
Jakarta, SatukanIndonesia.com – Setahun sudah pandemi Covid-19 melanda, berbagai kebijakan Pemerintah dikeluarkan untuk mencegah semakin menyebarnya virus ini, salah satunya adalah hashtag #DirumahAja.
Implementasi kampanye hastag tersebut menyebabkan segala aktifitas kita sebagian besar dilakukan dari rumah, baik itu Bekerja dari Rumah (work from home) ataupun Pendidikan Jarak Jauh (PJJ). Akibatnya, kenaikan biaya yang harus dikeluarkan untuk pemakaian listrik di rumah kita meningkat.
Disisi lain, menghemat keuangan di masa pandemi Covid-19 adalah satu keharusan, mengingat situasi perekonomian yang sedang tidak menentu sehingga mengelola pengeluaran biaya listrik sehari-hari merupakan salah satu upaya untuk meminimalisirnya.
Dirangkum dari berbagai sumber, SatukanIndonesia.com merangkum 5 tips untuk menghemat penggunaan listrik di rumah atau apartemen sebagai berikut:
1. Optimalkan Cahaya Matahari
Manfaatkan cahaya alami dari sinar matahari yang masuk dari jendela rumah atau apartemen agar penggunaan cahaya lampu dapat diminimalisir.
Jangan biarkan lampu di rumah atau apartemen anda menyala seharian, secara ekonomis, cahaya matahari dapat dimanfaatkan setidaknya 12 jam sehari yaitu sejak pagi hingga sore hari, ya walaupun bisa saja berkurang karena cuaca hujan, setidaknya bisa mengurangi penggunaan cahaya lampu listrik di rumah atau apartemen anda.
2. Ganti Lampu Pijar dengan Lampu LED
Untuk pencahayaan di malam hari, Anda dapat menggunakan lampu LED yang mengonsumsi daya lebih kecil. Meskipun harganya relatif lebih mahal, namun lampu LED jauh lebih hemat energi, selain itu cahaya dari lampu LED juga lebih terang ketimbang lampu pijar biasa.
3. Cabut stop kontak yang tidak digunakan
Kebiasaan membiarkan steker yang sudah tidak digunakan tetap menancap di stop kontak adalah hal yang salah.
Sekarang, biasakan untuk selalu mencabut steker dari stop kontak apabila sedang tidak dipakai. Hal ini juga sebagai cara untuk menghindari kerusakan pada perangkat elektronik yang kita miliki.
4. Kurangi penggunaan perangkat elektronik berdaya tinggi
Air Conditioner (AC), Kulkas, dispenser, microwave, rice cooker dan sebagainya memang dibutuhkan keberadaannya di rumah atau apartemen anda.
Namun, yang perlu Anda perhatikan adalah memilih perangkat elektronik yang berdaya rendah untuk menghindari beban tarif listrik yang terlalu tinggi nantinya. Selain itu, selalu cek fungsi juga performa dari alat elektronik yang dimiliki.
Contohnya, AC yang tidak terawat semakin lama akan semakin menyedot listrik lebih lama, sehingga pemilik harus lebih memerhatikan fungsi dari alat tersebut apakah performanya masih baik atau harus waktunya di service.
5. Manfaatkan ventilasi udara
Mematikan AC juga dapat menghemat listrik dan mengurangi dampak terjadinya pemanasan global. Solusinya, Anda bisa memanfaatkan sirkulasi udara yang alami dari ventilasi atau juga bisa membuka jendela balkon untuk membiarkan udara masuk ke ruangan.
Tidak hanya itu, menggunakan kipas angin juga dapat menghemat listrik karena daya yang dibutuhkan sangatlah rendah jika dibandingkan AC.
Terakhir, perhatikan kabel-kabel tidak terpakai seperti televisi, charger ponsel, atau komputer untuk dicabut. Selain membuat listrik mengalir percuma, hal ini juga berbahaya karena memicu korsleting listrik.
Nah, demikian Tips yang bisa anda lakukan untuk menghemat biaya listrik selama masa Pandemi Covid-19, tentunya jangan lupa pesan Mama ya, Memakai Masker, Mencuci Tangan & Menjaga Jarak. Tetap jaga kesehatan, semoga pandemi ini cepat berlalu. (Aj/YM)













