• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Puan Minta Penanganan Dampak Erupsi Anak Krakatau Dilakukan Terpadu

Puan Minta Penanganan Dampak Erupsi Anak Krakatau Dilakukan Terpadu

September 8, 2026
Anggota DPR Minta Pelaku Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun Dihukum Berat, Tersangka Terancam Pidana Mati

Anggota DPR Minta Pelaku Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun Dihukum Berat, Tersangka Terancam Pidana Mati

Oktober 28, 2026
Peringati Hari Sumpah Pemuda, Kemendagri Tekankan Generasi Muda Harus Patriotik dan Gigih

Peringati Hari Sumpah Pemuda, Kemendagri Tekankan Generasi Muda Harus Patriotik dan Gigih

Oktober 28, 2026
ADVERTISEMENT
Pokja Wartawan Kota Bekasi Gelar Dialog Interaktif, Ketum PB Porprov Jabar XV Apresiasi

Pokja Wartawan Kota Bekasi Gelar Dialog Interaktif, Ketum PB Porprov Jabar XV Apresiasi

Oktober 28, 2026
Iterupsi di Paripurna, Alit Jamaludin Soroti Penataan Pasar Baru Bekasi & Kepastian Hukum Tarif melalui Pihak Ketiga

Iterupsi di Paripurna, Alit Jamaludin Soroti Penataan Pasar Baru Bekasi & Kepastian Hukum Tarif melalui Pihak Ketiga

Oktober 28, 2026
Sumpah Pemuda di Era AI, Rizki Natakusuma Dorong Generasi Muda Lebih Adaptif

Sumpah Pemuda di Era AI, Rizki Natakusuma Dorong Generasi Muda Lebih Adaptif

Oktober 28, 2026
Dari Sekolah Hingga Rumah Ibadah, Satgas Port Visit 2026 Tebarkan Kepedulian di Papua Nugini

Dari Sekolah Hingga Rumah Ibadah, Satgas Port Visit 2026 Tebarkan Kepedulian di Papua Nugini

Oktober 28, 2026
Tri Adhianto Ajak Pramuka Bekasi Berani Speak Up dan Raih Mimpi

Tri Adhianto Ajak Pramuka Bekasi Berani Speak Up dan Raih Mimpi

Oktober 28, 2026
Tok, Paripurna DPRD Kota Bekasi Setujui Perubahan Program Dan Persetujuan Raperda Menjadi Perda serta RAPBD Tahun 2027 Sebesar Rp6,513 Triliun

Tok, Paripurna DPRD Kota Bekasi Setujui Perubahan Program Dan Persetujuan Raperda Menjadi Perda serta RAPBD Tahun 2027 Sebesar Rp6,513 Triliun

Oktober 28, 2026
Perkuat Deteksi Dini dan Jaga Stabilitas Wilayah, Wawali Harris Bobihoe Kukuhkan Pengurus FKDM

Perkuat Deteksi Dini dan Jaga Stabilitas Wilayah, Wawali Harris Bobihoe Kukuhkan Pengurus FKDM

Oktober 28, 2026
Kementerian ATR/BPN Sertifikasi 53.431 Bidang Tanah Wakaf dalam Dua Tahun Kabinet Merah Putih

Kementerian ATR/BPN Sertifikasi 53.431 Bidang Tanah Wakaf dalam Dua Tahun Kabinet Merah Putih

Oktober 28, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Rabu, Oktober 28, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Politik

Puan Minta Penanganan Dampak Erupsi Anak Krakatau Dilakukan Terpadu

(Politik)

September 8, 2026
in Politik
0
0
SHARES
26
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Ketua DPR RI, Puan Maharani.(Dok.DPR)

Jakarta, satukanindonesia.com – Ketua DPR RI Puan Maharani menekankan pentingnya penanganan secara terpadu dalam menghadapi erupsi gunung Anak Krakatau di Selat Sunda. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas pemerintah.

“Pemerintah perlu bergerak cepat dan terpadu dalam menghadapi dampak erupsi Gunung Anak Krakatau yang telah memengaruhi kesehatan, pendidikan, transportasi, dan kegiatan ekonomi masyarakat di sejumlah wilayah,” kata Puan dalam keterangannya, Jakarta, dilansir dari sinpo, Senin, 7 September 2026.

“Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama. Pemerintah melalui kementerian/lembaga terkait juga harus memastikan setiap kebutuhan masyarakat terdampak dapat terfasilitasi,” timpalnya.

Aktivitas Gunung Anak Krakatau yang meningkat telah menimbulkan sejumlah dampak. Mulai dari sebaran abu vulkaniknya yang mencemari udara di berbagai daerah seperti Lampung, Banten, Jakarta, dan Jawa Barat, serta mengganggu jarak pandang.

Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau juga memengaruhi transportasi udara. Sejumlah bandara ditutup imbas sebaran abu vulkanik Anak Gunung Krakatau sehingga penerbangan masyarakat terganggu.

Erupsi Gunung Anak Krakatau pun berpotensi menyebabkan gangguan kesehatan masyarakat karena partikel abu vulkanik dapat memicu iritasi mata, batuk, hingga gangguan saluran pernapasan (ISPA) bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan.

Bagi daerah yang terdampak abu vulkanik cukup parah juga dapat menyebabkan gangguan aktivitas perekonomian warga. Beberapa daerah bahkan menerapkan pelajaran jarak jauh (PJJ) untuk mengantisipasi risiko kesehatan anak-anak karena paparan abu vulkanik.

Untuk itu, Puan meminta pemerintah melakukan penanggulangan bencana secara komprehensif serta memastikan ketersediaan masker dan fasilitas kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Bencana memang tidak dapat dicegah, tetapi dampak yang disebabkan terhadap rakyat dapat diminimalisir dengan kehadiran Negara yang lebih cepat,” ucap Puan.

Mantan Menko PMK ini pun meminta pmerintah pusat dan daerah bekerja sebagai satu kesatuan. Menurut Puan, warga harus memperoleh perlindungan yang sama meskipun berada di provinsi berbeda.

“Tidak boleh ada daerah yang siap dengan stok dan layanan memadai, sementara daerah lain membiarkan masyarakat kekurangan kebutuhan dasar dalam menghadapi bencana erupsi gunung,” katanya.

Lebih lanjut, Puan menekankan pentingnya pemerintah memberikan jaminan yang jelas kepada masyarakat dalam menghadapi dampak erupsi Gunung Anak Krakatau.

“Bagaimana warga di kawasan berisiko dapat segera mencapai tempat aman, masyarakat terdampak memperoleh perlindungan kesehatan, penumpang memperoleh kepastian perjalanan, dan anak-anak tetap mendapatkan pendidikan,” ucap Puan.

Puan menyatakan perhatian juga harus diberikan kepada pekerja harian, pedagang kecil, nelayan, pelaku UMKM, dan keluarga yang pendapatannya terhenti akibat pembatasan aktivitas.

“Kebijakan keselamatan harus disertai perlindungan agar keluarga tidak dipaksa memilih antara menghindari paparan atau tetap bekerja untuk memenuhi kebutuhan,” kata dia.

Untuk dampak pada transportasi, Puan meminta pemerintah menyiapkan pemulihan operasi secara bertahap berdasarkan keselamatan.

“Termasuk pengaturan ulang penerbangan yang tertunda agar penumpukan tidak berlanjut setelah bandara dibuka. Pastikan beban tidak ditanggung oleh masyarakat yang sudah mengalami kerugian waktu akibat penundaan penerbangan,” kata Puan.

Puan juga mendorong pemerintah terus memberikan informasi mengenai perkembangan kondisi Gunung Anak Krakatau.

“Dan tentunya edukasi dan sosialisasi dalam menghadapi bencana kegunungapian harus semakin ditingkatkan. Khususnya mengenai dampak kesehatan kepada masyarakat akibat sebaran abu vulkanik,” kata dia.

Puan memastikan DPR RI akan mengawal respons Pemerintah dalam mengatasi erupsi Gunung Anak Krakatau, melalui alat kelengkapan dewan (AKD) terkait.

“Keberhasilan penanganan tidak cukup diukur dari menurunnya aktivitas gunung atau dibukanya kembali bandara, tetapi dari seberapa kecil korban, kerugian, dan beban yang harus ditanggung rakyat,” ucap Puan.

Sementara kepada masyarakat, Puan mengimbau untuk terus memantau perkembangan kondisi aktivitas Gunung Anak Krakatau melalui sumber terpercaya dan kanal-kanal informasi resmi.

“Tetap tenang dan tidak perlu panik. Ikuti anjuran dari Pemerintah dalam menghadapi bencana erupsi gunung berapi,” kata perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu.

Puan juga mengimbau masyarakat di daerah terdampak abu vulkanik agar menggunakan masker saat berada di luar ruangan.

“Sebagai langkah antisipasi, gunakan masker saat beraktivitas. Sebisa mungkin kurangi aktivitas yang tidak terlalu penting agar tidak terpapar sebaran abu vulkanik. Utamakan selalu kesehatan dan keselamatan diri,” kata Puan.

Komentar Facebook

Tags: Erupsi Anak KrakatauKetua DPR RI Puan MaharaniTerpadu
ShareTweetSend

Related Posts

Rapat Paripurna Menyetujui RUU Perampasan Aset jadi Usul DPR

Rapat Paripurna Menyetujui RUU Perampasan Aset jadi Usul DPR

Oktober 7, 2026
Resmi Jadi Kapolri,  Suyudi Titip Pesan ke Insan Pers

Resmi Jadi Kapolri,  Suyudi Titip Pesan ke Insan Pers

Oktober 2, 2026
Puan Minta Penanganan Karhutla Satu Kendali Lindungi Warga

Puan Minta Penanganan Karhutla Satu Kendali Lindungi Warga

September 6, 2026

Rapat Paripurna DPR Ke-26 Penutupan Masa Persidangan V

Juli 21, 2026

Ketua DPR Berharap Kritik Harus Mengedepankan Sikap Saling Menghargai

April 21, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?