
Jakarta, satukanindonesia.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia mendorong penguatan sistem pemantauan berbasis teknologi. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengembangkan pemanfaatan teknologi satelit untuk memprediksi risiko kebakaran sekaligus memantau titik panas (hotspot) secara real time.
Teknologi tersebut memungkinkan potensi kekeringan yang menjadi salah satu pemicu karhutla dideteksi lebih dini. Informasi titik panas yang terpantau juga dapat diakses secara langsung oleh publik melalui hotspot.brin.go.id.
Kepala Pusat Riset Geoinformatika BRIN Rokhis Khomarudin mengatakan, teknologi satelit dikembangkan BRIN berkolaborasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Model satelit yang dikembangkan tersebut kemudian dioperasikan oleh BMKG.
“Teknologi satelit kita mampu memprediksi potensi kekeringan sebagai peringatan dini risiko kebakaran hutan dan lahan serta mengidentifikasi lokasi titik panas (hotspot). Hasil pemantauannya disajikan secara real time dan dapat diakses melalui tautan hotspot.brin.go.id,” kata Rokhis dalam keterangan, dilansir dari indposco, Minggu (30/8/2026).
Selain mendeteksi hotspot, menurutnya, teknologi penginderaan jauh juga digunakan untuk mengetahui dampak karhutla. BRIN memanfaatkan citra satelit, seperti Landsat dan Sentinel, untuk memetakan sekaligus menghitung luas wilayah yang terdampak kebakaran.
“Analisis terhadap area terdampak dilakukan setiap bulan. Hasilnya kemudian disampaikan kepada Kementerian Kehutanan sebagai salah satu bahan pendukung penyediaan informasi publik,” katanya.
Isu karhutla menjadi perhatian pemerintah saat ini. Sebab, kebakaran masih terjadi di sejumlah wilayah, termasuk Sumatera, Kalimantan, dan Nusa Tenggara Timur.
Kondisi tersebut, dikatakan dia, memperlihatkan pentingnya informasi yang cepat dan akurat. Terlebih, data geospasial dapat menjadi salah satu pijakan penting dalam merespons kejadian karhutla sekaligus merumuskan kebijakan pengelolaan hutan dan lahan. (***)













