
Jakarta, SatukanIndonesia.Com – Mantan Wakil Ketua Umum partai Gerindra, Arief Poyono menyampaikan prediksinya kalau Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan melakukan reshuffle Kabinet Indonesia Kerja.
Menurut dia, Jokowi memerlukan reshuffle kabinet untuk memperbaiki kinerja pemerintah.
Arief menilai kondisi perekonomian saat ini memburuk karena pandemi Covid-19 dan kinerja menteri yang tak becus.
“Kemungkinan besar bisa terjadi reshuffle,” ujar Arief melalui layanan pesan pada Sabtu (9/4/2022). Mantan pegawai BUMN itu mengatakan Jokowi tentu memiliki rapor para menterinya.
Saat ini, kata Arief, banyak menteri berkinerja buruk dan tidak punya empati kepada masyarakat.
“Misalnya, dengan kenaikan harga Pertamax, kelangkaan dan mahalnya minyak goreng, serta banyak lagi masalah yang tidak bisa diselesaikan oleh menteri-menterinya,” kata Ketua Umum FSP BUMN Bersatu itu.
Sebelumnya, Arief juga menilai Jokowi sedang menguji loyalitas partai politik pendukung pemerintah saat ini melalui wacana perpanjangan masa jabatan presiden dan penundaan pemilu 2024.
Menurut dia, Presiden Ketujuh RI itu perlu menguji loyalitas parpol pendukungnya untuk memastikan pemerintahannya berjalan mulus hingga 2024.
“Ini menyangkut posisi Jokowi apakah sampai 2024 atau tidak,” kata Arief pada Jumat (8/4/2022).
Dugaannya itu berangkat dari adanya aksi-aksi yang mengarah pada upaya mendongkel Jokowi sebelum 2024.
“Kan sudah mulai adanya aksi-aksi turunkan Jokowi,” ujar politikus yang juga aktivis buruh itu. (***)













