• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Jelang PIlkada Tingkat Kota, Terpanas Ada di Medan, Surabaya, dan Tangsel

Jelang PIlkada Tingkat Kota, Terpanas Ada di Medan, Surabaya, dan Tangsel

Oktober 22, 2020
Dinilai Kurang Transparan, Pokja Wartawan Pemko Bekasi Serukan Perbaikan Ke Kabag Prokopim Kota Bekasi

Dinilai Kurang Transparan, Pokja Wartawan Pemko Bekasi Serukan Perbaikan Ke Kabag Prokopim Kota Bekasi

September 28, 2026
Kemendag Dorong UMKM Manfaatkan Teknologi Digital dan Inovasi Produk

Kemendag Dorong UMKM Manfaatkan Teknologi Digital dan Inovasi Produk

September 28, 2026
ADVERTISEMENT
Anggota KY Imbau Para Hakim Tak Perlu Khawatir Jika Dilaporkan Masyarakat

Anggota KY Imbau Para Hakim Tak Perlu Khawatir Jika Dilaporkan Masyarakat

September 28, 2026
Menbud Dorong Kolaborasi untuk Perkuat Ekosistem Sastra Indonesia 

Menbud Dorong Kolaborasi untuk Perkuat Ekosistem Sastra Indonesia 

September 28, 2026
Misi Kemanusiaan di Laut Lepas, KRI WSH-991 Evakuasi 11 Warga Papua Nugini Yang Hanyut di Perairan Samudera Pasifik

Misi Kemanusiaan di Laut Lepas, KRI WSH-991 Evakuasi 11 Warga Papua Nugini Yang Hanyut di Perairan Samudera Pasifik

September 28, 2026
Dilengkapi Mini Basket dan Lapangan Badminton, Wali Kota Bekasi Resmikan RTH di Kaliabang Tengah

Dilengkapi Mini Basket dan Lapangan Badminton, Wali Kota Bekasi Resmikan RTH di Kaliabang Tengah

September 27, 2026
TPNPB Ditangani dengan Operasi Keamanan dan Pendekatan Teritorial

TPNPB Ditangani dengan Operasi Keamanan dan Pendekatan Teritorial

September 27, 2026
Pencalonan RI sebagai Anggota Tidak Tetap DK PBB 2029-2030 Diumumkan

Pencalonan RI sebagai Anggota Tidak Tetap DK PBB 2029-2030 Diumumkan

September 27, 2026
31 Tahun Memperjuangkan Lahan, Rusok: Pengadilan Jalan Terakhir Mendapatkan Keadilan

31 Tahun Memperjuangkan Lahan, Rusok: Pengadilan Jalan Terakhir Mendapatkan Keadilan

September 27, 2026
Menpar Buka WIG 2026, Dorong Kuliner Indonesia Mendunia

Menpar Buka WIG 2026, Dorong Kuliner Indonesia Mendunia

September 27, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Senin, September 28, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Politik

Jelang PIlkada Tingkat Kota, Terpanas Ada di Medan, Surabaya, dan Tangsel

[Politik]

Oktober 22, 2020
in Politik
0
0
SHARES
65
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Pilkada di Surabaya, Medan, dan Tangerang Selatan menyajikan pertarungan sengit antara masing-masing paslon. Ilustrasi

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Pertarungan panas tersaji di tiga kota yang menyelenggarakan Pilkada 2020, yaitu Medan, Tangerang Selatan (Tangsel), dan Surabaya. Perseteruan berupa saling sindir dan saling lapor ke Bawaslu dilakukan para calon yang berkontestasi.

Persaingan meningkatkan popularitas juga terus terjadi di masa kampanye. Masing-masing paslon mengumbar berbagai macam janji demi meraih perhatian masyarakat.

Surabaya: Jenderal Polri vs Kader PDIP

Perang urat syaraf telah dimulai di Surabaya sejak hari pertama kampanye pada 26 September lalu. Paslon Eri Cahyadi-Armuji dan Machfud Arifin-Mujiaman Sukirno saling sindir saat menghadiri Deklarasi Kampanye Damai yang digelar KPU Kota Surabaya.

Perseteruan dimulai oleh kader PDIP yang mencalonkan diri sebagai wakil wali kota, Armuji. Ia menyindir slogan “maju” yang dipakai pasangan Machfud Arifin-Mujiaman.

“Kalau maju, sudah lama maju Surabaya ini. Makanya tagline kita Surabaya keren, bahasae arek Suroboyo mbois, dan lebih kita tingkatkan untuk kota mercusuar untuk Surabaya,” kata Armuji.

Ia bercerita soal pengalamannya di DPRD Surabaya sejak 1999. Ia juga membanggakan kiprah Eri, calon wali kota yang didampinginya, sebagai birokrat selama ini. Sindiran-sindiran itu pun dibalas oleh Machfud.

“Kenapa saya mau jadi calon wali kota Surabaya, saya hanya ingin berdoa mudah-mudahan di Surabaya tidak ada lagi orang tidur di kuburan dan masa di kuburan. Masih banyak orang yang tidak punya jamban, mudah-mudahan segera punya jamban,” kata Machfud.

Setelah itu, pertarungan berlangsung di media massa. Kubu Eri-Armudji protes lawannya mencantumkan nama Presiden Jokowi di alat peraga kampanye (APK).

Hal itu dibalas oleh Machfud-Mujiaman dengan memeprtanyakan peran Wali Kota Surabaya dalam pemenangan Eri-Armudji. Sebab paslon yang diusung PDIP itu mencantumkan foto Risma di APK.

Machfud juga sempat protes keras karena miliknya diturunkan aparat. Ia menduga ada perintah dari Pemkot Surabaya untuk menurunkan APK Machfud-Mujiaman.

“Saya tahu panwas itu orangnya baik-baik, camat itu baik-baik. Tapi karena mendapatkan perintah mungkin terpaksa melakukan pembersihan APK Nomor 2,” ujar Machfud.

Machfud-Mujiaman mencalonkan diri dengan sokongan delapan parpol, yaitu PKB, Gerindra, Golkar, PKS, Demokrat, Nasdem, PAN dan PPP. Sementara Eri-Armuji disokong PDIP dan PSI.

Medan: Mantu Jokowi vs Petahana

Pertarungan sengit juga terjadi di Kota Medan. Bobby Nasution yang menyandang status mantu Presiden Joko Widodo berhasil meraih dukungan dari koalisi gemuk.

Bahkan Bobby mampu merebut rekomendasi dari PDIP. Padahal PDIP punya kader senior yang berstatus petahana, Akhyar Nasution.

Setelah dilupakan PDIP, Akhyar pun hengkang dari Partai Banteng. Ia menyeberang ke partai rival PDIP, Partai Demokrat. Keputusan itu sempat jadi sorotan nasional, bahkan menyita perhatian Ketum PDIP Megawati.

“Ada di Medan, dia masuk sebagai PDIP itu. Bayangkan urusan rekomendasi itu sudah otorisasi saya karena saya dipilih kongres partai semua mesti tahu itu,” ujar Megawati saat berpidato di Sekolah Partai Angkatan II bagi Calon Kepala Daerah dan Calon Wakil Kepala Daerah PDIP pada Rabu (26/8/2020).

Tak berhenti di situ, perseteruan dua Nasution berlanjut saat kampanye. Akhyar menyindir ada ‘pemain baru’ yang belum tentu paham masalah yang ada di Kota Medan.

“Setidaknya, ada oligarki dan keangkuhan yang akan kita lawan di sini,” kata Akhyar di Medan, Rabu (30/9/2020).

Bobby pun tak bergeming. Ia juga melancarkan sindiran ke Akhyar. Bobby membahas soal netralitas aparat negara yang berpotensi dilakukan calon petahana.

“Bicara netralitas, justru calon petahana yang berpotensi menggerakkan ASN dalam kampanye,” ujar Bobby, Rabu (30/9/2020).

Pasangan petahana Akhyar-Salman koalisi dua partai politik yakni Demokrat dan PKS. Sementara penantang Bobby-Aulia diusung koalisi PDI Perjuangan, Partai Gerindra, PAN, Golkar, Nasdem, PSI, Hanura, dan PPP.

Tangsel: Perang 3 Dinasti

Pertarungan di Pilkada Tangsel tidak terlalu sengit jika dibandingkan Medan dan Surabaya. Akan tetapi, tetap menjadi sorotan karena para paslon adalah kerabat pejabat.

Persaingan menjadi menarik dengan sendirinya karena masing-masing calon sudah memiliki popularitas dengan membawa nama besar kerabatnya.

Misalnya, pasangan Benyamin Davnie-Pilar Saga yang berstatus sebagai petahana dan diusung oleh Partai Golkar. Benyamin adalah Wakil Wali Kota Tangerang Selatan.

Ia selama ini menjalankan pemerintahan Kota Tangsel bersama Airin Rachmi Diani, politikus Golkar yang merupakan kerabat Ratu Atut, Eks Gubernur Banten yang sudah menjadi terpidana kasus korupsi.

Sementara Pilar Saga adalah politkus Golkar yang juga anak Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah. Dengan kata lain, Pilar merupakan keponakan dari Ratu Atut dan Airin.

ADVERTISEMENT

Kemudian ada pasangan Muhamad-Rahayu Saraswati yang diusung koalisi raksasa PDIP dan Gerindra. Tak hanya itu, mereka punya kedekatan dengan politikus kaliber nasional, Prabowo Subianto.

Sara adalah anak dari Hashim Djojohadikusumo, kakak Prabowo Subianto Ketua Umum Partai Gerindra. Sara juga baru-baru ini didapuk sebagai Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, partai yang didirikan ayah dan pamannya.

Terakhir, ada pasangan Siti Nur Azizah-Ruhamaben. Pasangan ini diusung Partai Demokrat, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Nur Azizah dikenal sebagai putri dari Wakil Presiden Ma’ruf Amin. Ia juga punya posisi strategis di Partai Demokrat. Sejak Agus Harimurti Yudhoyono memimpin Demokrat, Nur Azizah ditunjuk sebagai wakil sekretaris jenderal. (CNN/bm)

 

Komentar Facebook

Tags: Pilkada 2020Politik
ShareTweetSend

Related Posts

Pemkot Bekasi Tegaskan Kebijakan PPPK dan Belanja Pegawai Mengacu Regulasi Pemerintah Pusat

Pemkot Bekasi Tegaskan Kebijakan PPPK dan Belanja Pegawai Mengacu Regulasi Pemerintah Pusat

Juni 11, 2026
Politik Tanpa Mahar Create Optimisme Politik lebih Baik di Riau

Politik Tanpa Mahar Create Optimisme Politik lebih Baik di Riau

Maret 14, 2023
Golkar dan PKB Sepakat Ciptakan Situasi Politik Kondusif Jelang Pemilu 2024

Golkar dan PKB Sepakat Ciptakan Situasi Politik Kondusif Jelang Pemilu 2024

Februari 10, 2023

KPK Tanggapi Kembalinya Romahurmuziy ke Politik

Januari 3, 2023

Survei Parameter: Jenderal Andika Perkasa Unggul Dari Prabowo

Maret 7, 2022
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?