
Kabupaten Toba, SatukanIndonesia.Com – Kapolres Toba, AKBP Taufiq Hidayat Thayeb, S. H, S. I. K, bersama seluruh personil Polres Toba, berikan pengamanan optimal pada acara bertaraf Nasional, yakni Rakornas Percepatan Pengembangan 5 Destinasi Pariwisata Super Prioritas, di The Caldera Nomedic Escape, Desa Pardamean Sibisa, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba, Provinsi Sumatera, pada Rabu, (21/12).
Dalam pelaksanaan Rapat Koordinasi Nasional Semester II, terkait agenda Percepatan Pengembangan 5 Destinasi Pariwisata Super Prioritas, dihadiri langsung oleh 4 Menteri RI, yakni Menkomarves, Jenderal (Purn.) Luhut Binsar Panjaitan, M. P. A, Menteri Bappenas, Dr. Ir. H. Suharso Monoarfa, MA, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Abdullah Azwar Anas, S.Pd, S.S, M.Si, Menteri Pariwisata, Dr. H. Sandiaga Salahuddin Uno, B. B. A, M. B. A.
Selain dihadiri 4 Menteri RI, Rakornas juga dihadiri oleh, Kapoldasu, Irjen. Pol. Drs. R. Z. Panca Putra Simanjuntak, M. Si, Kajati Sumut, Indianto, S. H, M. H, juga hadir sebagai peserta Rakornas 8 Kepala Daerah, yakni : Bupati Toba, Bupati Simalungun, Bupati Humbang Hasundutan, Bupati Tapanuli Utara, Bupati Karo, Bupati Samosir, Bupati Dairi, dan Bupati Pakpak Bharat. Dan dari unsur TNI/ Polri dan APH lainnya, yakni : Dandrem 023/ KS, Kolonel Inf. Dody Tri Winarto S. IP, M. Han, Dandim 0210/ TU, Letkol Inf. Hary Sandra, Kapolres Toba, AKBP Taufiq Hidayat Thayeb, S.H, S. I. K, dan Kajari Balige, Samsul Kasim, SH.
Dalam pelaksanaan, acara Rakornas, diawali, sambutan dan sekaligus laporan panitia, melalui jalur Vidcon, oleh Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, yang selanjutnya menyampaikan topik pembahasan dan penajaman terkait pokok- pokok agenda Rakornas, sekira pukul 09. 00 WIB – 10. 30 WIB.

Adapun agenda pelaksanaan Rapat Koordinasi Nasional, meliputi beberapa topik pembahasan, yakni : Evaluasi kinerja pariwisata, Arahan penyusunan strategi peningkatan Wisatawan Mancanegara, Evaluasi dan Implementasi program BBI/PDN, Evaluasi komprehensif pengembangan 5 DPSP, dan Evaluasi, serta Akselerasi Implementasi Blue Print And Circular Economy, pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dan strategi akselerasi.
Usai Isomah, Rakor dilanjutkan dengan agenda pembahasan percepatan investasi, peningkatan kuantitas dan kualitas SDM, serta meminta saran dan tanggapan terkait hal- hal yang dapat menjadi rekomendasi program kedepannya.
Adapun hasil Rakor, diketahui menyimpulkan 3 poin penting, yakni sebagai berikut :
a. Mengimplementasikan Bangga Berwisata di Indonesia aja (BBWI).
b. Evaluasi pengembangan 5 DPSP dengan mengidentifikasi hambatan, tantangan,
dan rencana aksi, serta menentukan langkah strategis yang konkrit, terkait proyek strategis, dan dukungan terhadap program keberlanjutan lingkungan, penjaminan
kredit, dan kualitas sumber daya manusia.
c. Merumuskan rencana akselerasi pengembangan 5 DPSP tahun 2023, untuk menuju
destinasi berkualitas, serta mendukung capaian Tujuan Pengembangan Berkelanjutan
(TPB), melalui sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, terutama wilayah yang memiliki penilaian
yang rendah berdasarkan Indikator Pariwisata Berkualitas.
Seterusnya, usai pelaksanaan agenda pembahasan dan saran tanggapan dari seluruh stakeholder’s, selanjutnya acara Rakor disimpulkan oleh Menkomarves, Luhut Panjaitan, dan sekaligus dalam kesempatannya menutup resmi acara, untuk dilanjutkan kembali dengan agenda acara Ground breaking Labersa Resort (peletakan batu pertama), milik Pengusaha sukses, St. HW. Hutahaean, yang kemudian, pihak rombongan Menteri Menkomarves mengunjungi Yayasan Pendidikan IT. DEL, di Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba.
Dalam pelaksanaan rangakaian kegiatan tersebut, terlihat pihak Polres Toba dengan all- out melaksanakan pengamanan terhadap rombongan, baik PAM jalur, PAM kegiatan lokasi dan pengawalan melekat perjalanan selama di wilayah hukum Polres Toba, dan terlihat berjalan dengan baik, aman dan lancar, serta tetap mematuhi protokol Kesehatan.(GH)













