Jakarta, SatukanIndonesia.Com – Lembaga Riset Keamanan Siber CISSReC mengungkap adanya kebobolan 204 juta data Data Pemilih Tetap (DTP) Komisi Pemilihan Umum (KPU). Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie buka suara soal dugaan kasus kebocoran data KPU tersebut.
Ia menyatakan bahwa data yang bocor itu hanya seperti tanggal lahir dan sebagainya. Menurutnya hal itu tidak usah dipermasalahan lebih lanjut.
“Data itu sudah biasa (yang bocor,-red) cuma tanggal lahir,” kata Budi Arie Setiadi, sebagaimana dilansir SinPo.id, Rabu 6 Desember 2023.
Untuk diketahui, aparat Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri masih mendalami indikasi kebocoran data KPU yang ditemukan saat melakukan patroli siber
Dari hasi pendalaman, tim Dittipidsiber Bareskrim Polri menemukaan akun yang diduga membeberkan kebocoran data KPU itu.
Akun X (Twitter) dengan nama pengguna @p4c3n0g3 tersebut membeberkan informasi diduga seseorang menjual data-data dari KPU RI seperti NIK, NKK, hingga e-KTP.(***)












