
Jakarta, SatukanIndonesia.com – Terdengar lucu dan konyol tetapi ada bahayanya, hal seperti ini sebaiknya perlu kita hindari dan jangan coba-coba, makan kotoran hidung atau upil ternyata bisa berbahaya bagi kesehatan, dan tidak seharusnya dilakukan.
Banyak hal aneh yang sering dilakukan orang-orang. Salah satunya fenomena makan upil secara disengaja atau tidak disengaja. Menurut data yang dihimpun dari Business Insider (09/06), setidaknya ada 91% orang dewasa yang mengaku bahwa mereka rutin mengupil.
Dari data ini juga, banyak orang yang mengaku pernah memakan upil mereka sendiri. Dengan alasan yang beragam. Seperti rasa penasaran, alasan kesehatan hingga candaan bersama teman-teman.
Kotoran hidung atau ‘booger’, sebenarnya dibuat dari air. Kandungan gel seperti protein di dalam hidung, membuat teksturnya menggumpal dan tentunya dipenuhi dengan berbagai bakteri serta virus seperti influenza.
Upil ini sebenarnya bertugas sebagai pelindung atau penyaring alami, agar tubuh tidak menghirup bakteri saat bernafas. Selain oksigen, banyak virus dan bakteri serta debu yang berterbangan di udara. Di situ lah fungsi upil ini digunakan.
Tapi jika orang-orang justru memakan upil, mereka tentunya memiliki risiko tinggi terpapar berbagai penyakit hingga infeksi. Karena ketika tubuh berusaha mencerna kotoran ini, semua virus dan bakteri berbahaya dari sana akan terurai ke dalam sistem tubuh.
Anehnya selama beberapa tahun terakhir banyak tren yang menyebutkan bahwa makan upil sendiri, bisa meningkatkan sistem imun agar tidak gampang jatuh sakit.
Sayangnya sampai sekarang belum ada penelitian ilmiah yang secara akurat dapat membuktikan klaim ini.
Bahkan banyak dokter hingga ahli kesehatan yang menyarankan agar orang-orang tidak terlalu sering memasukkan jari ke dalam hidung mereka.
Karena bisa merusak rongga hidung, meningkatkan risiko bakteri dan virus dari tangan, sampai bisa membuat infeksi hidung yang berkaitan dengan fungsi otak.
Hal ini dijelaskan dalam salah satu penelitian di tahun 2006 lalu. Di mana orang-orang yang sering mengupil, memiliki risiko lebih besar mengalami Staph.
Staph sendiri merupakan infeksi dari bakteri yang tinggal di kulit dan selaput lendir manusia. Dikenal juga dengan nama Staphylococcus.
(AHS/SI)













