• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Gelombang Panas Ekstrem di Kanada Akibatkan Kebakaran Hutan, Tewaskan 700 Orang

Gelombang Panas Ekstrem di Kanada Akibatkan Kebakaran Hutan, Tewaskan 700 Orang

Juli 5, 2021
KPAI Soroti Kasus Kekerasan di Daycare Berulang, Desak Penegakan Hukum dan Evaluasi Menyeluruh

KPAI Soroti Kasus Kekerasan di Daycare Berulang, Desak Penegakan Hukum dan Evaluasi Menyeluruh

April 28, 2026
Kemkomdigi Dorong Kolaborasi Global, Perkuat Kedaulatan Industri Digital Nasional

Kemkomdigi Dorong Kolaborasi Global, Perkuat Kedaulatan Industri Digital Nasional

April 28, 2026
ADVERTISEMENT
Selamatkan 4 ABK WNI yang Disandera Perompak Somalia, Kemlu Lakukan Koordinasi Intensif 

Selamatkan 4 ABK WNI yang Disandera Perompak Somalia, Kemlu Lakukan Koordinasi Intensif 

April 28, 2026
Hari Otonomi Daerah Ke-30, Komisi II DPR Tekankan Perkuat Kemandirian dan Sinergi Pusat-Daerah

Hari Otonomi Daerah Ke-30, Komisi II DPR Tekankan Perkuat Kemandirian dan Sinergi Pusat-Daerah

April 27, 2026
Wakil Ketua Komisi I DPR Minta PBB Evaluasi Perlindungan Pasukan UNIFIL usai Prajurit TNI Gugur

Wakil Ketua Komisi I DPR Minta PBB Evaluasi Perlindungan Pasukan UNIFIL usai Prajurit TNI Gugur

April 27, 2026
Anggota DPR Dukung Kebijakan Pemerintah Terkait Penyesuaian Harga BBM

Anggota DPR Dukung Kebijakan Pemerintah Terkait Penyesuaian Harga BBM

April 27, 2026
Bupati Taput Pimpin Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke XXX

Bupati Taput Pimpin Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke XXX

April 27, 2026
Enam Kasus Pelanggaran HAM di Tanah Papua jadi Atensi

Enam Kasus Pelanggaran HAM di Tanah Papua jadi Atensi

April 27, 2026
Ketua MA Sunarto Dorong Pidana Non-Penjara, Selaras Paradigma Hukum Modern

Ketua MA Sunarto Dorong Pidana Non-Penjara, Selaras Paradigma Hukum Modern

April 27, 2026
KPK-MA Sinergi Tingkatkan Kompetensi Aparatur Cegah Korupsi Peradilan

KPK-MA Sinergi Tingkatkan Kompetensi Aparatur Cegah Korupsi Peradilan

April 27, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Selasa, April 28, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Internasional

Gelombang Panas Ekstrem di Kanada Akibatkan Kebakaran Hutan, Tewaskan 700 Orang

[Internasional]

Juli 5, 2021
in Internasional
0
0
SHARES
68
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Kebakaran hutan yang terjadi di Kanada akibat cuaca panas ekstrem yang melanda.

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Lebih dari 130 kebakaran hutan terjadi di Kanada bagian barat akibat sambaran petir, hal ini menyusul gelombang panas ekstrem yang terjadi di wilayah Kanada.

Pemerintah federal Kanada mengatakan akan mengirim pesawat militer untuk membantu layanan darurat di Provinsi British Columbia, Kanada, yang berjuang untuk mengendalikan kebakaran.

Awal pekan ini, orang-orang harus mengungsi dari desa Lytton di provinsi tersebut.

Pada Selasa lalu, suhu tertinggi di Kanada terjadi di Lytton, mencapai 49,6 Celcius, yang kemudian diikuti oleh munculnya api.

Sebelum Minggu (27/6/2021), suhu di Lytton maupun wilayah lain di Kanada tidak pernah melampaui 45 derajat Celcius.

Kebakaran di desa yang merupakan rumah bagi sekitar 250 orang itu memaksa banyak penduduk mengungsi pada Rabu malam.

“Dalam waktu sekitar 15 menit, seluruh kota dilalap api,” kata Walikota Polderman kepada BBC.

Pada hari Jumat, Layanan Kebakaran British Columbia mengatakan bahwa terjadi 136 kebakaran aktif di seluruh provinsi, dan sekitar 12.000 sambaran petir telah dicatat pada hari sebelumnya.

“Banyak dari sambaran petir itu mengenai masyarakat di sekitar,” kata direktur operasi provinsi Cliff Chapman.

Ratusan warga lainnya telah diperingatkan bahwa mereka mungkin harus meninggalkan rumah mereka.

Menteri Pertahanan Kanada Harjit Sajjan mengatakan pemerintah akan memberikan bantuan termasuk helikopter militer dan personel untuk membantu mengatasi kebakaran dan menjangkau orang-orang yang terancam oleh api.

Kobaran api telah memaksa penutupan sejumlah jalan raya di kedua arah.

Menteri Keamanan Publik Bill Blair mengatakan cuaca dan kebakaran hutan memiliki dampak yang “menghancurkan” dan “belum pernah terjadi sebelumnya” di British Columbia.

“Kebakaran hutan ini menunjukkan bahwa kita berada di tahap awal musim panas yang panjang dan menantang,” katanya.

Tercatat 719 kematian mendadak dalam seminggu

Kantor pemeriksa medis provinsi itu mengatakan panas yang ekstrem kemungkinan berkontribusi pada 719 kematian mendadak selama seminggu terakhir – angka yang dikatakan “tiga kali lebih banyak” daripada rata-rata sepanjang tahun.

“Banyak kematian yang dialami selama seminggu terakhir di antara orang tua yang tinggal sendirian di tempat tinggal pribadi dengan ventilasi minimal,” kata Kepala Koroner Lisa Lapointe dalam sebuah pernyataan.

Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau sebelumnya menyatakan turut berduka kepada keluarga para korban, yang kebanyakan merupakan kalangan lanjut usia (lansia).

Suhu telah mereda di daerah pesisir Kanada, tetapi tidak untuk daerah pedalaman. Dinas Pemadam Kebakaran British Columbia mengatakan pihaknya bersiap akan kemungkinan lebih banyak kebakaran hutan sepanjang akhir pekan.

Suhu tinggi yang tidak normal telah dicatat di sebagian besar Amerika Utara dalam beberapa hari terakhir.

Rekor suhu panas di Kanada dipecahkan selama tiga hari beruntun. Di sebuah daerah, gelombang panas tercatat hampir menembus 50 derajat Celcius.

Yang terkini adalah pada Selasa (29/6/2021), ketika temperatur mencapai 49,6 derajat Celcius di Lytton, Provinsi British Columbia.

Para pakar mengatakan perubahan iklim diperkirakan meningkatkan jumlah kejadian cuaca ekstrem, semisal gelombang panas.

Akan tetapi menghubungkan satu kejadian dengan pemanasan global cukup pelik.

Gubernur Provinsi British Columbia, John Horgan, menilai pekan terpanas di kawasan itu telah menimbulkan “konsekuensi malapetaka bagi banyak keluarga dan komunitas”.

Jumlah korban akibat cuaca panas di bisa meningkat lantaran sejumlah daerah belum menghimpun data.

Di Vancouver saja, gelombang panas diyakini menjadi faktor penentu kematian 65 orang sejak Jumat (25/6/2021).

“Saya sudah menjadi polisi selama 15 tahun dan saya belum pernah mengalami jumlah kematian mendadak dalam kurun waktu yang singkat,” kata Sersan Polisi Steve Addison.

Menurutnya, beberapa orang tiba di rumah saudara dan “menemukan [saudara] mereka sudah meninggal”.

Penduduk desa Lytton, sekitar 250 kilometer sebelah timur Vancouver, mengalami suhu 49,6 derajat Celcius.

Meghan Fandrich, salah satu warga, mengaku “hampir mustahil” pergi ke luar rumah.

“[Panasnya] tidak bisa ditolerir. Kami berupaya berada di dalam ruangan selama mungkin. Kami terbiasa dengan panas dan panas yang kering, namun 30 [derajat celcius] jauh berbeda dari 47,” tuturnya kepada harian Globe & Mail.

Banyak keluarga di Provinsi British Columbia tidak punya AC karena musim kemarau di sana tidak terlalu panas.

Seorang warga Vancouver mengungkap kepada kantor berita AFP bahwa hotel-hotel tampak sudah penuh karena masyarakat berbondong-bondong ke sana demi AC.

“Saya tidak pernah melihat keadaan seperti ini. Saya harap jangan ada lagi yang begini.” (FA/SI).

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Gelombang Panas EsktremKanadaKebakaran Hutan
ShareTweetSend

Related Posts

Presiden Prabowo Tiba di Indonesia Usai Bertemu Empat Negara Strategis

Presiden Prabowo Tiba di Indonesia Usai Bertemu Empat Negara Strategis

September 28, 2025
Luhut: Pemerintah Intensifkan Langkah Antisipasi Penularan Omicron dari Luar Negeri

Ancaman El Nino Agustus Mendatang, Luhut Binsar Pandjaitan Minta Kementerian/Lembaga Lakukan Ini

April 27, 2023
Hutan dan Lahan Seluas 95 Hektar di Gunung Ciremai Dilumat ’Si Jago Merah’, Api Kembali Menyala

Hutan dan Lahan Seluas 95 Hektar di Gunung Ciremai Dilumat ’Si Jago Merah’, Api Kembali Menyala

September 29, 2022

Api Bakar Hutan dan Lahan Beberapa Gampong Aceh Selatan, Ini Penyebabnya

Juli 25, 2022

Indonesia Siap Ekspor Lidi hingga Arang ke Kanada

Oktober 12, 2021
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?