
Mogadishu, SatukanIndonesia.com – Seorang pembom bunuh diri menargetkan sebuah minibus yang penuh dengan delegasi yang terlibat dalam pemilihan parlemen Somalia menewaskan sedikitnya enam orang di Mogadishu, pada hari Kamis, (10/2/2022).
Ledakan itu terjadi pada Kamis pagi ketika kendaraan itu melewati persimpangan yang sibuk menuju kantor presiden di ibu kota negara Afrika Timur itu.
Abdikadir Abdirahman, direktur Layanan Ambulans Aamin Mogadishu, mengatakan personelnya membawa enam mayat dari tempat kejadian.
Baca Juga: Pertikaian Pemakaian Hijab di India Semakin Meningkat
Tidak segera jelas siapa korbannya. Seorang delegasi di bus mengatakan para penumpang tidak terluka.
“Kami berada di bus yang melewati persimpangan dan saya bisa melihat seseorang berlari ke arah bus dan polisi meneriakinya ‘berhenti’ dengan todongan senjata. Kemudian kami mendengar dua tembakan dan ledakan,” kata Saado Abdillahi, salah satu delegasi dilansir dari Reuters.
Al Shabaab yang terkait dengan Al Qaeda, yang bertujuan untuk menggulingkan pemerintah pusat dan memaksakan interpretasinya sendiri terhadap hukum Islam, mengaku bertanggung jawab atas serangan itu, dengan mengatakan serangan itu menewaskan enam delegasi dan lima petugas polisi.
Baca Juga: Iran Luncurkan Rudal Baru, Jangkauannya Bisa Sampai Israel
“Seorang pembom bunuh diri Mujahid melakukan operasi melawan konvoi pemerintah murtad. Targetnya adalah para delegasi yang memilih anggota parlemen,” kata Abdiasis Abu Musab, juru bicara operasi militer al Shabaab.
Pemilihan anggota parlemen Somalia dimulai pada 1 November dan awalnya seharusnya berakhir pada 24 Desember, tetapi saat ini akan selesai pada 25 Februari.
Serangan terhadap delegasi dapat menghadirkan tantangan tambahan untuk pemilihan. Menurut proses pemilihan tidak langsung Somalia, dewan regional dimaksudkan untuk memilih senat.
Delegasi termasuk tetua klan yang memilih anggota majelis rendah, yang kemudian akan memilih presiden baru pada tanggal yang belum ditentukan.
Baca Juga: Dikenal dengan Retorika Anti-Muslimnya, Yogi Adityanath Berpeluang Gantikan PM India

Perselisihan selama berbulan-bulan antara Perdana Menteri Somalia Mohammed Hussein Roble dan saingan politiknya Presiden Mohamed Abdullahi Mohamed telah disalahkan atas pemilihan parlemen yang tertunda.
Sejauh ini 124 dari 275 anggota parlemen telah terpilih, menurut data dari komisi pemilihan. Al Shabaab sering melakukan pemboman dan serangan senjata di Mogadishu dan di tempat lain di Somalia.
Ia juga melakukan serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian Uni Afrika, dan di negara tetangga Kenya, sebagai pembalasan atas kehadiran tentaranya dalam misi penjaga perdamaian. (nal/SI)













