
Toba, SatukanIndonesia.Com -Kapolres Toba AKBP Taufiq Hidayat salurkan bantuan sosial sembako dari Kapolda Sumut Irjen Pol. Panca Putra Simanjuntak, bagi 38 KK terdampak banjir bandang dan tanah longsor, di Kecamatan Lumbanjulu Kabupaten Toba, Provinsi Sumatera Utara, tepatnya bagi warga Desa Jangga Dolok, Sabtu, (03/9/2022).
Kapolres Taufiq, pada kunjungan sosialnya, bersama personil jajaran, di Posko Penanggulangan Bencana Desa Jangga Dolok, selain salurkan bantuan, beliau juga sampaikan turut prihatin, terhadap kejadian bencana alam yang menimpa warga Kecamatan Lumbanjulu, secara khusus bagi masyarakat Desa Jangga Dolok, yang lebih merasakan dampak bencana.
“Bapak Kapoldasu, sampaikan pesan turut prihatinnya, kepada Bapak/ Ibu sekalian, beliau pesan tetaplah semangat, ini ada sedikit bantuan sembako untuk Bapak/ Ibu, semoga bermanfaat,”ucap Kapolres Akala.
Dilanjutkan Kapolres Toba AKBP Taufiq, usai salurkan bantuan, beliau juga menyampaikan turun prihatinnya, dan ter-kait bantuan sembako yang disalurkan, adalah sebagai bentuk kepedulian sesama, dan merupakan ibadah.

“Kami juga jajaran Polres Toba turut prihatin, atas kejadian yang dialami Bapak/ Ibu sekalian, semangat ya Pak, semangat ya Bu, selain berbagi adalah ibadah, juga sudah menjadi tanggung jawab kita semua”, kata Kapolres Taufiq, usai simbolis sampaikan bantuan tersebut.
Bantuan sembako diberikan oleh Kapolres Toba kepada masyarakata secara simbolis kepada 5 (lima ) Kepala Keluarga (KK) dan selanjutnya distribusi dilanjutkan oleh Kapolsek Lumban Julu AKP R. Sembiring.
Bantuan sembako berupa beras 1 karung 10 kg , minyak goreng 1 kg , indomei 1 kotak dan 1 kg gula.
Adapun pemberian sembako dimulai Kapolres Toba dilanjutkan Waka Polres Toba Kompol Lamin S,Pd , Kabag Ops Polres Toba Kompol Jhony A. Siregar , Kasat Samapta AKP D. Hutahuruk , Kasat Binmas AKP S. Sinaga dan selanjutnya dilanjutkan oleh Kapolsek Lumban Julu.
Sebelumnya, selain dukungan bantuan sembako, pihak Polres Toba bersama personil Poldasu, juga bergotong- royong, bersama seluruh pihak lainnya, dalam membersihkan puing-puing potongan material kayu besar dan material batu bercampur lumpur yang terseret banjir, yang sampai kepemukiman warga.(GH/SIM)













