• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Jelang Natal dan Tahun Baru, Menhub Minta ‘Stakeholder’ Pelayaran Cek Kelaikan Kapal

Jelang Natal dan Tahun Baru, Menhub Minta ‘Stakeholder’ Pelayaran Cek Kelaikan Kapal

Desember 10, 2018
PB Porprov Akui Keliru Cetak ID Card Pers, PWI Bekasi Raya: Jaga Marwah Wartawan

PB Porprov Akui Keliru Cetak ID Card Pers, PWI Bekasi Raya: Jaga Marwah Wartawan

November 6, 2026
Rekrutmen CPNS Dibuka, PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu Mulai 2027

Rekrutmen CPNS Dibuka, PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu Mulai 2027

November 6, 2026
ADVERTISEMENT
Sengketa Eks Hotel Purajaya: Tim Hukum PT DTL Nilai Pembongkaran Lahan Langgar Aturan dan Abuse of Power

Sengketa Eks Hotel Purajaya: Tim Hukum PT DTL Nilai Pembongkaran Lahan Langgar Aturan dan Abuse of Power

November 6, 2026
Golkar Perkuat Komunikasi Politik dengan Teknologi AI

Golkar Perkuat Komunikasi Politik dengan Teknologi AI

November 6, 2026
Ancol Gratiskan Tiket Masuk, Masyarakat Diajak Nikmati Ragam Wisata

Ancol Gratiskan Tiket Masuk, Masyarakat Diajak Nikmati Ragam Wisata

November 6, 2026
DISKOMINFOSTANDI Kota Bekasi Gelar Sosialisasi Peningkatan Keamanan Informasi Digital bagi ASN

DISKOMINFOSTANDI Kota Bekasi Gelar Sosialisasi Peningkatan Keamanan Informasi Digital bagi ASN

November 6, 2026
Biak di Pusaran Geopolitik Pasifik, Pembangunan Antariksa Harus Jamin Kedaulatan Negara dan Hak Masyarakat Adat

Biak di Pusaran Geopolitik Pasifik, Pembangunan Antariksa Harus Jamin Kedaulatan Negara dan Hak Masyarakat Adat

November 6, 2026
Pokja Wartawan Kota Bekasi Sebut ASN P3K Humas/PPID Dilarang Pakai ID Card Bertuliskan “PERS”

Pokja Wartawan Kota Bekasi Sebut ASN P3K Humas/PPID Dilarang Pakai ID Card Bertuliskan “PERS”

November 6, 2026
DPR RI: UU Satu Data Indonesia Perkuat Kedaulatan Data dan Jadi Acuan Penyaluran Bansos

DPR RI: UU Satu Data Indonesia Perkuat Kedaulatan Data dan Jadi Acuan Penyaluran Bansos

November 6, 2026
Eks Kapolri Ungkap Sikap Purnawirawan soal Kasus Penyadapan

Eks Kapolri Ungkap Sikap Purnawirawan soal Kasus Penyadapan

November 6, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Jumat, November 6, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Nasional

Jelang Natal dan Tahun Baru, Menhub Minta ‘Stakeholder’ Pelayaran Cek Kelaikan Kapal

[Nasional]

Desember 10, 2018
in Nasional
0
0
SHARES
101
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Menhub saat meninjau pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Jumat (07/12/18). (Foto: Kemenhub)

SatukanIndonesia.com – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meminta stakeholder pelayaran mengutamakan aspek keselamatan dengan memeriksa kelaikan kapal-kapal dan memastikan awak kapal dalam kondisi sehat dan prima. Hal ini disampaikan Budi saat meninjau kesiapan pelabuhan Tanjung Emas jelang Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Jumat (07/12/18).

“Pada Angkutan Natal akan banyak penumpang menuju ke Indonesia Bagian Timur seperti Sumatra Utara, Papua, Sulawesi Utara, Maluku, dan NTT,” kata Menhub.

Untuk itu, lanjut Menhub, di masa-masa menjelang Nataru ini saya instruksikan untuk lakukan ramp check kepada kapal-kapal. Kemudian, tambah Menhub, para awak kapal harus prima dan siap dalam melakukan pelayaran.

Dalam tinjauannya, Menhub mengatakan kepada petugas yang ada di pelabuhan Tanjung Emas, untuk disiplin menjaga keselamatan.

Ia mengungkapkan, jika memang kapal tidak laik untuk berlayar jangan dipaksakan untuk berlayar. Menhub juga meminta adanya life jacket sesuai dengan kapasitas penumpang kapal dan manifest yang jelas serta akurat.

Dalam kesempatan tersebut, Menhub juga memuji pengelolaan terminal Tanjung Emas dan meminta apa yang telah diterapkan oleh terminal Pelabuhan Tanjung Emas ini dapat terapkan oleh pelabuhan-pelabuhan rakyat yang ada.

“Saya kagum dengan pengelolaan terminal penumpang Pelabuhan Tanjung Emas ini sudah seperti bandara, ada X-Ray barang, masuk harus menunjukan tiket, ada vending machine serta manifest dicek dua kali saat masuk dan nanti akan di cek secara online. Untuk itu saya juga ingin pelabuhan rakyat seperti ini pengelolaannya, Pelabuhan Kali Adem di Jakarta akan menjadi percontohannya. Saya ingin pelabuhan rakyat juga ada X-Ray barang, ada pagarnya dan manifest dicek berkali-kali,” ungkap Menhub.

Melihat bagusnya pengelolaan terminal penumpang Tanjung Emas, Menhub yakin kedepannya arus penumpang akan dikuasai pesawat terbang saja, kapal laut dapat menjadi alternatif bagi masyarakat untuk bepergian.

“Tadi saya berkomunikasi dengan ibu-ibu yang menjadi penumpang tujuan Ketapang, beliau bertujuan jalan-jalan sekalian mengunjungi adiknya. Dia sangat enjoy dengan fasilitas yang ada di terminal penumpang Pelabuhan Tanjung Emas ini, jika masyarakat nyaman dengan terminal pelabuhan tentu akan meningkatkan minat masyarakat bepergian dengan kapal laut,” ujar Menhub Budi Karya.

“Ini menggambarkan pergerakan penumpang tidak hanya dikuasai oleh pesawat terbang saja, kapal laut dapat menjadi alternatif bagi masyarakat dalam berpergian,” tambah Menhub Budi.

Prediksi Lonjakan Penumpang Angkutan Laut

Berdasarkan data Ditjen Perhubungan Laut, pengguna moda transportasi laut pada liburan Natal dan Tahun Baru kali ini diprediksi meningkat sebesar 3,49%, yakni dari 1.039.793 penumpang pada tahun lalu menjadi 1.077.357 penumpang.

Lonjakan penumpang angkutan laut pada masa Nataru dipredikasi terjadi dalam tiga periode yaitu, pada 22 Desember, 29 Desember, dan 2 Januari 2019. Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, telah disiapkan armada kapal sebanyak 1.293 kapal dengan kapasitas total 3.415.838 penumpang, yang terdiri dari 1.049 kapal swasta jarak dekat, 74 kapal penumpang swasta jarak jauh, 26 kapal roro swasta, 118 kapal perintis, dan 26 kapal Pelni.

Posko angkutan Laut Nataru akan dilaksanakan 18 Desember 2018 s.d 8 Januari 2019. Untuk meningkatkan pelayanan dan memastikan aspek keselamatan dan keamanan, koordinasi telah dilakukan dengan berbagai pihak seperti dengan Kepolisian, TNI, operator pelayaran, dan Pemerintah Daerah. (*)

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Budi Karya SumadiKementerian PerhubunganNasionalSatukan IndonesiaTanjung EmasTransportasi
ShareTweetSend

Related Posts

Sinergi Antarwilayah: Wali Kota Bekasi dan Gubernur DKI Jakarta Bahas Transportasi, Air Bersih, dan Bantargebang

Sinergi Antarwilayah: Wali Kota Bekasi dan Gubernur DKI Jakarta Bahas Transportasi, Air Bersih, dan Bantargebang

Juli 8, 2025
Serangan pada Media Siber Merupakan Bentuk Kekerasan Terhadap Pers

Serangan pada Media Siber Merupakan Bentuk Kekerasan Terhadap Pers

Februari 21, 2025
Cegah Kemacetan, Menhub: Ingatkan Hindari 28-29 April Yang Diprediksi Puncak Mudik

Menhub Siapkan Opsi Lima Kapal Hadapi Lonjakan Arus Balik di Bakauheni

April 15, 2024

Antisipasi Arus Balik Lebaran 2024, ASN Dibolehkan WFH 16-17 April

April 14, 2024

Kemenhub Berencana Tambah Kuota Mudik Gratis 2024

Maret 18, 2024
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?