
Toba, SatukanIndonesia.Com -Usai bersepeda pagi, sekitar kota Balige, Bupati Toba, Poltak Sitorus, melanjutkan aktivitasnya, yakni ikut dan turun langsung ber-gotong royong, bersama unsur OPD (Organisasi Perangkat Daerah, red), Kabupaten Toba, unsur Kelurahan Napitupulu, Camat Balige, bersama staf kecamatan dan masyarakat setempat untuk membersihkan beberapa titik tumpukan sampah terlebih disekitar saluran/ selokan parit di Pelabuhan Raja, Mulia Raja, Kelurahan Napitupulu, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba, Provinsi Sumatra Utara, Kamis (4/8/2022).
Diketahui, kawasan pelabuhan Raja, Mulia Raja, sebelumnya telah mendapatkan perhatian Pemerintah Pusat baik terhadap dukungan Pembangunan, dermaga, transportasi air, maupun kantor pelayanan pelabuhan oleh pihak Kementerian Perhubungan, guna mendukung Program KSPN (Kawasan Strategi Pariwisata Nasional) yang baru saja selesai dibangun.
Tak kalah pentingnya juga diketahui Pelabuhan Raja Mulia Raja Balige secara adat oleh masyarakat setempat ber-marga Napitupulu telah diresmikan tepatnya diakhir bulan November tahun 2021 yang juga dihadiri pihak Pemkab Toba dan unsur Forkompimda Kabupaten Toba lainnya.

Saat berlangsung kebersihan disekitar ‘wajah’ Pelabuhan, Bupati Poltak Sitorus bersama Pj. Sekdakab Toba, Augus Sitorus, dan di saksikan beberapa pimpinan Organisasi Perangkat Daerah seketika 2 Warga sekitar menyambangi pihak Bupati Toba yakni ber-marga Pardede dan Marpaung dengan sigap sampaikan jika didepan permukiman rumah warga setempat cenderung sumbat akibat tumpukan sampah sembari tunjuk titik-titik sumbatan.
Merespon laporan warga se-tempat tersebut, Bupati Poltak bersama pihaknya langsung melakukan tindakan guna mengatasi sumbatan parit tersebut.
Terlihat Bupati Poltak Sitorus ikut langsung bergotong royong dan berulang kali menggunakan cangkul untuk mengangkut sampah dari selokan.
Sembari membersihkan sumbatan, Bupati Poltak Sitorus sempatkan bicara ‘kecil’, kepada masyarakat setempat untuk membuang sampah ditempat yang telah disiapkan.
“Saya minta kerjasamanya (kerjasamanya : masyarakat setempat, red), Nah, ini lah akibat membuang sampah sembarangan, sumbatlah, jadi cobalah kita untuk perhatikan kembali, “harap Poltak, sembari menunjuk titik sumbatan- tumpukan sampah diselokan sekitar Pelabuhan Raja Mulia Raja Balige tersebut, kepada masyarakat sekitar.
Lebih lanjut, Bupati menjelaskan kepada masyarakat setempat, bahwa disebutkan beliau dampak lainnya, akan buang sampah sembarangan yakni dapat menimbulkan persoalan seperti penyakit dan banjir.
Dalam aksi gotong-royong kebersihan disekitar Pelabuhan Raja Mulia Raja Balige tersebut, terlihat sebanyak 2 truk sampah, 2 unit mobil damkar dan 1 unit mini excavator milik Pemkab Toba, diturunkan guna membantu cepat selesai.
Dan tampak Mobil Damkar, difungsikan untuk menyemprot lobang saluran pembuangan yang sudah mampet dan banyak dtumpuki sampah.(GH/SIM)













