• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Ikon Partai Demokrat Absen, Siapa Penggantinya?

Ikon Partai Demokrat Absen, Siapa Penggantinya?

Februari 28, 2019
AMSI buka IDMC 2026, bahas masa depan media di era AI dan kreator konten

AMSI buka IDMC 2026, bahas masa depan media di era AI dan kreator konten

Oktober 28, 2026
Dr. Filep Wamafma Pimpin APTISI Papua Barat

Dr. Filep Wamafma Pimpin APTISI Papua Barat

Oktober 28, 2026
ADVERTISEMENT
Anggota DPR Minta Pelaku Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun Dihukum Berat, Tersangka Terancam Pidana Mati

Anggota DPR Minta Pelaku Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun Dihukum Berat, Tersangka Terancam Pidana Mati

Oktober 28, 2026
Peringati Hari Sumpah Pemuda, Kemendagri Tekankan Generasi Muda Harus Patriotik dan Gigih

Peringati Hari Sumpah Pemuda, Kemendagri Tekankan Generasi Muda Harus Patriotik dan Gigih

Oktober 28, 2026
Pokja Wartawan Kota Bekasi Gelar Dialog Interaktif, Ketum PB Porprov Jabar XV Apresiasi

Pokja Wartawan Kota Bekasi Gelar Dialog Interaktif, Ketum PB Porprov Jabar XV Apresiasi

Oktober 28, 2026
Iterupsi di Paripurna, Alit Jamaludin Soroti Penataan Pasar Baru Bekasi & Kepastian Hukum Tarif melalui Pihak Ketiga

Iterupsi di Paripurna, Alit Jamaludin Soroti Penataan Pasar Baru Bekasi & Kepastian Hukum Tarif melalui Pihak Ketiga

Oktober 28, 2026
Sumpah Pemuda di Era AI, Rizki Natakusuma Dorong Generasi Muda Lebih Adaptif

Sumpah Pemuda di Era AI, Rizki Natakusuma Dorong Generasi Muda Lebih Adaptif

Oktober 28, 2026
Dari Sekolah Hingga Rumah Ibadah, Satgas Port Visit 2026 Tebarkan Kepedulian di Papua Nugini

Dari Sekolah Hingga Rumah Ibadah, Satgas Port Visit 2026 Tebarkan Kepedulian di Papua Nugini

Oktober 28, 2026
Tri Adhianto Ajak Pramuka Bekasi Berani Speak Up dan Raih Mimpi

Tri Adhianto Ajak Pramuka Bekasi Berani Speak Up dan Raih Mimpi

Oktober 28, 2026
Tok, Paripurna DPRD Kota Bekasi Setujui Perubahan Program Dan Persetujuan Raperda Menjadi Perda serta RAPBD Tahun 2027 Sebesar Rp6,513 Triliun

Tok, Paripurna DPRD Kota Bekasi Setujui Perubahan Program Dan Persetujuan Raperda Menjadi Perda serta RAPBD Tahun 2027 Sebesar Rp6,513 Triliun

Oktober 28, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Rabu, Oktober 28, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Politik

Ikon Partai Demokrat Absen, Siapa Penggantinya?

[Politik]

Februari 28, 2019
in Politik
0
0
SHARES
121
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Absennya Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) secara fisik tidak akan berpengaruh terhadap elektabilitas Partai Demokrat dalam Pemilu 2019. Hal in disampaikan Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Panjaitan dalam konfrensi pers yang digelar di Kantor DPP Partai Demokrat, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (28/02/19).

Absennya SBY sebagai ikon partai di lapangan bakal digantikan putra sulungnya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Hal itu demi menghadirkan sosok pemimpin yang tetap lekat di tengah masyarakat, sekaligus menjaga elektabilitas partai tetap pada posisinya.

SBY dalam Pemilu 2019 memilih fokus menemani istrinya Ani Yudhoyono yang sedang menjalani perawatan di National University Hospital, Singapura. SBY akan absen hingga hari pemungutan suara pada 17 April 2019.

“Iya, karena secara fisik (SBY) nggak hadir,” ungkap Hinca, Kamis (28/02/19).

AHY selaku Komandan Kogasma Partai Demokrat juga telah didapuk sebagai Panglima pemenangan Pemilu 2019. Penunjukkan AHY ditetapkan SBY lewat surat yang ia tulis dari Singapura.

Surat itu dibacakan Hinca dalam konferensi pers yang berlangsung di DPP Partai Demokrat, Kamis (28/02/19).

Ada sembilan poin dalam surat keputusan tersebut, isi surat SBY untuk para kader Demokrat yang berisi soal mandat kepada AHY dalam pemenangan Pemilu:

Surat ini adalah tentang surat keputusan dewan pimpinan pusat Partai Demokrat tentang peningkatan intensitas dan efektivitas kampanye pemenangan Pemilihan Umum tahun 2019 yang sekarang sedang berjalan.

  1. Kampanye nasional dilaksanakan secara terpadu dan menyeluruh melibatkan seluruh komponen partai yang meliputi Komando Tugas Bersama (Kogasma) yang sudah kami bentuk sejak 2017 lalu, Komisi Pemenangan Pemilu, jajaran organisasi partai dari pusat hingga daerah dan para caleg. Jadi semuanya satu kesatuan, menyeluruh.
  2. Secara nasional komandan Kogasma, saudara AHY bertanggung jawab dan bertugas melaksanakan kampanye pemenangan Pemilu 2019.
  3. Dalam pelaksanaan tugasnya, Komandan Kogasma dibantu oleh koordinator kampanye wilayah timur, saudara Soekarwo, anggota majelis tinggi Partai Demokrat dan koordinator kampanye wilayah barat, saudara Nachrawi Ramli, anggota majelis tinggi Partai Demokrat.
  4. Di samping membantu komandan Kogasma, para koordinator wilayah kampanye mengkoordinasikan kampanye yang dilakukan oleh jajaran dewan pimpinan daerah partai di wilayah tugasnya.
  5. Wilayah timur kampanye Partai Demokrat meliputi provinsi Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Kalimantan Utara, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Gorontalo, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat, dan Papua. Sedangkan wilayah barat yang menjadi wilayahnya Pak Nachrawi Ramli meliputi provinsi Jawa Barat, DKI Jakarta, Banten, Lampung, Kep. Bangka Belitung, Sumatera Selatan, Bengkulu, Jambi, Kepulauan Riau, Riau, Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.
  6. Selama kampanye tugas-tugas harian DPP Partai Demokrat dilaksanakan oleh Sekjen Partai Demokrat.
  7. Ketua fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas, mengatur keseimbangan pelaksanaan tugas kedewanan, dengan tugas kampanye para anggota DPR RI dari Partai Demokrat, karena 61 anggota DPR RI partai saat ini adalah incumbent yang hampir semuanya adalah Caleg.
  8. Setelah kampanye pemilu dilaksanakan seluruh jajaran partai tetap melakukan pengawalan dan pengamanan suara yang diperoleh, baik suara partai maupun suara caleg agar Partai Demokrat tak dirugikan pihak manapun.
  9. Susunan kepengurusan resmi DPP Demokrat tidak ada perubahan, dan semua tetap memiliki tugas dan tanggung jawab yang telah ditetapkan. Ini perlu saya ulangi, susunan tidak ada perubahan.

Tidak Ada Perubahan Dalam Kepengurusan DPP Partai Demokrat

Dalam 9 poin yang disampaikan SBY dalam Surat Mandat tersebut, Salah satunya menegaskan bahwa, secara nasional Komandan Kogasma Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bertanggung jawab dan bertugas melaksanakan kampanye pemenangan Pemilu 2019.

Namun, penunjukan AHY sebagai pelaksana tugas kampanye Pemilu 2019 sama sekali tidak mengubah susunan kepengurusan resmi DPP Partai Demokrat.

“Tidak ada perubahan dan semua tetap memiliki tanggung jawab dan tugas yang telah ditetapkan,” tegas Hinca.

AHY dalam menjalankan tugasnya dibantu dua Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat, yakni Soekarwo sebagai Koordinator Kampanye wilayah timur, dan Nachrowi Ramli sebagai Koordinator Kampanye wilayah barat.

Sementara soal tugas harian DPP Partai Demokrat dilaksanakan Sekjen Partai.

Surat Kepada Hinca

Selain surat kepada kadernya, SBY juga mengirimkan surat khusus kepada Hinca. Dalam suratnya, SBY meminta Hinca menjelaskan kepada kader dan media massa soal posisinya saat ini. Berikut isinya:

Surat ini ditujukan kepada Saudara Hinca.

Pak Hinca menyertai penjelasan Pak Hinca kepada media massa tentang peningkatan intensitas dan kapasitas kampanye Partai Demokrat 2019 ini tolong sampaikan hal hal berikut kepada para kader Demokrat di seluruh tanah air.

Pertama dengan tidak dapatnya saya berjuang secara fisik bersama caleg dan kader Demokrat dalam kampanye lanjutan Pemilu 2019 ini saya harap semangat para caleg Demokrat tidak berkurang. Pada hakikatnya hati saya tetap bersama kader dan caleg Demokrat dalam perjuangan maha penting ini.

Saya pribadi juga Ibu Ani yang tengah menjalani pengobatan dan perawatan kesehatan tetap berdoa kepada Allah SWT semoga perjuangan mulia para kader dan caleg Partai Demokrat berhasil dengan baik. Saya tahu 2 bulan ini saat saat yang paling menentukan untuk partai dan caleg Demokrat. Seperti yang saya lakukan bersama Ibu Ani sebenarnya saya sangat ingin secara fisik berada di lapangan. Namun Allah tidak mengizinkan karena saya harus mendampingi pengobatan dan perawatan kesehatan Ibu Ani yang dilakukan intensif saat ini.

Pesan dan harapan saya terus berjuang secara gigih dan lakukan perjuangan itu dengan cara baik, cerdas dan tepat. Dengarkan harapan dan aspirasi rakyat kemudian perjuangkan dalam Pemilu 2019 ini. Jika kelak para caleg terpilih untuk DPR RI, DPRD dan DPD Kab/Kota, wujudkanlah dan buktikan semua yang dikampanyekan itu Insyallah saudara sekalian berhasil.

Meskipun secara fisik saya tidak bisa aktif dalam kampanye di lapangan, saya percaya Partai Demokrtat tetap memiliki, berpeluang besar untuk mencapai suara. Saya yakin instruksi yang saya keluarkan kepada jajaran partai untuk meningkatkan intensitas dan kapasitas akan dapat dijalankan dengan baik.

Komandan Kogasma AHY dan para koordinator wilayah kampanye saudara Soekarwo dan Nachrawi adalah pemimpin dan kader Demokrat yang tangguh, berkualitas, dan memiliki kemampuan tinggi untuk melaksanakan kampanye di tanah air. Di samping berjuang untuk calegnya di dapil masing-masing, yang lain memperjuangkan juga membantu penuh Kogasma secara nasional.

Saya juga yakin dengan strategi dan taktik pemenangan pemilu yang telah dibekalkan para caleg sukses akan dapat diraih. Di samping itu 14 prioritas sebagai program unggulan yang ditawarkan kepada rakyat akan diperjuangkan Partai Demokrat beserta pemerintah yang dipilihnya adalah jawaban yang diinginkan rakyat.

Saudara Hinca karenanya saya yakin Partai Demokrat bukan hanya siap memenangkan pemilu tapi atas izin Allah yang maha kuasa, Partai Demokrat akan sukses dengan gemilang, Demokrat tidak hanya pandai berjanji tapi pernah memberi bukti pada pemerintahan. Ke depan jajaran Partai Demokrat akan sukses karena semua kebijakan dan program merupakan aspirasi dari rakyat kita juga jawaban dan solusi dari permasalahan.

Ketiga atau terakhir, saya mengamati kontestasi pemilih 2019 ini utamanya pilpres lebih keras dibandingkan dengan pilpres era reformasi sebelumnya. Polarisasi nampak lebih tajam, disertai hubungan antar identitas semakin berjarak. Jika situasi ini berkembang lebih jauh dan melewati batasannya, saya kuatir kerukunan dan keutuhan kita sebagai bangsa akan retak. Ini yang harus kita cegah untuk tidak terjadi pada negeri ini. Untuk itu saya berpesan pada Partai Demokrat untuk turun agar pemilu berjalan damai, demokratis, jujur, dan adil.

Pemilu memang keras tapi tidak sepatutnya menimbulkan perpecahan dan disintegrasi. Diperlukan tanggung jawab dan jiwa kita semua, utamanya elit dan pemimpin bangsa. Semoga praktik berdemokrasi dengan baik dapat dijaga dan dilaksanakan kembali dalam Pemilu 2019 ini. Demikian.

 

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: AHYDPP Partai DemokratHinca PanjaitanPartai DemokratPileg 2019Pilpres 2019
ShareTweetSend

Related Posts

Menko AHY Sebut Pembangunan Nasional Harus Bertumpu pada Sejarah dan Kearifan Lokal

Menko AHY Sebut Pembangunan Nasional Harus Bertumpu pada Sejarah dan Kearifan Lokal

Juli 5, 2026
Hinca Panjaitan Sebut Anggaran KPK Harus Perkuat Pencegahan dan Monitoring

Hinca Panjaitan Sebut Anggaran KPK Harus Perkuat Pencegahan dan Monitoring

Juni 18, 2026
Sentil Kapolri, DPR RI Ultimatum Bereskan Polisi Nakal

Sentil Kapolri, DPR RI Ultimatum Bereskan Polisi Nakal

Februari 26, 2026

Hinca Panjaitan Sebut Immanuel Ebenezer Tak Layak Dapat Amnesti dari Prabowo

Agustus 24, 2025

AHY Tegaskan Tak Ada Punya Masalah dengan Wapres Gibran

Agustus 14, 2025
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?