• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Pemprov Papua Barat Disoroti Forum Pemerhati Pembangunan Taman Wisata Gunung Meja

Pemprov Papua Barat Disoroti Forum Pemerhati Pembangunan Taman Wisata Gunung Meja

Juli 19, 2024
Diberi Waktu Sepekan,  Ini Penjelasan Bahlil  Soal Penataan Izin Tambang di Kawasan Hutan

Diberi Waktu Sepekan, Ini Penjelasan Bahlil  Soal Penataan Izin Tambang di Kawasan Hutan

April 17, 2026
Prabowo Terima Laporan Pembangunan 300 Jembatan dan Renovasi Sekolah Terdampak Bencana dari KSAD

Prabowo Terima Laporan Pembangunan 300 Jembatan dan Renovasi Sekolah Terdampak Bencana dari KSAD

April 17, 2026
ADVERTISEMENT
Dari Kawasan Perbatasan , Li Claudia Chandra Raih KWP Award 2026

Dari Kawasan Perbatasan , Li Claudia Chandra Raih KWP Award 2026

April 17, 2026
Kepala DKP Papua Barat : Revitalisasi Cold Storage Terkendala Anggaran

Kepala DKP Papua Barat : Revitalisasi Cold Storage Terkendala Anggaran

April 17, 2026
Menteri PPPA Kecam Pelecehan oleh 16 Mahasiswa UI Fakultas Hukum

Menteri PPPA Kecam Pelecehan oleh 16 Mahasiswa UI Fakultas Hukum

April 17, 2026
Kemkomdigi Pastikan Sekolah Rakyat Terhubung Akses Internet dan Aman Digital

Kemkomdigi Pastikan Sekolah Rakyat Terhubung Akses Internet dan Aman Digital

April 17, 2026
MBG Jadi Penggerak Ekonomi, Menko Muhaimin Soroti Peran Kepala Daerah

MBG Jadi Penggerak Ekonomi, Menko Muhaimin Soroti Peran Kepala Daerah

April 17, 2026
KP2MI Pastikan Penanganan Barang Milik PMI Berjalan Transparan dan Akuntabel

KP2MI Pastikan Penanganan Barang Milik PMI Berjalan Transparan dan Akuntabel

April 17, 2026
Papua Barat Kehilangan Rp100 Triliun dari Aktivitas Tambang Ilegal

Papua Barat Kehilangan Rp100 Triliun dari Aktivitas Tambang Ilegal

April 17, 2026
Aparat Keamanan dan TPNPB Saling Tuduh Serang Pemukiman Warga Sipil

Aparat Keamanan dan TPNPB Saling Tuduh Serang Pemukiman Warga Sipil

April 17, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Jumat, April 17, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Daerah

Pemprov Papua Barat Disoroti Forum Pemerhati Pembangunan Taman Wisata Gunung Meja

[Daerah - Menuju Papua Bangkit dan Berkat Bagi Bangsa]

Juli 19, 2024
in Daerah, Nasional, News, Politik
0
0
SHARES
370
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
KET. FOTO : Taman Wisata Alam Gunung Meja//GRW

MANOKWARI, SATUKANINDONESIA.Com – Forum Pemerhati Pembanguan Taman Wisata Alam Gunung Meja di kabupaten Manokwari menyoroti, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat.

Pasalnya, pemerintah telah melakukan perencanaan untuk pembangunan Taman Wisata Gunung Meja yang merupakan hutan lindung, namun hingga kini belum terealisasi.

“Kami forum meminta, pemerintah segara menindaklanjuti hasil pertemuan Bogor dan Manokwari terkait perjanjian kerjasama pemprov Papua Barat sesuai nomor surat 100.317/1706/SETDA-PB/VIII/2023. Bersama kementerian kehutanan dan linkungan hidup dalam hal ini Ditjen KSDA,”kata Ketua Forum, Pilatus Lagowan kepada wartawan, di Manokwari, Jumat (19/07/2024).

Menurutnya, pemerintah sudah membuat draft pembangunan taman wisata gunung meja, dan mengusulkan ke kementrian kehutanan dan lingkungan hidup.

“Tapi sampai saat ini, pemerintah belum menindaklanjuti pembangunannya. Oleh sebab itu, kami mendesak pemerintah atau tim yang menyusun draft tersebut dengan menggunakan anggaran negara agar segara mengaplikasikan draft tersebut,”ujar Pilatus Lagowan.

Supaya, kata dia, hutan lindung yang dijadikan sebagai taman wisata oleh pemerintah ini dapat bermanfaat dan mendapat pendapatan bagi masyarakat lokal setempat, dan pemerintah daerah (Pemda).

“Kami akan melakukan audensi dengan pemerintah, dan dinas terkait. Tapi jika memang tidak ada respon, kami tetap melakukan aksi atau demontrasi,”sebut Alumni Fakultas Kehutanan Unipa ini.

Dicecar mengenai rencana pembangunan taman wisata tersebut, Legowan menuturkan, pihaknya (forum-red) mengetahui bahwa, dalam draft yang dirancang oleh pemerintah seeprti pembangunan fasilitas wisat diantaranya infrastruktur.

“Yang kami mengetahui itu, pembangunan Infrastruktur seperti spot-spot wisata dan jogging track di dalam hutan lindung hutan meja,”bebernya.

Ketua Sylva Indonesia di Universitas Papua (Unipa), Immanuel Yogobi menyampaikan, sebagai organisasi kemahasiswaan fakultas kehutanan Unipa sangat perihatin melihat kondisi hutan lindung gunung meja, yang terkesan tidak mendapat serius dari pemerintah.

Padahal, lanjut dia, pemerintah telah menetapkan hutan lindung tersebut menjadi taman wisata lokal di Manokwari provinsi Papua Barat.

“Kita harus bersma-sama menjaga kelestarian hutan lindung yang dijadikan sebagai taman wisata, agar masyarakat lokal yang mendiami wilayah hutan tersebut juga mendapat manfaat. Tidak saja pemerintah. Ini perjuangan yang cukup lama,”kata Immanuel.

Dirinya mengaku, sebagai organisasi kemahasiswaan yang mengelut di dunia kehutanan sudah pernah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melihat potensi yang ada di dalam hutan lindung gunung meja tersebut, namun hingga kini belum ada respon.

“Belum ada tindakan atau langkah positif dari pemerintah, padahal ini berkaitan dengan pembangunan keberlannjutan atau konservasi. Maka kami mendukung apa yang disampaikan forum,”ucapnya.

Dijelaskannya, di dalam hutan lindung gunung menjadi terdapat berbagai jenis flora dan fauna endemik yang harus dilestarikan.

“Kami mendukung hutan lindung itu dijadikan taman wisata, tapi harus diatur sebaik mungkin agar tidak menimbulkan persoalan baru,”tuturnya.

Sementara sekretaris Dewan Adat Papua (DAP) wilayah III Doberai, Zakarias Horata mengatakan, hutan gunung meja yang tepat berada di tengah kota Manokwari merupakan hutan adat, dan itu milik masyarakat adat setempat.

“Maka masyarakat adat jangan dijadikan. Objek oleh pemerintah, tapi harus melibatkan masyarakat adat dalam perencanaan pembangunan Taman Wisata tersebut,”tegas Zakarias Horata.

Diharapkan kepada pemerintah, agar dalam pengelolaan hutan adat menjadi tempat wisata wajib memberdayakan masyarakat adat setempat. [GRW]

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: DAP wilayah III DoberaiDisorotiDitjen KSDAForumGunung MejaImmanuel YogobiKetua ForumKetua Sylva IndonesiaPemerhati PembangunanPemprov Papua Baratpertemuan Bogor - ManokwariPilatus LagowanSekretaris Dewan Adat PapuaTaman WisataUnipaUniversitas PapuaZakarias Horata
ShareTweetSend

Related Posts

Perkuat Pembangunan Daerah, UNIPA dan Pemkab Tolikara Teken Kerjasama

Perkuat Pembangunan Daerah, UNIPA dan Pemkab Tolikara Teken Kerjasama

Agustus 1, 2025
Temuan BPK RI Atas Laporan Keuangan 2024 di Pemerintah Papua Barat Ditindaklanjuti

Temuan BPK RI Atas Laporan Keuangan 2024 di Pemerintah Papua Barat Ditindaklanjuti

Juli 28, 2025
Legislator Ferry Auparay Tanggapi LKPJ Tahun 2024 Pemprov Papua Barat

Legislator Ferry Auparay Tanggapi LKPJ Tahun 2024 Pemprov Papua Barat

Juli 17, 2025

Ada OPD di Pemprov Papua Barat Belum Selesaikan Pertanggungjawaban Dana Otsus

Juli 15, 2025

Pemprov Papua Barat Didesak Revitalisasi PPI dan Perhatikan Kesejahteraan Nelayan

Juni 8, 2025
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?