
Jakarta, SatukanIndonesia.com – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan merilis sebuah pernyataan awal bulan ini yang mengumumkan bahwa dia akan mengubah nama Turki menjadi “Turkiye.”
Dilansir dari GreekReporter, Kata ‘Turkiye’ mewakili dan mengekspresikan budaya, peradaban, dan nilai-nilai bangsa Turki dengan cara terbaik.
Baca Juga: Pulihkan Hak Suara Iran di PBB, Korsel Kucurkan Dana 18 Juta Dolar AS
“Turkiye” adalah nama yang digunakan untuk negara dalam bahasa Turki, dan negara itu sekarang ingin membawa nama itu ke pengakuan internasional.
Menurut laporan Middle East Monitor, pemerintah akan mendaftarkan nama baru Turki itu ke Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) dalam beberapa pekan ke depan.
Baca Juga: Dua Kapal Induk dan Jet F-35 AS Gelar Latihan Tempur di Laut Filipina
Namun, penulisan nama ini menjadi sorotan karena huruf “Ü” dalam Turkiye tidak ada dalam abjad Latin nominal, dan ini dianggap bisa menjadi masalah.
Baca Juga: Serangan Pesawat Tak Berawak Amerika Serikat Bombardir Yaman, Komandan Al-Qaeda Tewas

Meski nama itu belum diresmikan, dua media internasional Turki, Anadolu dan TRT World, kini sudah mulai menggunakan Turkiye dalam laporan mereka. (nal/si)













