik

Gerindra Bantah Penunjukan Kaesang Jadi Ketum PSI Bentuk Politik Dinasti, Ini Alasannya

[Politik]

September 27, 2023
in News, Politik
0
0
SHARES
67
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT

Jakarta, SatukanIndonesia.Com – Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman menepis anggapan langkah politik putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep menjadi Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) adalah bagian dari politik dinasti.

Dia mengatakan, kejadian seperti Kaesang juga terjadi di partai politik (parpol) lain. Misalnya, di PDI Perjuangan atau PDIP ada Puan Maharani dan di Partai Demokrat, yakni Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

“Ya jauhlah (dari politik dinasti), ya, ada misalnya Mba Puan anaknya Ibu Megawati, anda sebut dinasti bukan, ya kan? Pak AHY anaknya pak SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) politik dinasti bukan? Ibu Mega anaknya bung Karno politik dinasti bukan?,” kata Habiburokhman di gedung DPR, Jakarta, sebagaimana dilansir Kompastv.com, Selasa (26/9/2023).

Menurut dia, langkah PSI menunjuk Kaesang itu merupakan langkah yang positif bagi dunia politik Tanah Air.

Sebab itu mampu mendorong keterlibatan anak muda untuk ikut terlibat dalam kancah politik nasional.

“Ya yang jelas ini bukan sesuatu hal yang sifatnya negatif. Ini sangat positif sekali,” kata Habiburokhman.

Selain itu, kata dia, sikap Kaesang yang memilih menjadi kader PSI tak bisa dikaitkan dengan arah dukungan Presiden Joko Widodo atau Jokowi di Pilpres 2024.

“Ya enggak tahulah kalau dikaitkan dengan (arahan) Pak Jokowi, tapi ya kami melihat hal yang positif-lah dengan bergabungnya Mas Kaesang ke PSI,” kata dia.

ADVERTISEMENT

Sementara DPP Partai Nasdem menyindir keputusan PSI ihwal keputusannya menunjuk putra bungsu Presiden Joko Widodo atau Jokowi, Kaesang Pangarep menjadi ketua umum (ketum).

Ketua DPP Partai Nasdem Effendi Choirie menyebut, pernyataan elite PSI Raja Juli Antoni yang menolak adanya politik dinasti di Tanah Air hanya bualan belaka.

Sebab, kini mereka malah menghalalkan kegiatan politik dinasti dengan menjadikan Kaesang sebagai ketum.

“Bahwa sekarang partainya (PSI) menerapkan hal yang dikritiknya, itu namanya statemen yang berdasarkan kebenaran alrernatif alias omdo,” kata pria yang karib disapa Gus Choi itu kepada wartawan, Selasa (26/9/2023).(***)

 

Komentar Facebook

Tags: Dinasti politikGerindraHabiburokhmanKaesang PangarepPSI
ShareTweetSend

Related Posts

Komisi III DPR Sebut RUU Perampasan Aset Tak Hanya Sasar Korupsi

Komisi III DPR Sebut RUU Perampasan Aset Tak Hanya Sasar Korupsi

September 3, 2026
13 Tindak Pidana yang Masuk RUU Perampasan Aset Diungkap Komisi III DPR RI

13 Tindak Pidana yang Masuk RUU Perampasan Aset Diungkap Komisi III DPR RI

September 1, 2026
Desember 2026, RUU Perampasan Aset Disahkan

Desember 2026, RUU Perampasan Aset Disahkan

Agustus 27, 2026

Polisi Didorong Kejar Aktor Utama Karhutla Kalimantan dan Sumatera

Agustus 25, 2026

Komisi III DPR Setujui 11 Calon Hakim Agung dan 3 Hakim AD Hoc MA

Agustus 19, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?