
Surabaya, SatukanIndonesia.com – Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur Agus Sahat ST, S.H., M.H. mengingatkan para jaksa agar selalu menjaga integritas dalam menjalankan tugas penegakan hukum. Pesan tersebut disampaikan saat kegiatan buka puasa bersama keluarga besar Kejaksaan Tinggi Jawa Timur di Aula Sasana Adhyaksa, Selasa (10/3).
Menurut Agus Sahat, sebagaimana dilansir website resmi Kejati Jatim (11/3), momentum Ramadan seharusnya tidak hanya dimaknai sebagai ibadah ritual, tetapi juga sebagai proses pembentukan karakter dan penguatan moral bagi aparatur penegak hukum.
Ia menekankan bahwa setiap perkara yang ditangani oleh jaksa berkaitan langsung dengan harapan masyarakat terhadap keadilan.
“Di balik setiap perkara yang kita tangani, terdapat harapan masyarakat yang mendambakan keadilan serta doa dari mereka yang menaruh kepercayaan kepada kita sebagai institusi penegak hukum,” ujarnya.
Karena itu, Kajati Jatim mengingatkan seluruh jajaran Adhyaksa agar menjalankan tugas dengan kejernihan berpikir, ketenangan hati, serta menjunjung tinggi nilai integritas.
Menurutnya, penegakan hukum yang berkeadilan hanya dapat terwujud apabila aparatur yang menjalankannya memiliki komitmen moral yang kuat.
Kegiatan buka puasa bersama tersebut dihadiri oleh Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Jawa Timur Ny. Enny Agus Sahat, Wakil Kepala Kejati Jatim bersama Wakil Ketua IAD Jawa Timur, para pejabat utama Kejati Jatim, pengurus IAD, serta sejumlah Kepala Kejaksaan Negeri dari wilayah Surabaya, Sidoarjo, Gresik, dan Tanjung Perak.
Rangkaian acara diawali dengan pemberian santunan kepada 25 anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan suci Ramadan. Kegiatan tersebut menjadi simbol berbagi kebahagiaan sekaligus memperkuat nilai kemanusiaan di tengah keluarga besar Kejaksaan.
Suasana spiritual juga terasa melalui tausiah yang disampaikan KH Syukron Jazilan. Dalam ceramahnya, ia menekankan bahwa puasa merupakan sarana penyucian diri yang melatih pengendalian diri, menumbuhkan kesabaran, serta memperkuat ketakwaan kepada Allah SWT.
Kegiatan kemudian ditutup dengan pelaksanaan salat Maghrib berjamaah yang dilanjutkan dengan berbuka puasa bersama. Momentum tersebut menjadi ruang mempererat kebersamaan sekaligus memperkuat semangat pengabdian keluarga besar Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dalam melayani masyarakat dan menegakkan hukum secara berintegritas (Yos).













