
Surabaya, SatukanIndonesia.com – Paslon terpilih Pilgub Jatim Khofifah – Emil mengajak semua elemen di Jawa Timur untuk Bersatu membangun Jawa Timur. Hal ini disampaikan pasangan petahana ini dalam Rapat Pleno Terbuka KPU Jatim dengan agenda Penetapan Paslon Gubernur-Wagub Terpilih Hasil Pemilihan Kepala Daerah Serentak 2024 di hotel Double Tree Surabaya, Kamis (6/2/2025).
“Setelah ini tidak ada lagi nomor 1, nomor 2 dan nomor 3. Yang ada kita Bersama-sama bagaimana membangun Jawa Timur makin Makmur dan berkeadilan menuju Jawa Timur gerbang baru nusantara,” Ungkap Khofifah dalam pidato sambutannya usai ditetapkan sebagai pemenang Pilgub Jatim 2024.
Pada bagian selanjutnya, petahana yang juga pernah menjabat Menteri di era pemerintahan Gus Dur dan Jokowi ini juga menyatakan bahwa dirinya Bersama Emil Dardak telah merumuskan bagaimana konsep pembangunan Jawa Timur 5 tahun ke depan dengan konsep percepatan pembangunan dan kemajuan berbasis problematik dan sinergi maupun kolaborasi.
“Saya Bersama Pak Doktor Emil Elestiano Dardak telah merumuskan secara problematic bagaiaman membangun Jatim ke depan. Pak Emil telah Bersama membangun Jatim 5 tahun lalu. Bismilah kita akan menguatkan pembangunan dan percepatan kemajuan 5 tahun ke depan. Apalagi Jawa Timur adalah gerbang baru Nusantara,” ungkap Khofifah yang juga Ketua Umum Pengurus Pusat Muslimat (PP Muslimat) NU
Apa yang disampaikan gubernur perempuan pertama Jatim ini juga diaminkan oleh Emil Dardak selaku Wakil Gubernur Terpilih dalam Pilkada 2024. Dalam sambutan lanjutan, Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur ini menyatakan bahwa berdasarkan pengalaman bekerja Bersama baik Ketika menjabat maupun dalam proses pemilihan nilai dan prinsip utama dari Khofifah adalah kebersamaan, sinergi dan kolaborasi.
“Intinya saya bisa merasakan nilai dan prinsip dari Ibu Khofifah terutama pada masa pemilihan. Dalam kondisi sesulit apapun iklim persaudaraan dan kebersamaan harus tetap dijaga dengan baik. Jatim terlalu luas untuk dikerjakan oleh segelintir orang atau kelompok. Semua pihak harus Bersama-sama menjaga Jawa Timur agar pembangunan berjalan dengan baik,” ungkap Emil Dardak.
Dalam sambutan penutupnya sebelum diserahkan Kembali kepada Khofifah, Emil juga menyatakan rasa optimismenya bahwa Gubernur Khofifah akan dapat menjalankan semangat kebersamaan dan kolaborasi dengan lebih baik dalam upaya percepatan pembangunan Jawa Timur.
“Pilgub seneng bareng akan menjadi spirit untuk pembangunan Jatim ke depan. Sebagai wakil gubernur yang akan dilantik saya akan mendampingi Ibu Khofifah selaku gubernur dalam menjalankan program percepatan pembangunan Jawa Timur sebagaimana diharapkan masyarakat Jawa Timur. Ikhtiar kita akan sia-sia Ketika masyarakat tidak dapat menikmati hasil pembangunan yang berkeadilan,’ papar Emil.
Apa yang disampaikan oleh paslon gubernur dan wakil gubernur Jatim terpilih ini senada dengan harapan dari Wakil Ketua DPRD Jatim Sri Wahyuni. Dalam sambutannya mewakili Ketua DPRD Jatim, anggota legislatif dari Partai Demokrat ini menyatakan harapan DPRD Jawa Timur agar gubernur dan wakil gubernur terpilih dapat membangun sinergi dan kolaborasi dalam membangun Jatim.
Sebagai pengingat, sebagaimana diberitakan sebelumnya, rapat pleno terbuka ini merupakan tindak lanjut dari hasil pembacaan putusan sela (dismissal) dengan menolak gugatan permohonan . Perkara Nomor 265/PHPU.GUB-XXIII/2025 yang diajukan Pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur Nomor Urut 3 Tri Rismaharini dan Zahrul Azhar Asumta (Risma-Gus Hans).
“Dengan penetapan ini, seluruh tahapan Pilkada Jatim 2024 telah memasuki fase akhir. Sesuai jadwal, pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur terpilih Insya Allah akan dilaksanakan pada 20 Februari mendatang, “ungkap Ketua KPU Aang Kunaifi. (Yos)













