• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Loyalis AHY Intervensi Yusril, Pengamat: Jangan Perkosa Hak Politik Kader Partai

Loyalis AHY Intervensi Yusril, Pengamat: Jangan Perkosa Hak Politik Kader Partai

September 25, 2021
Layanan Kesehatan di Manokwari Papua Barat Dipastikan Gratis

Layanan Kesehatan di Manokwari Papua Barat Dipastikan Gratis

Juli 31, 2026
Kapolres dan Kapolresta termasuk di Papua Barat Daya Dimutasikan

Kapolres dan Kapolresta termasuk di Papua Barat Daya Dimutasikan

Juli 31, 2026
ADVERTISEMENT
Bupati Taput Apresiasi Pembangunan Jembatan Asa SCTV di Parbaju Toruan, Pemkab Siap Kawal Perawatan

Bupati Taput Apresiasi Pembangunan Jembatan Asa SCTV di Parbaju Toruan, Pemkab Siap Kawal Perawatan

Juli 31, 2026
Optimalkan Pendapatan Daerah 2026, Pemkab Taput Gelar HLM dan Evaluasi Kinerja Perangkat Daerah

Optimalkan Pendapatan Daerah 2026, Pemkab Taput Gelar HLM dan Evaluasi Kinerja Perangkat Daerah

Juli 31, 2026
Tiga Tewas Tertembak, Warga Korowai Papua Dilaporkan Mengungsi

Tiga Tewas Tertembak, Warga Korowai Papua Dilaporkan Mengungsi

Juli 31, 2026
Komisi II DPR Dorong Pemerintah Percepat Penyaluran Kurang Bayar Dana Bagi Hasil ke Daerah

Komisi II DPR Dorong Pemerintah Percepat Penyaluran Kurang Bayar Dana Bagi Hasil ke Daerah

Juli 31, 2026
Mensesneg Sebut Kenaikan Tukin juga Diterima Guru, Dosen, dan Nakes di Wilayah 3T

Mensesneg Sebut Kenaikan Tukin juga Diterima Guru, Dosen, dan Nakes di Wilayah 3T

Juli 31, 2026
Komisi Yudisial Usulkan Sanksi untuk 121 Hakim pada Semester I 2026, Naik Lebih dari Dua Kali Lipat

Komisi Yudisial Usulkan Sanksi untuk 121 Hakim pada Semester I 2026, Naik Lebih dari Dua Kali Lipat

Juli 31, 2026
Dasco: Hasil Survei Kepuasan Publik Jadi Bahan Evaluasi Pemerintah

Dasco: Hasil Survei Kepuasan Publik Jadi Bahan Evaluasi Pemerintah

Juli 31, 2026
Anggota Komisi III DPR Minta Bareskrim Dalami Kematian Karumga eks Jampidsus

Anggota Komisi III DPR Minta Bareskrim Dalami Kematian Karumga eks Jampidsus

Juli 31, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Sabtu, Agustus 1, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Politik

Loyalis AHY Intervensi Yusril, Pengamat: Jangan Perkosa Hak Politik Kader Partai

[Politik]

September 25, 2021
in Politik
0
0
SHARES
84
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Direktur Rumah Politik Indonesia Fernando EMaS (Foto/SatukanIndonesia.com/Nal)
Direktur Rumah Politik Indonesia Fernando EMaS (Foto/SatukanIndonesia.com/Nal)

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Setelah Yusril Izha Mahendra dkk, menyatakan kesediaannya sebagai kuasa hukum kader Partai Demokrat (PD) versi Kongres Luar Biasa (KLB) di Sibolangit 2021 yang di pimpin Jenderal (Purn) Moeldoko, beberapa loyalis Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) terkesan melakukan upaya dan langkah tidak terpuji dengan berupaya mengintervensi Yusril dkk yang bertujuan menghalangi upaya hukum judicial review terhadap Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga Partai Demokrat (AD/ART PD) ke Mahkamah Agung.

Pengamat Politik Fernando EMaS menilai respon para loyalis Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang menyerang Yusril Ihza Mahendra sebagai kuasa hukum kader Partai Demokrat untuk melakukan judicial review mengenai AD/ART Partai Demokrat ke Mahkamah Agung sangat memalukan dan merupakan upaya pemerkosaan terhadap kader Partai Demokrat yang berusaha untuk memperjuangkan hak konstitusionalnya sebagai kader Partai Demokrat.

Baca Juga: AD/ART PD di Judicial Review, Terobosan Baru Menyelesaikan Konflik Internal Partai Demokrat

“Kenapa loyalis ingin membatasin kebebasan Yusril Ihza Mahendra dalam menerima kuasa dari empat kader Partai Demokrat, yaitu: Muhammad Isnaini Widodo, Nur Rakhmat Juli Purwanto, Ayu Palaretins dan Binsar Trisakti Sinaga untuk melakukan judicial review ke Mahkamah Agung yang disahkan Kumham 18 Mei 2020”, ujar Fernando dalam realesnya, Sabtu (25/9/2021).

Fernando menghimbau supaya loyalis AHY menghentikan segala bentuk intervensi dan atau tekanan terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam upaya Judicial Review AD/ART Partai Demokrat ke Mahkamah Agung, termasuk Kuasa Hukum.

“Sebaiknyas loyalis AHY tidak memperkosa hak konstitusional kader PD yang telah menunjuk Yusril Ihza Mahendra dalam menerima kuasa dari empat kader Partai Demokra untuk melakukan upaya Judicial Review AD/ART PD ke Mahkamah Agung,” himbau Fernando.

Lebih lanjut Fernando menjelaskan, apapun alasannya para loyalis AHY tidak memiliki hak untuk melarang Yusril menerima kuasa dari Muhammad Isnaini Widodo, Nur Rakhmat Juli Purwanto, Ayu Palaretins dan Binsar Trisakti Sinaga. Sebagai pihak yang merasa diperlakukan tidak adil oleh PD dibawah kepemimpinan AHY memiliki hak untuk memperjuangkan haknya berdasarkan UU yang berlaku.

Baca Juga: Yusril Memihak Moeldoko! Rachland Nashidik: Kelompok Kuat yang Sedang Menindas
“Keempat pemberi kuasa kepada Yusril sedang melakukan perjuangan untuk melawan dinasti politik dalam Partai Demokrat. Mereka merasa sedang dikebiri dan diperkosa haknya dalam menjalankan demokrasi di Partai Demokrat sehingga melakukan judicial review terhadap AD/ART Partai Demokrat,” ujar Fernando.

Sebaiknya para loyalis AHY Jangan frustasi menghadapi proses hukum yang merupakan sesuatu hal biasa dalam negara demokratis yang menjunjung tinggi hukum. Jangan selalu ingin mengintervensi pihak lain termasuk Yusril yang memiliki hak untuk menerima kuasa dan membela siapapun yang menginginkan keadilan.

Diakhir releasenya Fernando menghimbau, supaya pihak AHY sebaiknya menyadarkan diri mereka, bahwa Partai Demokrat adalah aset bangsa yang wajib dijaga semua komponen bangsa yang ingin menguasai Partai Demokrat menjadi aset pribadi.(Nal/SI)

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Agus Harimurti YudhoyonoAHYDirektur Rumah Politik IndonesiaFernando EMASksp moeldokoPartai Demokratyusril
ShareTweetSend

Related Posts

Menko AHY Sebut Pembangunan Nasional Harus Bertumpu pada Sejarah dan Kearifan Lokal

Menko AHY Sebut Pembangunan Nasional Harus Bertumpu pada Sejarah dan Kearifan Lokal

Juli 5, 2026
Dari Tarian Naga ke Kembang Api, Harmoni Budaya & Kemewahan Warnai Imlek di Batam

Dari Tarian Naga ke Kembang Api, Harmoni Budaya & Kemewahan Warnai Imlek di Batam

Februari 18, 2026
Jelang Nataru 2025, AHY Pastikan Kesiapan Infrastruktur Transportasi Publik

Jelang Nataru 2025, AHY Pastikan Kesiapan Infrastruktur Transportasi Publik

November 21, 2025

AHY Tegaskan Tak Ada Punya Masalah dengan Wapres Gibran

Agustus 14, 2025

Siapa Pengendali Pemerintahan Prabowo-Gibran? Demokrat Bongkar Fakta Tersembunyi

Mei 8, 2025
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?