
Jakarta, satukanindonesia.com – Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) yang baru dilantik, Mukhtaruddin, ternyata belum melengkapi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK tahun 2025 untuk periode 2024. Mukhtaruddin sebelumnya menggantikan posisi Abdul Kadir Karding.
Mukhtaruddin selaku Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar ini, terakhir kali melaporkan harta kekayaannya pada 1 Mei 2024 untuk periodik 2023. Total harta kekayaan yang tercatat saat itu mencapai Rp17.906.597.404 (sekitar Rp17,9 miliar).
KPK meminta Mukhtaruddin segera melengkapi laporan LHKPN untuk periodik 2024.
“Benar, bagi PN yang masih on progress status pelaporannya karena ada berkas yang belum lengkap, maka agar dapat segera melengkapinya,” kata Jubir KPK, Budi Prasetyo melalui keterangan tertulis kepada wartawan, dilansir dari Inilah,com, Senin (8/9/2025).
Dalam laporan terakhirnya, Mukhtaruddin memiliki 21 aset tanah dan bangunan senilai Rp16.090.000.000. Dari jumlah itu, 20 aset berada di Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, dan satu aset berada di Bekasi, Jawa Barat.
Selain itu, ia juga tercatat memiliki empat unit kendaraan senilai Rp1.847.735.000. Aset kendaraan termahal adalah mobil Toyota Alphard tahun 2019 senilai Rp850.000.000, sementara yang termurah adalah motor Honda WW150EXF IN A/T tahun 2015 senilai Rp7.500.000.
Adapun kas yang dilaporkan sebesar Rp529.947.404 dan harta lainnya Rp45.000.000. Jika ditotal, jumlah aset Mukhtaruddin mencapai Rp18.512.682.404. Namun setelah dikurangi utang sebesar Rp606.085.000, total kekayaan bersihnya menjadi Rp17.906.597.404.
Rincian lengkap LHKPN dilaporkan Mukhtaruddin:
A. Tanah Dan Bangunan Rp16.090.000.000
1. Tanah dan Bangunan Seluas 217 m²/400 m² di Jakarta Selatan, Hasil Sendiri Rp8.000.000.000
2. Tanah dan Bangunan Seluas 608 m²/200 m² di Kotawaringin Barat, Hasil Sendiri Rp1.200.000.000
3. Tanah Seluas 370 m² di Kotawaringin Barat, Hasil Sendiri Rp350.000.000
4. Tanah Seluas 299 m² di Kotawaringin Barat, Hasil Sendiri Rp250.000.000
5. Tanah Seluas 2.331 m² di Kotawaringin Barat, Hasil Sendiri Rp800.000.000
6. Tanah Seluas 22.500 m² di Kotawaringin Barat, Hasil Sendiri Rp450.000.000
7. Tanah Seluas 19.550 m² di Kotawaringin Barat, Hasil Sendiri Rp350.000.000
8. Tanah Seluas 10.772 m² di Kotawaringin Barat, Hasil Sendiri Rp175.000.000
9. Tanah Seluas 10.752 m² di Kotawaringin Barat, Hasil Sendiri Rp175.000.000
10. Tanah Seluas 5.500 m² di Kotawaringin Barat, Hasil Sendiri Rp100.000.000
11. Tanah Seluas 10.000 m² di Kotawaringin Barat, Hasil Sendiri Rp175.000.000
12. Tanah Seluas 5.000 m² di Kotawaringin Barat, Hasil Sendiri Rp85.000.000
13. Tanah Seluas 10.000 m² di Kotawaringin Barat, Hasil Sendiri Rp125.000.000
14. Tanah Seluas 200 m² di Kotawaringin Barat, Hasil Sendiri Rp50.000.000
15. Tanah Seluas 500 m² di Kotawaringin Barat, Hasil Sendiri Rp75.000.000
16. Tanah Seluas 6.000 m² di Kotawaringin Barat, Hasil Sendiri Rp130.000.000
17. Tanah Seluas 15.600 m² di Kotawaringin Barat, Hasil Sendiri Rp150.000.000
18. Tanah Seluas 15.000 m² di Kotawaringin Barat, Hasil Sendiri Rp150.000.000
19. Tanah Seluas 28.762 m² di Kotawaringin Barat, Hasil Sendiri Rp350.000.000
20. Tanah Seluas 480 m² di Kotawaringin Barat, Hasil Sendiri Rp250.000.000
21. Tanah dan Bangunan Seluas 146 m²/127 m² di Bekasi, Hasil Sendiri Rp2.700.000.000
B. Alat Transportasi dan Mesin Rp. 1.847.735.000
1. Motor, Honda WW150EXF IN A/T Tahun 2015, Hasil Sendiri Rp7.500.000
2. Mobil, Toyota Alphard Tahun 2019, Hasil Sendiri Rp850.000.000
3. Mobil, Wuling Almaz Minibus Tahun 2019, Hasil Sendiri Rp175.000.000
4. Mobil, Hyundai 5 Signature Long Range Tahun 2022, Hasil Sendiri Rp815.235.000
C. Harta Bergerak Lainnya Rp. —-
D. Surat Berharga Rp. —-
E. Kas dan Setara Kas Rp529.947.404
F. Harta Lainnya Rp45.000.000
Sub Total Rp18.512.682.404
III. Utang
Rp606.085.000
IV. Total Harta Kekayaan (II – III)
Rp17.906.597.404. (***)













