
MANOKWARI, SatukanIndonesia.Com – Pemuda dan Mahasiswa yang tergabung dalam Solidaritas Badan Eksekutif, OKP Cipyung, dan Organisasi Kemasyarakat 3(Ormas) di kabupaten Manokwari menggelar demonstrasi, menuntut sejumlah dugaan kasus di provinsi Papua Barat tahun 2023 diusut tuntas, Rabu (24/04/2024).
Pantauan media ini, demo yang berlangsung di Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati), Mapolda, Kantor PUPR, dan Pertanian Papua Barat itu sekira pukul 12.30 WIT siang itu terlihat massa aksi membawa sebuah spanduk berisi lima poin.
Pertama, kami mendesak kepada penegak hukum menelusuri pembukaan lahan kebun rakyat di kampung Susweni, yang diduga memakai Dana APBD Tahun Anggaran (TA) 2023.
Kedua, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat segera menghentikan aktivitas kebun rakyat, kami menilai kebun rakyat tidak memberikan dampak kepada masyarakat.
Ketiga, kami mendesak kepada Polda Papua Barat, Kejati Papua Barat, Inspektorat Papua Barat menelusuri proyek pembangunan jalan Kaimana dan Wondama yang diduga proses pembangunan jalan belum diselesaikan.
Keempat, mendesak Penjabat (Pj) Gubernur Papua Barat mengevaluasi para pejabat structural yang terkait dengan perencanaan dan pengelolaan kebun rakyat Susweni dan paket pekerjaan jalan Kaimana dan Wondama.
Kelima, mencopot Plt Kadis PUPR provinsi Papua Barat karena diduga terlibat dalam 3 paket proyek besar di Kaimana dan Wondama yang bersumber dari APBD TA 2023.

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) melalui Asintel Kejati provinsi Papua Barat, Muhammad Bardan menyampaikan terimakasi kepada Pemuda dan Mahasiswa yang telah menyampaikan aspirasi tersebut.
“Aspirasi yang disampaikan sudah saya pegang. Itu tugas saya, untuk menindaklanjuti. Kami (kejati-red) memberikan apresiasi, karena aksi ini adalah bentuk dukungan kepada kami,” katanya.
Dia menyebutkan, Kejati Papua Barat akan membentuk tim untuk turun langsung ke lapangan.
“Kami minta masyarakat turut mengawal proses ini, untuk membuka kebenarannya. Kebenaran pasti terungkap,”pungkasnya.
Seperti diketahui, terdapat sejumlah proyek pembangunan jalan yang memakan anggaran dari APBD Provinsi Papua Barat tahun 2023 sebesar Rp157.620.465.000 miliar.
Diantaranya, pembangunan ruas jalan Triton, Lobo, Werua, dan Sisir Kaimana, nilai pagu paketnya Rp49.214.552.000 miliar.
Pembangunan ruas jalan Kaimana Sisir, Werua, Lobo, dan Triton, nilai pagu paketnya Rp49.226.762.000 miliar. Pembangunan ruas jalan Werua, Sara Batas Kabupaten Kaimana, nilai pagu paketnya Rp49.374.860.000 miliar. [GRW/Redaksi]













