
Surabaya, SatukanIndonesia.com – Tak dapat dipungkiri aplikasi digital memudahkan untuk melakukan transaksi termasuk transaksi perjalanan. Salah satunya aplikasi Acces by KAI milik Kereta Api Indonesia. Semalam hingga pagi ini (8/5) aplikasi KAI terutama KAI Pay mengalami masalah dan sempat membuat panik pemesan ataupun calon penumpang.
Salah satunya Budi yang memesan tiket jurusan Wlingi ke Yogyakarta. Jurnalis salah satu media online ini sempat mengalami kebingungan karena pemesanan yang dilakukan dengan menggunakan KAI Pay tidak dapat beroperasi dengan baik.
“Iya Mas, saya sempat panik karena pemesanan saya sejak semalam hingga pagi ini (sekitar Pkl. 7.00 WIB -red) bermasalah. Saldo di KAI Pay saya terpotong, sementara tiket belum juga diterbitkan. Setelah itu saya cek sudah dikembalikan di fitur pengembalian tapi belum Kembali ke saldo saya.” Ungkap Budi yang akan melakukan perjalanan jurnalistik ke Yogyakarta dan Semarang.
Mengalami hal tersebut, Budi segera melanjutkan koordinasi dengan costumer service. Menurutnya pelayanan yang diberikan CS cukup bagus. Yang menarik dari diskusi yang terjadi CS menyarankan Budi untuk melakukan pemesanan dan pembayaran melalui aplikasi lain maupun langsung atau melakukan pemesanan ke stasiun.
“Ya solusinya saya melakukan transaksi di stasiun langsung,” ungkap Budi singkat sembari pamit melanjutkan perjalan ke stasiun.
Melihat hal tersebut, satukanindonesia langsung melakukan uji akses melakukan pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI dengan menggunakan system pembayaran KAI Pay untuk jurusan Yogyakarta ke Mojokerto.
Hal yang dialami oleh Budi ternyata juga dialami satukanindonesia, Berbeda dengan yang dialami Budi yang akan melakukan perjalanan jurnalistik, Ketika melakukan pembayaran, klik dilakukan tertera “menunggu pembayaran” walau akses pembayaran sudah dilakukan. Di tengah waktu tunggu sekitar 60 menit, tiba-tiba tertera bahwa pembelian tiket dibatalkan karena pembayaran belum dilakukan.
Mengalami hal tersebut, satukanindonesia melakukan pemesanan ulang. Kali ini pembayaran berhasil dan kode tiket keluar. Namun yang menarik walau saldo KAI Pay sudah berkurang dan kode tiket keluar, pesan “masih menunggu pembayaran” masih tertera.
Menanggapi hal tersebut Fardik Rudianto salah satu pemerhati pelayanan publik dari Mitra Publik Indonesia (MPI) yang bergerak di pemantauan pelayanan publik, keterbukaan informasi publik dan diseminasi informasi menyatakan,”Kesalahan dalam hal tehnis wajar, namun harus ditangani secara serius, jangan sampai bertentangan dengan program kemudahan dan kelancaran pelayanan publik yang menjadi program Presiden Prabowo. Harus ditanggapi serius apalagi ini menyangkut pelayanan yang dibutuhkan oleh masyarakat. PT KAI kan milik negara.”
Terkait dengan hal ini, satukanindonesia masih berusaha menghubungi manajemen PT KAI (Yos)













