• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
818.585 Tenaga Kesehatan Sudah Menerima Vaksin Covid – 19

Harga Vaksin Merah Putih Kemungkinan Dibanderol Rp 72 Ribu

Maret 3, 2021
Komisi VIII DPR Dorong Layanan Haji 2026 Harus Optimal Sejak Kloter Pertama

Komisi VIII DPR Dorong Layanan Haji 2026 Harus Optimal Sejak Kloter Pertama

April 21, 2026
April 2026, Total Pengungsi Internal di Tanah Papua Berjumlah 107.000

April 2026, Total Pengungsi Internal di Tanah Papua Berjumlah 107.000

April 21, 2026
ADVERTISEMENT
Bupati Tapanuli Utara Hadiri Rakornas Kementan, Usulkan Penguatan Irigasi ‎

Bupati Tapanuli Utara Hadiri Rakornas Kementan, Usulkan Penguatan Irigasi ‎

April 21, 2026
Menteri PPPA Sebut Tantangan Besar Kesetaraan Gender di Hari Kartini 2026

Menteri PPPA Sebut Tantangan Besar Kesetaraan Gender di Hari Kartini 2026

April 21, 2026
Menko Yusril: Pemulihan Aset Jadi Fokus Penanganan Kejahatan Siber

Menko Yusril: Pemulihan Aset Jadi Fokus Penanganan Kejahatan Siber

April 21, 2026
Wali Kota Batam Tegaskan Stabilitas Sosial jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi

Wali Kota Batam Tegaskan Stabilitas Sosial jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi

April 21, 2026
Ketua DPR Berharap Kritik Harus Mengedepankan Sikap Saling Menghargai

Ketua DPR Berharap Kritik Harus Mengedepankan Sikap Saling Menghargai

April 21, 2026
Uang Gereja Paroki Aek Nabara Dikembalikan Full, Suster Natalia Ucapkan Terima Kasih ke Presiden dan DPR

Uang Gereja Paroki Aek Nabara Dikembalikan Full, Suster Natalia Ucapkan Terima Kasih ke Presiden dan DPR

April 21, 2026
Tri Adhianto Komitmen Penataan Kabel Semrawut, Wujudkan Kota Yang Aman Dan Nyaman

Tri Adhianto Komitmen Penataan Kabel Semrawut, Wujudkan Kota Yang Aman Dan Nyaman

April 21, 2026
Harga BBM Subsidi Tetap, Pemerintah Dinilai Komitmen Lindungi Rakyat dan Perkuat Solidaritas Sosial

Harga BBM Subsidi Tetap, Pemerintah Dinilai Komitmen Lindungi Rakyat dan Perkuat Solidaritas Sosial

April 21, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Rabu, April 22, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Nasional

Harga Vaksin Merah Putih Kemungkinan Dibanderol Rp 72 Ribu

[Nasional]

Maret 3, 2021
in Nasional
0
0
SHARES
30
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/BRIN) Bambang PS Brodjonegoro, dalam Webinar ‘Tantangan dan Kebijakan Pengembangan Vaksin Merah Putih untuk Percepatan Penanganan Pandemi Covid-19’, Jumat (22/1/2021).

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Menteri Riset dan Teknologi (Kemenristek/BRIN), Bambang Brodjonegoro mengatakan kemungkinan besar harga vaksin merah putih akan lebih murah daripada vaksin yang diimpor untuk penanganan pandemi Covid-19.

“Kalau range harga tentunya saat ini belum bisa diprediksi, tapi yang pasti tadi sudah mendapatkan anggaran baik di riset maupun di uji klinis, mudah-mudahan ini bisa 5 dolar atau lebih kurang dari 5 dolar,” ujar Bambang saat acara virtual Peringatan Satu Tahun Pandemi Covid-19 di Indonesia, Selasa(2/3/2021).

Jika harga vaksin 5 dolar, bila dirupiahkan sekitar Rp 72.000. Namun hal ini belum bisa dipastikan, lantaran prakiraan harga sesuai keputusan PT Bio Farma (yang memproduksi vaksin).

Selain itu Bambang juga menjelaskan bahwa vaksin Merah Putih tentu akan lebih murah lantaran prosesnya sudah didanai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan uji klinisnya akan didanai oleh pemerintah.

Rencananya bibit vaksin akan diserahkan ke Bio Farma pada akhir bulan Maret, setelah melewati tahapan di lab yang hampir 100%. Sebelum diproduksi massal, tentu akan melewati tahapan uji klinik 1,2, dan 3 untuk mendapatkan izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Setelah mendapat izin dari BPOM, vaksin merah putih akan diproduksi massal dan dilakukan proses vaksinasi.

Menristek mengungkapkan alasan vaksin produksi Indonesia lebih lama dibanding vaksin asal China.

“Kita lihat backgroundnya, kunci dari suatu negara bisa menguasai vaksin apalagi menghasilkan vaksin dengan cepat itu adalah karena R&D (Research and Development) sudah kuat,” ujar Bambang.

Research and Development (Penelitian dan pengembangan/litbang) adalah kegiatan penelitian, dan pengembangan, dan memiliki kepentingan komersial dalam kaitannya dengan riset ilmiah murni, dan pengembangan aplikatif di bidang teknologi.

Bambang menuturkan di pandemi ini pengembangan vaksin harus dilakukan secara mandiri dari hulu sampai hilir.

“Hilirnya mungkin kita merasa sudah punya Bio Farma tapi hulunya kita masih belajar banyak mengenai R&D vaksin khususnya memahami berbagai macam platform yang ada dalam pengembangan vaksin dan yang kedua pralihan dari hulu ke hilir (dari lab ke manufacturing),” ujar Bambang.

Proses tersebut harus dipelajari terlebih dahulu, tidak bisa semata-mata ketika mendapat bibit vaksin langsung dikirim ke pabrik lalu diproduksi.”Ada learning proses yang harus dilalui, tetapi lebih baik kita bersusah-susah sekarang agar kedepannya bisa lebih mandiri,” ujar Bambang.

Ilustrasi Vaksin Covid-19

Vaksin Datang

Pemerintah kembali mendapatkan suplai bahan baku vaksin dari Sinovac yang akan digunakan untuk vaksinasi di Indonesia. Pada pengiriman tahap lima, 10 juta bahan baku atau bulk vaksin tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, sekitar pukul 12.00 WIB kemarin.

“Hari ini kita kedatangan 10 juta bulk vaksin, bulk vaksin ini adalah materi dasar vaksin yang nanti akan dibuat oleh Bio Farma menjadi sekitar 8 juta vaksin,” kata Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono saat menyambut kedatangan vaksin di bandara Soekarno-Hatta.

Dengan datangnya 10 juta bahan baku vaksin tersebut maka total vaksin yang ada di Indonesia saat ini berjumlah 38 juta. Selain vaksin yang berasal dari Sinovac, pemerintah kata Dante masih menunggu beberapa vaksin lagi yang berasal dari sejumlah produsen. Antara lain dari Pfizer, AstraZeneca, dan Novavax.

“Semua vaksin tersebut akan memenuhi kebutuhan vaksinasi seluruh masyarakat Indonesia sebanyak 186 juta penduduk Indonesia,” katanya.

Dante mengatakan pihaknya dibantu oleh Ditjen Bea Cukai Kementerian Keuangan dalam akselerasi pengadaan vaksin Covid-19. Sehingga proses kedatangan vaksin lebih mudah agar bisa segera diberikan kepada masyarakat Indonesia.

“Semuanya ini akan dilakukan secara terintegrasi dan vaksin yang baru tiba ini akan diberikan untuk program vaksinasi tahap II yakni pelayan publik dan Lansia sebesar 21,6 juta,” ujar Dante.

ADVERTISEMENT

Dante Saksono Harbuwono mengatakan, 10 juta bahan baku yang tiba akan diproses oleh PT Bio Farma menjadi 8 juta vaksin. “Hari ini kita kedatangan 10 juta bulk vaksin, bulk vaksin ini adalah materi dasar vaksin yang nanti akan dibuat oleh Bio farma menjadi sekitar 8 juta vaksin,” ujar Dante.

Ia mengatakan, bahan baku yang tiba kemarin akan dialokasikan untuk vaksinasi tahap kedua yakni kelompok lansia dan petugas pelayanan umum.

“Semuanya ini akan dilakukan secara terintegrasi dan vaksin yang baru tiba ini akan didiberikan untuk program vaksinasi tahap kedua yaitu petugas pelayanan umum dan lansia,” tutur dia.

 

Komentar Facebook

Tags: Kemenristek/BRINVaksin Covid-19Vaksin Merah Putih
ShareTweetSend

Related Posts

Nakes Seskoal Lanjutkan Vaksin Covid-19 di Mall Gandaria City Kebayoran lama Jakarta Selatan

Nakes Seskoal Lanjutkan Vaksin Covid-19 di Mall Gandaria City Kebayoran lama Jakarta Selatan

Maret 22, 2022
UPDATE LAPORAN DATA COVID 19 PER 22 JANUARI 2022

UPDATE LAPORAN DATA COVID 19 PER 22 JANUARI 2022

Januari 24, 2022
Anggota DPR: Saatnya Luhut Buang Ide Bangun Pabrik Vaksin dari China

Anggota DPR: Saatnya Luhut Buang Ide Bangun Pabrik Vaksin dari China

September 17, 2021

Jokowi: Penonton yang Belum Vaksin Tak Boleh Saksikan PON XX Papua

September 6, 2021

Indonesia Kembali Kedatangan Vaksin Pfizer Sebanyak 1,560 Juta Dosis

Agustus 19, 2021
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?