• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Harga Minyak Meroket, AS Berharap Stimulus

Harga Minyak Meroket, AS Berharap Stimulus

Februari 13, 2021
Mendagri Tito Minta Pemda dan Dekranasda Aktif Gali Potensi Kerajinan Lokal

Mendagri Tito Minta Pemda dan Dekranasda Aktif Gali Potensi Kerajinan Lokal

Juli 12, 2026
Pemeriksaan HIV Bayi di Papua Barat Terhambat, Komite III DPD RI Desak Kemenkes Bertindak

Pemeriksaan HIV Bayi di Papua Barat Terhambat, Komite III DPD RI Desak Kemenkes Bertindak

Juli 12, 2026
ADVERTISEMENT
Menkop Temui Keluarga Bung Hatta, Komitmen Lanjutkan Perjuangan Kembangkan Koperasi Nasional

Menkop Temui Keluarga Bung Hatta, Komitmen Lanjutkan Perjuangan Kembangkan Koperasi Nasional

Juli 12, 2026
Kawasan Pasifik berada di Tengah Ketegangan Geopolitik

Kawasan Pasifik berada di Tengah Ketegangan Geopolitik

Juli 12, 2026
Bantah Isu Gesekan, Menko Polkam: Polri dan Kejagung Kompak Kejar Koruptor

Bantah Isu Gesekan, Menko Polkam: Polri dan Kejagung Kompak Kejar Koruptor

Juli 12, 2026
Indonesia Tegaskan Komitmen Perkuat Hubungan Bilateral dengan Iran

Indonesia Tegaskan Komitmen Perkuat Hubungan Bilateral dengan Iran

Juli 12, 2026
Wamenkomdigi Tegaskan Keberhasilan Satu Data Indonesia Dimulai dari Penguatan Data Desa

Wamenkomdigi Tegaskan Keberhasilan Satu Data Indonesia Dimulai dari Penguatan Data Desa

Juli 12, 2026
Kelompok KKN 47 Universitas Bengkulu Bersama Binmas Polres Seluma Gelar Sosialisasi Pencegahan Kejahatan Siber, UU ITE, Judi Online, dan Pinjaman Online

Kelompok KKN 47 Universitas Bengkulu Bersama Binmas Polres Seluma Gelar Sosialisasi Pencegahan Kejahatan Siber, UU ITE, Judi Online, dan Pinjaman Online

Juli 12, 2026
Polri Resmi Tetapkan Febrie Adriansyah Tersangka Korupsi dan TPPU

Polri Resmi Tetapkan Febrie Adriansyah Tersangka Korupsi dan TPPU

Juli 11, 2026
Anggota Komisi III DPR Minta Kasus Dugaan Pembakaran Santri di Ponpes Lombok Diusut Tuntas

Anggota Komisi III DPR Minta Kasus Dugaan Pembakaran Santri di Ponpes Lombok Diusut Tuntas

Juli 11, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Minggu, Juli 12, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Internasional

Harga Minyak Meroket, AS Berharap Stimulus

[Internasional]

Februari 13, 2021
in Internasional
0
0
SHARES
43
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Ilustrasi pengeboran minyak

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Ditengah harapan stimulus Amerika Serikat (AS) yang akan meningkatkan ekonomi, harga minyak meroket lebih dari dua persen diakhir sesi perdagangan, Sabtu (13/02/2021) Pagi WIB. Ini menjadi harga tertinggi minyak dalam setahun terakhir.

Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman April terangkat 1,29 dolar AS atau 2,1 persen, menjadi ditutup di 62,43 dolar AS per barel, setelah mencapai puncak sesi di 62,83 dolar AS, level tertinggi sejak 22 Januari 2020.

Minyak mentah berjangka AS West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Maret bertambah 1,23 dolar AS atau 2,1 persen menjadi menetap di 59,47 dolar per barel, setelah menyentuh tertinggi sesi di 59,82 dolar AS, tingkat tertinggi sejak 9 Januari 2020.

Minyak mentah AS mencatatkan kenaikan mingguan sekitar 4,7 persen, sementara minyak Brent naik 5,3 persen pada minggu ini.

Presiden AS Joe Biden akan bertemu dengan kelompok bipartisan para walikota dan gubernur saat ia terus mendorong persetujuan rencana bantuan virus corona senilai 1,9 triliun dolar AS untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan membantu jutaan pekerja yang menganggur.

Ketiga indeks utama saham AS berada di jalur untuk kenaikan mingguan kedua berturut-turut. Penurunan tajam dalam kasus baru COVID-19 dan rawat inap meningkatkan harapan kehidupan pada akhirnya akan kembali normal.

“Harapan stimulus AS dan kemajuan vaksin yang sedang berlangsung kemungkinan akan mempertahankan selera terhadap aset-aset berisiko dalam menawarkan dukungan ke pasar minyak,” kata Jim Ritterbusch, presiden Ritterbusch and Associates di Galena, Illinois.

Harga minyak telah meningkat selama beberapa pekan terakhir, terutama karena pengurangan produksi dari Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan produsen sekutu dalam kelompok OPEC+.

“Harga minyak menahan kenaikan baru-baru ini minggu ini, didukung oleh tanda-tanda lebih lanjut bahwa stok minyak mentah, terutama di AS, sedang jatuh,” kata analis Capital Economics dalam sebuah catatan.

“Kami mengantisipasi bahwa persediaan akan turun lebih lanjut tahun ini karena permintaan bahan bakar transportasi meningkat seiring dengan pelonggaran pembatasan terkait virus pada perjalanan.”

Namun, OPEC minggu ini menurunkan ekspektasi untuk permintaan minyak global pulih pada2021, memangkas perkiraannya sebesar 110.000 barel per hari (bph) menjadi 5,79 juta barel per hari.

Badan Energi Internasional (IEA) mengatakan pasokan minyak masih melebihi permintaan global, meskipun vaksin COVID-19 diharapkan dapat mendukung pemulihan permintaan.

“Laporan (IEA) melukiskan gambaran yang lebih pesimis daripada yang diperkirakan pelaku pasar ketika harga tinggi saat ini,” kata Commerzbank.

Data permintaan dari importir minyak terbesar dunia juga memberikan gambaran yang suram.

Jumlah orang yang melakukan perjalanan di China menjelang liburan Tahun Baru Imlek anjlok hingga 70 persen dari dua tahun lalu karena pembatasan virus corona mengekang migrasi domestik tahunan terbesar di dunia, data resmi menunjukkan.

Rebalancing di pasar juga bisa menghadapi hambatan jika produksi AS naik, kata analis dan pedagang.

Pengebor AS minggu ini menambahkan rig minyak dan gas alam selama 12 minggu berturut-turut, penambahan terpanjang sejak Juni 2017, menurut data Baker Hughes. (FA/SI).

Komentar Facebook

Tags: Harga Minyak DuniaMinyakStimulus
ShareTweetSend

Related Posts

Lockdown India Akibatkan Anjloknya Harga Minyak

Lockdown India Akibatkan Anjloknya Harga Minyak

Mei 3, 2021
Harga Minyak Dunia Melonjak, Ini Penyebabnya

Harga Minyak Dunia Melonjak, Ini Penyebabnya

April 15, 2021
Harga Minyak Tergelincir empat hari berturut-turut

Harga minyak kembali melemah karena kekhawatiran lonjakan kasus virus corona global

Januari 14, 2021

Harga Emas Menguat, Naik 6,20 Dolar Ditopang Harapan Stimulus AS

Desember 12, 2020

Bank Sentral Eropa Cetak Euro 500 M, Stimulus Baru Covid-19

Desember 11, 2020
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?