• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Pemprov Papua Barat Disoroti Forum Pemerhati Pembangunan Taman Wisata Gunung Meja

Pemprov Papua Barat Disoroti Forum Pemerhati Pembangunan Taman Wisata Gunung Meja

Juli 19, 2024
Perkuat SDM, Pemprov PBD MoU dengan UNIPA

Perkuat SDM, Pemprov PBD MoU dengan UNIPA

Juni 23, 2026
Hadiri Malam Apresiasi Wajib Pajak, Wakil Ketua I DPRD Kota Batam Ucapkan Selamat

Hadiri Malam Apresiasi Wajib Pajak, Wakil Ketua I DPRD Kota Batam Ucapkan Selamat

Juni 23, 2026
ADVERTISEMENT
DPRD Batam Sambut Unjukrasa PMII, Siap Teruskan Tuntutan Evaluasi Program MBG ke Pemerintah Pusat

DPRD Batam Sambut Unjukrasa PMII, Siap Teruskan Tuntutan Evaluasi Program MBG ke Pemerintah Pusat

Juni 23, 2026
Kapolri Luncurkan Kartu Bhayangkara Prioritas Buruh untuk Akses Layanan Kesehatan Nasional

Kapolri Luncurkan Kartu Bhayangkara Prioritas Buruh untuk Akses Layanan Kesehatan Nasional

Juni 23, 2026
Anggota DPR Desak Polisi Tangkap Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung

Anggota DPR Desak Polisi Tangkap Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung

Juni 23, 2026
Juli 2026, Pemkab Biak Numfor Gelar Festival Budaya

Juli 2026, Pemkab Biak Numfor Gelar Festival Budaya

Juni 23, 2026
Pimpinan MPR RI Dorong Penanganan Banjir Rob Sayung Jadi Prioritas Nasional

Pimpinan MPR RI Dorong Penanganan Banjir Rob Sayung Jadi Prioritas Nasional

Juni 23, 2026
Tri Adhianto Harapkan Pedagang Patuh Penataan Pasar Baru, Tidak Ada Pihak yang Menghambat Kebijakan

Tri Adhianto Harapkan Pedagang Patuh Penataan Pasar Baru, Tidak Ada Pihak yang Menghambat Kebijakan

Juni 23, 2026
Wali Kota Bekasi Apresiasi Keberhasilan Sensus Penduduk, Siap Lanjutkan Sensus Ekonomi

Wali Kota Bekasi Apresiasi Keberhasilan Sensus Penduduk, Siap Lanjutkan Sensus Ekonomi

Juni 23, 2026
Wali Kota Bekasi Buka Suara Soal Gangguan Listrik, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan

Wali Kota Bekasi Buka Suara Soal Gangguan Listrik, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan

Juni 23, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Selasa, Juni 23, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Daerah

Pemprov Papua Barat Disoroti Forum Pemerhati Pembangunan Taman Wisata Gunung Meja

[Daerah - Menuju Papua Bangkit dan Berkat Bagi Bangsa]

Juli 19, 2024
in Daerah, Nasional, News, Politik
0
0
SHARES
376
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
KET. FOTO : Taman Wisata Alam Gunung Meja//GRW

MANOKWARI, SATUKANINDONESIA.Com – Forum Pemerhati Pembanguan Taman Wisata Alam Gunung Meja di kabupaten Manokwari menyoroti, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat.

Pasalnya, pemerintah telah melakukan perencanaan untuk pembangunan Taman Wisata Gunung Meja yang merupakan hutan lindung, namun hingga kini belum terealisasi.

“Kami forum meminta, pemerintah segara menindaklanjuti hasil pertemuan Bogor dan Manokwari terkait perjanjian kerjasama pemprov Papua Barat sesuai nomor surat 100.317/1706/SETDA-PB/VIII/2023. Bersama kementerian kehutanan dan linkungan hidup dalam hal ini Ditjen KSDA,”kata Ketua Forum, Pilatus Lagowan kepada wartawan, di Manokwari, Jumat (19/07/2024).

Menurutnya, pemerintah sudah membuat draft pembangunan taman wisata gunung meja, dan mengusulkan ke kementrian kehutanan dan lingkungan hidup.

“Tapi sampai saat ini, pemerintah belum menindaklanjuti pembangunannya. Oleh sebab itu, kami mendesak pemerintah atau tim yang menyusun draft tersebut dengan menggunakan anggaran negara agar segara mengaplikasikan draft tersebut,”ujar Pilatus Lagowan.

Supaya, kata dia, hutan lindung yang dijadikan sebagai taman wisata oleh pemerintah ini dapat bermanfaat dan mendapat pendapatan bagi masyarakat lokal setempat, dan pemerintah daerah (Pemda).

“Kami akan melakukan audensi dengan pemerintah, dan dinas terkait. Tapi jika memang tidak ada respon, kami tetap melakukan aksi atau demontrasi,”sebut Alumni Fakultas Kehutanan Unipa ini.

Dicecar mengenai rencana pembangunan taman wisata tersebut, Legowan menuturkan, pihaknya (forum-red) mengetahui bahwa, dalam draft yang dirancang oleh pemerintah seeprti pembangunan fasilitas wisat diantaranya infrastruktur.

“Yang kami mengetahui itu, pembangunan Infrastruktur seperti spot-spot wisata dan jogging track di dalam hutan lindung hutan meja,”bebernya.

Ketua Sylva Indonesia di Universitas Papua (Unipa), Immanuel Yogobi menyampaikan, sebagai organisasi kemahasiswaan fakultas kehutanan Unipa sangat perihatin melihat kondisi hutan lindung gunung meja, yang terkesan tidak mendapat serius dari pemerintah.

Padahal, lanjut dia, pemerintah telah menetapkan hutan lindung tersebut menjadi taman wisata lokal di Manokwari provinsi Papua Barat.

“Kita harus bersma-sama menjaga kelestarian hutan lindung yang dijadikan sebagai taman wisata, agar masyarakat lokal yang mendiami wilayah hutan tersebut juga mendapat manfaat. Tidak saja pemerintah. Ini perjuangan yang cukup lama,”kata Immanuel.

Dirinya mengaku, sebagai organisasi kemahasiswaan yang mengelut di dunia kehutanan sudah pernah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melihat potensi yang ada di dalam hutan lindung gunung meja tersebut, namun hingga kini belum ada respon.

“Belum ada tindakan atau langkah positif dari pemerintah, padahal ini berkaitan dengan pembangunan keberlannjutan atau konservasi. Maka kami mendukung apa yang disampaikan forum,”ucapnya.

Dijelaskannya, di dalam hutan lindung gunung menjadi terdapat berbagai jenis flora dan fauna endemik yang harus dilestarikan.

“Kami mendukung hutan lindung itu dijadikan taman wisata, tapi harus diatur sebaik mungkin agar tidak menimbulkan persoalan baru,”tuturnya.

Sementara sekretaris Dewan Adat Papua (DAP) wilayah III Doberai, Zakarias Horata mengatakan, hutan gunung meja yang tepat berada di tengah kota Manokwari merupakan hutan adat, dan itu milik masyarakat adat setempat.

“Maka masyarakat adat jangan dijadikan. Objek oleh pemerintah, tapi harus melibatkan masyarakat adat dalam perencanaan pembangunan Taman Wisata tersebut,”tegas Zakarias Horata.

Diharapkan kepada pemerintah, agar dalam pengelolaan hutan adat menjadi tempat wisata wajib memberdayakan masyarakat adat setempat. [GRW]

Komentar Facebook

Tags: DAP wilayah III DoberaiDisorotiDitjen KSDAForumGunung MejaImmanuel YogobiKetua ForumKetua Sylva IndonesiaPemerhati PembangunanPemprov Papua Baratpertemuan Bogor - ManokwariPilatus LagowanSekretaris Dewan Adat PapuaTaman WisataUnipaUniversitas PapuaZakarias Horata
ShareTweetSend

Related Posts

Perkuat SDM, Pemprov PBD MoU dengan UNIPA

Perkuat SDM, Pemprov PBD MoU dengan UNIPA

Juni 23, 2026
Perkuat Pembangunan Daerah, UNIPA dan Pemkab Tolikara Teken Kerjasama

Perkuat Pembangunan Daerah, UNIPA dan Pemkab Tolikara Teken Kerjasama

Agustus 1, 2025
Temuan BPK RI Atas Laporan Keuangan 2024 di Pemerintah Papua Barat Ditindaklanjuti

Temuan BPK RI Atas Laporan Keuangan 2024 di Pemerintah Papua Barat Ditindaklanjuti

Juli 28, 2025

Legislator Ferry Auparay Tanggapi LKPJ Tahun 2024 Pemprov Papua Barat

Juli 17, 2025

Ada OPD di Pemprov Papua Barat Belum Selesaikan Pertanggungjawaban Dana Otsus

Juli 15, 2025
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?