• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
KKP Kembangkan SDM Pembudidaya Rumput Laut untuk Tingkatkan Ekspor

KKP Kembangkan SDM Pembudidaya Rumput Laut untuk Tingkatkan Ekspor

Juli 29, 2022
Anggota DPR Minta Pelaku Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun Dihukum Berat, Tersangka Terancam Pidana Mati

Anggota DPR Minta Pelaku Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun Dihukum Berat, Tersangka Terancam Pidana Mati

Oktober 28, 2026
Peringati Hari Sumpah Pemuda, Kemendagri Tekankan Generasi Muda Harus Patriotik dan Gigih

Peringati Hari Sumpah Pemuda, Kemendagri Tekankan Generasi Muda Harus Patriotik dan Gigih

Oktober 28, 2026
ADVERTISEMENT
Pokja Wartawan Kota Bekasi Gelar Dialog Interaktif, Ketum PB Porprov Jabar XV Apresiasi

Pokja Wartawan Kota Bekasi Gelar Dialog Interaktif, Ketum PB Porprov Jabar XV Apresiasi

Oktober 28, 2026
Iterupsi di Paripurna, Alit Jamaludin Soroti Penataan Pasar Baru Bekasi & Kepastian Hukum Tarif melalui Pihak Ketiga

Iterupsi di Paripurna, Alit Jamaludin Soroti Penataan Pasar Baru Bekasi & Kepastian Hukum Tarif melalui Pihak Ketiga

Oktober 28, 2026
Sumpah Pemuda di Era AI, Rizki Natakusuma Dorong Generasi Muda Lebih Adaptif

Sumpah Pemuda di Era AI, Rizki Natakusuma Dorong Generasi Muda Lebih Adaptif

Oktober 28, 2026
Dari Sekolah Hingga Rumah Ibadah, Satgas Port Visit 2026 Tebarkan Kepedulian di Papua Nugini

Dari Sekolah Hingga Rumah Ibadah, Satgas Port Visit 2026 Tebarkan Kepedulian di Papua Nugini

Oktober 28, 2026
Tri Adhianto Ajak Pramuka Bekasi Berani Speak Up dan Raih Mimpi

Tri Adhianto Ajak Pramuka Bekasi Berani Speak Up dan Raih Mimpi

Oktober 28, 2026
Tok, Paripurna DPRD Kota Bekasi Setujui Perubahan Program Dan Persetujuan Raperda Menjadi Perda serta RAPBD Tahun 2027 Sebesar Rp6,513 Triliun

Tok, Paripurna DPRD Kota Bekasi Setujui Perubahan Program Dan Persetujuan Raperda Menjadi Perda serta RAPBD Tahun 2027 Sebesar Rp6,513 Triliun

Oktober 28, 2026
Perkuat Deteksi Dini dan Jaga Stabilitas Wilayah, Wawali Harris Bobihoe Kukuhkan Pengurus FKDM

Perkuat Deteksi Dini dan Jaga Stabilitas Wilayah, Wawali Harris Bobihoe Kukuhkan Pengurus FKDM

Oktober 28, 2026
Kementerian ATR/BPN Sertifikasi 53.431 Bidang Tanah Wakaf dalam Dua Tahun Kabinet Merah Putih

Kementerian ATR/BPN Sertifikasi 53.431 Bidang Tanah Wakaf dalam Dua Tahun Kabinet Merah Putih

Oktober 28, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Rabu, Oktober 28, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Ekonomi

KKP Kembangkan SDM Pembudidaya Rumput Laut untuk Tingkatkan Ekspor

[Ekonomi]

Juli 29, 2022
in News
0
0
SHARES
50
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

 

Foto: Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP)

Jakarta, SatukanIndonesia.Com -Salah satu program prioritas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) 2022 – 2024 adalah pengembangan budidaya empat komoditas unggulan ekspor yaitu udang, kepiting, lobster dan rumput laut.

Dari empat komodotas tersebut salah satunya Komoditas rumput laut yang punya kontribusi nilai ekonomi tinggi baik untuk pertumbuhan ekonomi domestik maupun komoditas ekspor.

Rumput laut merupakan satu dari komoditas unggulan ekspor di samping udang, kepiting, dan lobster. Untuk itu perlu peningkatan kapasitas masyarakat pembudidaya rumput laut untuk peningkatan produksi di pasar global.

Pasalnya, komoditas itu memiliki nilai ekonomi tinggi yang ditunjukkan dengan volume ekspor 2020 sebesar 195.574 ton dengan nilai mencapai USD 279,58 juta. Produktivitas rumput laut setiap tahun terus mengalami peningkatan, terlebih untuk volume ekspor rumput laut. Menurut data dari statistik.kkp.go.id, volume rumput laut di pasar ekspor 2021 meningkat menjadi 225.612 ton dengan nilai mencapai USD 345,11 juta. Tak heran Indonesia menjadi produsen rumput laut kedua setelah Tiongkok.

Pada 22-23 Juli 2022 lalu, KKP melalui Badan Riset Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM) menggelar Pelatihan Budidaya Rumput Laut Euchema cottonii di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, secara blended learning. Pelatihan diberikan oleh Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BPPP) Bitung di bawah supervisi Pusat Pelatihan dan Penyuluhan Kelautan dan Perikanan (Puslatluh KP) BRSDM kepada 300 peserta yang berasal dari pelaku utama budidaya rumput laut. Materi yang diajarkan antara lain pemilihan lokasi, penyiapan bibit rumput laut, pemeliharaan, pengendalian hama penyakit, dan pemanenan rumput laut.

“Rumput laut menjadi salah satu komoditas ekspor yang diunggulkan, oleh karena itu produktivitasnya selalu ditingkatkan. Ditambah saat ini, terdapat perkembangan permintaan pasar global dari negara lain,” ujar Kepala BRSDM I Nyoman Radiarta dalam keterangan tertulis KKP, Kamis (28/7/2022

“Mamuju itu potensi sumber daya alamnya sangat besar, salah satunya adalah rumput laut jenis Euchema cottonii. Harapannya dengan adanya pelatihan ini, dapat mengolah sumber daya alam yang luar biasa tersebut untuk meningkatkan perekonomian daerah,” lanjut Nyoman.

Hal senada juga dinyatakan oleh Kepala Puslatluh KP Lilly Aprilya Pregiwati. Ia mengatakan, rumput laut Euchema cottonii memiliki berbagai keunggulan tersendiri. Dengan demikian diharapkan para peserta dapat memanfaatkan pelatihan ini sebaik-baiknya.

“Euchema cottonii itu punya banyak keunggulan antara lain mudah dibudidayakan, masa budidaya yang singkat, biaya operasionalnya yang tidak terlalu besar, tidak merusak lingkungan, dan mudah dipasarkan,” ujar Lilly.

“Bandingkan dengan proses budidaya yang sudah Bapak dan Ibu lakukan dan jangan ragu untuk bertanya. Salah satu yang harus ditanyakan kepada pelatih adalah cara menanggulangi penyakit ice-ice pada rumput laut. Harapannya, nanti Bapak dan Ibu bisa membudidayakan Euchema cottonii ini dengan perkembangan teknologi terkini,” lanjutnya.

Apresiasi datang dari Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Suhardi Duka yang menginisiasi pelatihan ini. Ia mengatakan, Mamuju memiliki potensi rumput laut yang sangat besar, namun ia mengingatkan akan hama penyu yang berpotensi mengurangi hasil panen rumput laut. Adapun solusi ramah lingkungan untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan memasang jaring pada wilayah budidaya rumput laut.

“Harapannya para peserta bisa mendengarkan dengan baik supaya dapat menambah pengetahuan dalam rangka memajukan pengelolaan rumput laut daerah Mamuju,” ucap Suhardi.

Apresiasi juga datang dari Pemerintah Daerah setempat. Sebagaimana disampaikan Bupati Kabupaten Mamuju Sitti Sutinah, pihaknya menyampaikan apresiasi tinggi dan terima kasih atas penyelenggaraan pelatihan ini.

“Kami mengucapkan terima kasih banyak kepada pihak yang telah membuat acara ini terwujud serta Bapak Suhardi Duka atas perhatiannya. Saya berharap masyarakat Mamuju dapat memanfaatkan apa yang diberikan. Pelatihan ini tentu akan sangat bermanfaat untuk meningkatkan produktivitas rumput laut,” ujarnya.

Tak lupa, segenap elemen masyarakat juga menyambut pelatihan ini dengan penuh semangat. Hal itu disampaikan oleh para peserta, salah satunya Erna. Ia menyatakan suka citanya telah menjadi peserta dalam pelatihan tersebut.

“Terima kasih atas kesempatannya untuk mengikuti pelatihan ini. Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi saya karena saya jadi lebih tahu bagaimana cara mengelola dan membudidayakan dengan baik,” ungkap Erna.

Pelatihan tersebut selain mendukung program prioritas KKP juga untuk menjalankan arahan Menteri Kelautan dan Perikanan (KP), Sakti Wahyu Trenggono, yang mendorong peningkatan produksi rumput laut.

Menurut Menteri KP Trenggono, potensi rumput laut sangat besar, namun pemanfaatannya belum optimal. Karena itu, BRSDM melakukan penyiapan SDM unggul salah satunya melalui pelatihan untuk mendukung upaya peningkatan budidaya rumput laut tersebut.

InfoPublik

Komentar Facebook

Tags: Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP)Pembudidaya Rumput LautSDM
ShareTweetSend

Related Posts

Perkuat Peran Akademisi, Dosen Papua Bentuk IDAPS

Perkuat Peran Akademisi, Dosen Papua Bentuk IDAPS

Juni 16, 2026
Wakil Ketua Komisi X DPR Nilai Pendidikan di Bawah Kepemimpinan Presiden Prabowo Berubah Signifikan

Wakil Ketua Komisi X DPR Nilai Pendidikan di Bawah Kepemimpinan Presiden Prabowo Berubah Signifikan

Mei 4, 2026
Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri Periode 2025-2030, H. Ansar Ahmad dan Nyanyang Haris Pratamura, Resmi Mulai Tugas

Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri Periode 2025-2030, H. Ansar Ahmad dan Nyanyang Haris Pratamura, Resmi Mulai Tugas

Maret 7, 2025

KKP Amankan Ikan Impor Ilegal Asal Mayalsia di Batam

Juni 2, 2024

Proyek Reklamasi Tambang Nikel Morowali Dihentikan KKP

Maret 19, 2023
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?