
MANOKWARI, SatukanIndonesia.com – Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) serta Program Innovation for Indonesia’s School Children (INOVASI) yang didukung Pemerintah Australia, untuk membangun sistem pendidikan dasar yang berkualitas, inklusif, dan relevan dengan kebutuhan masa depan.
Sejumlah pusat pendidikan anak usia dini dan sekolah dasar di Ibu Kota Nusantara telah menerapkan praktik pembelajaran partisipatif dan berbasis data.
Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan capaian belajar siswa, tetapi juga memperkuat peran guru dan kepala sekolah. Demikian siaran pers yang dikutip dari Public-Affairs-JAKT@dfat.gov.au, Minggu (15/06/2025).
Kepala OIKN, Basuki Hadimuljono, menyatakan bahwa pendidikan dasar merupakan fondasi utama dalam membangun kota cerdas dan berkelanjutan.
“OIKN tidak hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi juga berkomitmen membangun sumber daya manusia. Salah satunya melalui peningkatan mutu pendidikan sebagai investasi jangka panjang bagi generasi mendatang. Untuk itu, OIKN menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak agar transformasi pendidikan berjalan secara kolaboratif, berkelanjutan, dan berdampak luas,”ujar Basuki.
Sejak 2024, kolaborasi antara OIKN, Kemendikdasmen, dan INOVASI telah difokuskan pada peningkatan mutu di 122 sekolah dasar, melalui pelatihan guru, penyediaan buku, serta penyebarluasan praktik baik dalam bidang literasi, numerasi, dan penguatan karakter.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Abdul Mu’ti, menyebut kerja sama tersebut sejalan dengan visi ‘Pendidikan Berkualitas untuk Semua’. Ia menekankan, pentingnya kemitraan lintas sektor untuk membangun sistem pendidikan yang adil dan berkelanjutan.
“Kemitraan adalah fondasi utama dalam menciptakan transformasi pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berkeadilan, demi melayani setiap anak Indonesia,”katanya.
Wakil Duta Besar Australia untuk Indonesia, Gita Kamath menambahkan, kerja sama pendidikan ini merupakan bagian dari komitmen bersama yang ditegaskan kembali oleh Perdana Menteri Anthony Albanese dan Presiden Prabowo Subianto saat bertemu di Jakarta pada Mei lalu.
“Sungguh luar biasa melihat komitmen tersebut mulai terwujud di IKN, khususnya dalam peningkatan literasi dan numerasi anak-anak,”ujarnya.
Sebagai bagian dari kolaborasi ini, OIKN, Kemendikdasmen, dan INOVASI menggelar pameran pendidikan di kantor OIKN hari ini. Acara tersebut menampilkan hasil-hasil pembelajaran serta diskusi publik yang melibatkan kepala sekolah, guru, orang tua, dan pakar pendidikan. [**/GRW]













