
MANOKWARI, satukanindonesia.com – Musyawarah Daerah (Musda) V Ikatan Pemuda Toraja (IPT) di kabupaten Manokwari, provinsi Papua Barat resmi menetapkan Harun Barangan, S.H., Gr sebagai Ketua Umum periode 2026-2029.
Pemilihan yang dilaksanakan pada tanggal 25 Agustus 2026 lalu tersebut berlangsung dinamis, dan penuh rasa kekeluargaan ini menjadi momentum penting dalam peremajaan kepemimpinan organisasi pemuda Toraja di Kabupaten Manokwari.
Usai terpilih, Harun Barangan menegaskan, bahwa amanah yang diemban sebagai ketua umum bukanlah tugas yang ringan. Meski demikian, ia berkomitmen penuh untuk memimpin dan menjalankan roda organisasi secara bertanggungjawab, transparan, dan akuntabel.
Harun memohon doa serta dukungan penuh dari seluruh elemen pemuda Toraja di Manokwari. Sinergi dan kebersamaan internal menjadi kunci utama agar program kerja kepengurusan baru dapat berjalan dengan sukses.
IPTM di bawah kepemimpinannya diproyeksikan menjadi wadah yang terbuka untuk menjalin kerja sama strategis dengan organisasi kepemudaan (OKP) lain, serta berbagai pemangku kepentingan di Manokwari secara lebih luas.
Kepengurusan periode 2026–2029 berkomitmen membawa IPTM menjadi organisasi yang transparan, adaptif, serta memberikan dampak positif yang nyata bagi kemajuan Tanah Papua, khususnya dalam pembangunan Kabupaten Manokwari.
”Kepercayaan ini adalah tanggung jawab besar. Saya berharap seluruh pemuda Toraja dapat berjalan berdampingan, menjaga keterbukaan dalam kepengurusan, serta menjadikan IPTM sebagai mitra kritis dan strategis yang bermanfaat bagi masyarakat Manokwari,” ujar Harun Barangan, S.H., Gr.
Kepengurusan IPTM periode 2026–2029 dijadwalkan segera menyusun struktur kepengurusan lengkap dan merumuskan program kerja prioritas yang berfokus pada penguatan kapasitas pemuda, kegiatan sosial, dan pengembangan kemitraan daerah.
Ikatan Pemuda Toraja Manokwari (IPTM) adalah wadah berhimpun bagi generasi muda Toraja yang berdomisili di Kabupaten Manokwari, Papua Barat.
“IPTM aktif bergerak dalam bidang sosial, kemasyarakatan, dan kepemudaan guna mendukung pembangunan daerah serta merawat toleransi antar-umat dan suku di Tanah Papua yang tentu harus tetap dirawat,”tandas Harun Barangan. [***/GRW]











