• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Dolar AS Melemah Jadi Penyebab Rupiah Menguat

Dolar AS Melemah Jadi Penyebab Rupiah Menguat

April 19, 2021
KETIKA STATUS WHATSAPP JADI AJANG CARI PENGAKUAN

KETIKA STATUS WHATSAPP JADI AJANG CARI PENGAKUAN

September 5, 2026
KDM Siapkan Olahraga Rakyat di Kalimalang, Lomba Dayung Piala Gubernur Bakal Digelar

KDM Siapkan Olahraga Rakyat di Kalimalang, Lomba Dayung Piala Gubernur Bakal Digelar

September 5, 2026
ADVERTISEMENT
KDM Pimpin Rakor Persiapan Porprov XV, Kota Bekasi Siap Jadi Tuan Rumah

KDM Pimpin Rakor Persiapan Porprov XV, Kota Bekasi Siap Jadi Tuan Rumah

September 5, 2026
MSG desak Indonesia Ijinkan Komisaris Tinggi PBB kunjungi Papua

MSG desak Indonesia Ijinkan Komisaris Tinggi PBB kunjungi Papua

September 5, 2026
Ibunda Wamenkes dr. Benny Octavianus Berpulang

Ibunda Wamenkes dr. Benny Octavianus Berpulang

September 5, 2026
Komisi IX DPR Sebut Perlindungan Ketenagakerjaan Atur Perluasan Jamsos

Komisi IX DPR Sebut Perlindungan Ketenagakerjaan Atur Perluasan Jamsos

September 5, 2026
‎IWO Batam Kecam Dugaan Pemukulan Sekretaris IWO, Desak Polisi Usut Salman dan Audit Keterlibatan Oknum BP

‎IWO Batam Kecam Dugaan Pemukulan Sekretaris IWO, Desak Polisi Usut Salman dan Audit Keterlibatan Oknum BP

September 5, 2026
Cegah Pasal Tidak Sinkron, Hanura Minta DPR Putuskan RUU Pemilu Lebih Awal

Cegah Pasal Tidak Sinkron, Hanura Minta DPR Putuskan RUU Pemilu Lebih Awal

September 5, 2026
Polisi Tetapkan 112 Tersangka Kasus Karhutla hingga September 2026

Polisi Tetapkan 112 Tersangka Kasus Karhutla hingga September 2026

September 5, 2026
Masyarakat Adat Papua Tolak PSN dalam Pelaksanaan PAPEDA Summit 2026

Masyarakat Adat Papua Tolak PSN dalam Pelaksanaan PAPEDA Summit 2026

September 5, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Sabtu, September 5, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Dolar AS Melemah Jadi Penyebab Rupiah Menguat

[Ekonomi]

April 19, 2021
in Ekonomi
0
0
SHARES
55
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Ilustrasi Rupiah

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Akhir sesi perdagangan Senin (19/03/2021), nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menguat 0.12 persen atau naik ke posisi Rp14.547 setelah sebelumnya di angka Rp14.565 per dolar AS.

Sementara itu, kurs referensi Bank Indonesia (BI) Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) menempatkan rupiah di posisi Rp14.568 per dolar AS, atau menguat dibandingkan posisi hari sebelumnya yakni Rp14.592 per dolar AS.

Sore ini, mayoritas mata uang di kawasan Asia terpantau menguat terhadap dolar AS. Dolar Singapura menguat 0,22 persen, dolar Taiwan menguat 0,61 persen, peso Filipina menguat 0,05 persen, yuan China menguat 0,18 persen, dan yen Jepang menguat 0,69 persen.

Sebaliknya, won Korea Selatan melemah 0,09 persen, rupee India melemah 0,67 persen, dan bath Thailand terpantau melemah 0,05 persen. Lalu, ringgit Malaysia bergerak stagnan.

Sementara itu, mata uang di negara maju bergerak menguat terhadap dolar AS. Poundsterling Inggris menguat 0,4 persen, dolar Australia menguat 0,58 persen, dolar Kanada menguat 0,26 persen, dan franc Swiss menguat 0,54 persen.

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan penguatan rupiah terjadi seiring dengan pelemahan dolar AS hari ini. Pelemahan mata uang AS bahkan mendekati level terendah dalam satu bulan terakhir.

Pelemahan ini juga seiring dengan turunnya tingkat imbal hasil (yield) obligasi AS. Hal ini terjadi setelah The Fed menyatakan lonjakan inflasi di AS kemungkinan hanya sementara.

Dari sisi internal, perkembangan covid-19 terus menjadi perhatian pelaku pasar. Kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro diklaim tak menghentikan kegiatan ekonomi.

“Namun dari sinilah titik balik proses pemulihan dimulai. Dengan meredanya kasus covid-10 karena kebijakan PPKM, perekonomian justru secara bertahap bisa kembali pulih,” kata Ibrahim dalam risetnya.

Ia menambahkan bahwa perbaikan indeks PMI selama tiga bulan terakhir menggambarkan proses pemulihan ekonomi sedang terjadi. indeks PMI menunjukkan sektor industri berada di zona ekspansi.

“Penjualan kendaraan bermotor pada Maret bahkan meningkat sangat besar dipicu kebijakan stimulus PPnBM,” tulis Ibrahim.

Meski begitu, Ibrahim memperkirakan rupiah bergerak berfluktuasi besok. Menurutnya, rupiah akan berada dalam rentang Rp14.525-Rp14.580 per dolar AS. (FA/SI).

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Dolar ASMelemahMenguatRupiah
ShareTweetSend

Related Posts

Tinggalkan Dolar AS, Perdagangan Indonesia – China Kini Pakai Rupiah dan Yuan

Tinggalkan Dolar AS, Perdagangan Indonesia – China Kini Pakai Rupiah dan Yuan

September 6, 2021
Perdagangan RI-China Tak Lagi Menggunakan Dolar Amerika Serikat

Perdagangan RI-China Tak Lagi Menggunakan Dolar Amerika Serikat

Juli 28, 2021
IHSG Melemah di Akhir Sesi Perdagangan

IHSG Melemah di Akhir Sesi Perdagangan

Juli 7, 2021

Awali Perdagangan Hari Ini, IHSG Berada di Zona Hijau

Juli 7, 2021

IHSG Berjaya di Zona Hijau Hingga Akhir Sesi Perdagangan Hari Ini

Juli 6, 2021
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?