• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Ajudan Kapolda Gorontalo Ditemukan Tewas Didalam Mobil, Begini Kronologinya

Ajudan Kapolda Gorontalo Ditemukan Tewas Didalam Mobil, Begini Kronologinya

Maret 28, 2023
Waket Komisi XIII DPR : Reshuffle KSP, Hak Prerogatif Presiden Pilih Orang Sesuai Kapabilitas

Waket Komisi XIII DPR : Reshuffle KSP, Hak Prerogatif Presiden Pilih Orang Sesuai Kapabilitas

April 28, 2026
Anggota Komisi XII DPR RI Dorong Pemerintah Percepat Pemerataan Akses Listrik di Seluruh Daerah

Anggota Komisi XII DPR RI Dorong Pemerintah Percepat Pemerataan Akses Listrik di Seluruh Daerah

April 28, 2026
ADVERTISEMENT
KPAI Soroti Kasus Kekerasan di Daycare Berulang, Desak Penegakan Hukum dan Evaluasi Menyeluruh

KPAI Soroti Kasus Kekerasan di Daycare Berulang, Desak Penegakan Hukum dan Evaluasi Menyeluruh

April 28, 2026
Kemkomdigi Dorong Kolaborasi Global, Perkuat Kedaulatan Industri Digital Nasional

Kemkomdigi Dorong Kolaborasi Global, Perkuat Kedaulatan Industri Digital Nasional

April 28, 2026
Selamatkan 4 ABK WNI yang Disandera Perompak Somalia, Kemlu Lakukan Koordinasi Intensif 

Selamatkan 4 ABK WNI yang Disandera Perompak Somalia, Kemlu Lakukan Koordinasi Intensif 

April 28, 2026
Hari Otonomi Daerah Ke-30, Komisi II DPR Tekankan Perkuat Kemandirian dan Sinergi Pusat-Daerah

Hari Otonomi Daerah Ke-30, Komisi II DPR Tekankan Perkuat Kemandirian dan Sinergi Pusat-Daerah

April 27, 2026
Wakil Ketua Komisi I DPR Minta PBB Evaluasi Perlindungan Pasukan UNIFIL usai Prajurit TNI Gugur

Wakil Ketua Komisi I DPR Minta PBB Evaluasi Perlindungan Pasukan UNIFIL usai Prajurit TNI Gugur

April 27, 2026
Anggota DPR Dukung Kebijakan Pemerintah Terkait Penyesuaian Harga BBM

Anggota DPR Dukung Kebijakan Pemerintah Terkait Penyesuaian Harga BBM

April 27, 2026
Bupati Taput Pimpin Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke XXX

Bupati Taput Pimpin Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke XXX

April 27, 2026
Enam Kasus Pelanggaran HAM di Tanah Papua jadi Atensi

Enam Kasus Pelanggaran HAM di Tanah Papua jadi Atensi

April 27, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Selasa, April 28, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Daerah

Ajudan Kapolda Gorontalo Ditemukan Tewas Didalam Mobil, Begini Kronologinya

[Daerah]

Maret 28, 2023
in Daerah, News
0
0
SHARES
107
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT

Jakarta, SatukanIndonesia.Com – Ajudan Kapolda Gorontalo berinisial RF (28) berpangkat Briptu ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa di dalam mobil dinasnya yang terparkir di Jalan GORR, Desa Ombulo, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo.

Mobil dinas tersebut dikemudikan RF yang bertugas sebagai staf Spripim Polda Gorontalo. Belakangan pihak kepolisian mengungkapkan RF diduga tewas bunuh diri.

Direktur reserse kriminal umum (Dirkrimum) Kombes Pol. Nur Santiko mengatakan bahwa jenazah Briptu RF ditemukan pada Sabtu (25/3) sekitar pukul 05.35 WITA dengan luka tembak.

“Mulanya ada warga yang melihat mobil warna putih. Sehari sebelumnya pada hari Jumat (24/3) kendaraan ini sekitar pukul 16.00 WITA, saksi melihat kendaraan ini sudah terparkir di situ dengan kondisi mesin mobil masih menyala,” kata Santiko saat memberikan keterangan pers sebagaimana dilansir dari cnnindonesia.com, Minggu (26/3).

Namun, warga yang melihat mobil dinas tersebut, kata Santiko tidak menaruh curiga. Pasalnya warga mengira pengemudi mobil yang dikemudikan oleh RF hanya numpang singgah.

“Tapi pada keesokan harinya saksi melihat mobil itu masih terparkir sehingga melaporkan ke aparat desa. Saksi rencananya akan ke kebunnya di atas gunung, namun melihat posisi mobilnya masih sama dan mesin mobil menyala,” ungkapnya.

Karena curiga dengan kondisi mobil yang mesinnya masih menyala, saksi mendekati mobil dinas itu dengan maksud ingin mengetahui kondisi di dalam mobil yang dikemudikan RF.

“Saksi mendekati mobil lalu menyenter di dalam mobil itu, kemudian melihat ada pria dengan kondisi sudah bersandar dan mulutnya terbuka serta mata tertutup,” katanya.

“Sehingga saksi berlari mendatangi rumah kepala desa untuk memberitahukan kejadian tersebut. Kemudian menghubungi pihak Polsek,” tambah Santiko.

Petugas yang mendatangi lokasi pun menemukan mobil dinas itu dalam keadaan terkunci.

“Saat anggota tiba di lokasi, mesin mobil masih hidup dan pintunya terkunci, sehingga anggota memecahkan dan menemukan korban sudah meninggal dunia,” ungkapnya.

Kondisi RF saat ditemukan mengalami luka tembak di bagian dada sebelah kiri diduga akibat tembakan senjata api korban.

“Sementara ini diduga korban bunuh diri dengan cara menembakkan senjata menggunakan tangan kanannya. Karena ditemukan ada jelaga mesiu di tangan kanan korban,” jelasnya.

Santiko menyebutkan pihaknya telah memeriksa sekitar 10 orang saksi dan mengamankan barang bukti berupa senjata api jenis Glock, satu buah magazine kosong, lima butir amunisi kaliber 9 mm.

“Mengamankan senjata api Glock, magazine kosong dan lima butir amunisi yang berada di dashboard bagian bawah. Amunisi ini di luar magazine. Kemudian magazine ini terpasang saat ditemukan dalam senjata namun dalam kondisi kosong,” jelasnya.

Kemudian pihak kepolisian kata Santiko telah melakukan visum et refertum terhadap jasad korban untuk mengungkap penyebab kematian korban di Rumah Sakit Aloe Saboe.

Pasangan suami istri, Muslih dan Siti Muniroh yang merupakan orang tua Briptu RF, terlihat lebih banyak berada di dalam rumah karena kondisinya sangat terpukul dan syok.

“Bapak ibu sampai saat ini masih syok sehingga banyak di dalam rumah,” ujar Shoqib, salah satu kakak Briptu RF.

Shoqib menceritakan bila adiknya memang memiliki kepribadian yang tertutup, dan tidak pernah mengatakan kalau sedang ada masalah. Kali terakhir, Shoqib menyebut Briptu RF pulang ke rumah orang rua di Semarang sebulan lalu namun tak sempat bertemu dengannya.

“Orang nya sih ya tertutup, ya dia tertutup, dia itu kalau ada apa-apa enggak pernah cerita, jadi saya dan keluarga langsung kaget, bener-bener kaget, padahal di keluarga juga nggak ada masalah apa-apa, kok sampai kaya gini”, tambah Shoqib.

Hal sama juga diungkapkan beberapa tetangga yang tak menyangka dengan meninggalnya korban akibat diduga bunuh diri.

“Ya kelakuan nya baik disini, bagus, juga nggak ada problem apa-apa, kok nggak tau kok sampai terjadi seperti ini, periang, mohon doa nya aja semoga khusnul khatimah, iyaa masih menunggu, di kuburan sini, pemakaman umum” ujar Nyarmin, salah seorang warga.

Santiko menduga Briptu RF tewas bunuh diri akibat permasalahan asmara.

“Kami sudah melakukan pemeriksaan terkait kasus-kasus serupa. Sampai saat ini indikasi bahwa ini terkait motif asmara yang terpendam,” kata Santiko.

Motif tersebut terungkap, kata Santiko setelah memeriksa sejumlah saksi yang menuturkan bahwa beberapa waktu terakhir sering membahas soal kematian.

ADVERTISEMENT

“Keterangan saksi jika korban sering mengirimkan pesan-pesan tentang kematian. Namun, ini masih lakukan tindak-lanjut,” ungkapnya.

Santiko menuturkan pihaknya juga masih memeriksa kursi penumpang yang berada disamping kursi pengemudi, karena ditemukan ada cairan.

“Ada cairan yang ditemukan, tapi kita belum mengetahui cairan tersebut sehingga kita akan periksa di labfor Makassar,” imbuhnya.

Tak hanya itu, kata Santiko pihaknya juga akan melakukan pemeriksaan terhadap proyektil peluru yang ditemukan di lokasi kejadian.

“Kita periksa proyektil peluru yang ditemukan di jok tengah, karena proyektil ini tembus dari job pengemudi tembus ke job tengah. Kita kirim ke laboratorium forensik Makassar,” jelasnya.(***)

 

Komentar Facebook

Tags: Ajudan kapolda GorontaloAsmaraBriptu RFBunuh DiriGorontalo
ShareTweetSend

Related Posts

TNI AL Gagalkan Penyeludupan Rokok Ilegal Senilai Rp. 432,63 Juta di Gorontalo

TNI AL Gagalkan Penyeludupan Rokok Ilegal Senilai Rp. 432,63 Juta di Gorontalo

Mei 1, 2025
Festival Tumbilotohe Underwater, TNI AL Lestarikan Tradisi Lokal Asli Gorontalo

Festival Tumbilotohe Underwater, TNI AL Lestarikan Tradisi Lokal Asli Gorontalo

Maret 29, 2025
Kota Gorontalo Kembali Dilanda Banjir, Dua Kecamatan Tergenang

Kota Gorontalo Kembali Dilanda Banjir, Dua Kecamatan Tergenang

Juni 27, 2024

Kasat Narkoba Polrestro Jaktim AKBP Buddy Towoliu Tewas Tertabrak Kereta Api, Diduga Bunuh Diri

April 29, 2023

Fakta Mahasiswi UI Bunuh Diri 3 Hari Jelang Wisudanya

Maret 13, 2023
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?