• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Luhut: Kritik Boleh, Tapi Kritik Yang Membangun

Luhut: Kritik Boleh, Tapi Kritik Yang Membangun

September 17, 2019
Sekjen PBB Antonio Guterres Berkunjung ke Indonesia

Sekjen PBB Antonio Guterres Berkunjung ke Indonesia

Oktober 17, 2026
Perkuat Ketahanan Indonesia, Persatuan Inteligensia Kristen Usulkan Pengembangan Nuklir

Perkuat Ketahanan Indonesia, Persatuan Inteligensia Kristen Usulkan Pengembangan Nuklir

Oktober 17, 2026
ADVERTISEMENT
DPRD Batam Tetapkan Anwar Anas dan Muhammad Fadhli Pimpin Pansus Revisi Ranperda Ketertiban Umum

DPRD Batam Tetapkan Anwar Anas dan Muhammad Fadhli Pimpin Pansus Revisi Ranperda Ketertiban Umum

Oktober 17, 2026
DPRD Batam Tetapkan Muhammad Syafe’i dan Setia Putra Tarigan Pimpin Pansus Ranperda Hak Keuangan dan Administratif Dewan

DPRD Batam Tetapkan Muhammad Syafe’i dan Setia Putra Tarigan Pimpin Pansus Ranperda Hak Keuangan dan Administratif Dewan

Oktober 17, 2026
Demi Keamanan Jurnalis, Polda Papua dan Komnas HAM Perkuat Komunikasi

Demi Keamanan Jurnalis, Polda Papua dan Komnas HAM Perkuat Komunikasi

Oktober 17, 2026
Kemendagri Dorong Pemprov Papua Pegunungan Selaraskan Program Pembangunan untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045

Kemendagri Dorong Pemprov Papua Pegunungan Selaraskan Program Pembangunan untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045

Oktober 17, 2026
Dugaan Korupsi Lahan PT SMJ, KPK Telusuri Aliran Dana ke Kementerian ATR/BPN

Dugaan Korupsi Lahan PT SMJ, KPK Telusuri Aliran Dana ke Kementerian ATR/BPN

Oktober 17, 2026
Polri Perkuat Penanganan Karhutla melalui Polisi Khusus Kehutanan

Polri Perkuat Penanganan Karhutla melalui Polisi Khusus Kehutanan

Oktober 17, 2026
Stok BBM Nasional Aman, Pertamina Diminta Percepat Distribusi ke Daerah

Stok BBM Nasional Aman, Pertamina Diminta Percepat Distribusi ke Daerah

Oktober 17, 2026
Amankan Energi Indonesia, Menteri Bahlil Berburu Minyak Hingga Afrika

Amankan Energi Indonesia, Menteri Bahlil Berburu Minyak Hingga Afrika

Oktober 17, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Sabtu, Oktober 17, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Nasional

Luhut: Kritik Boleh, Tapi Kritik Yang Membangun

(NASIONAL)

September 17, 2019
in Nasional
0
0
SHARES
218
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan. (Foto: Dok. Humas Kemenko Maritim 2018)
Jakarta, SatukanIndonesia.com – Dalam Seminar Nasional tentang Kemaritiman yang dilaksanakan di Badan Pemeriksa Keuangan, Jakarta, Senin (19/03/2018), Sebagai salah satu pembicara dalam seminar ini, Menko Maritim Luhut Pandjaitan mengungkapkan bahwa nilai potensi kelautan Indonesia mencapai USD 1.3 triliun dan potensi ini kemungkin baru di eksplorasi 8 persen sehingga masih terbuka luas ruang untuk mengembangkan potensi kelautan Indonesia.
Menurut Luhut, ada beberapa permasalah di sektor kemaritiman yang perlu segera ditangani bersama. Pertama, masalah tentang lego jangkar di Batam, Kepulauan Riau. “Jumat saya di Batam itu mengintegrasikan mengenai jangkar kapal, ada 16 ribu kapal jangkar disana karena mereka tidak bisa memuat di Singapura, karena mereka reklamasi, itu jadi sudah menjadi terbatas tempatnya, dan masuk ke Indonesia,” kata Jenderal yang juga merupakan mantan Duta Besar Indonesia untuk Singapura ini.
Lego jangkar ini, tambah Menko Luhut, berpotensi mendatangkan pemasukan bagi negara. “Di Singapura  mereka bisa bayar 2000 dolar untuk lego jangkar sedangkan di kita itu tidak jelas, ini adalah masalah kita semua,” keluhnya. Hal ini. Lanjutnya, karena telah bertahun-tahun belum ada koordinasi antara pemangku kepentingan terkait. “Jadi ada rapat terpadu disana (Batam), ada 6 institusi yang disatukan, ada bea cukai, angkatan laut, kepolisian, Bakamla, semua masing-masing megang kendali sendiri,” tuturnya.  Menko Luhut berharap dengan pertemuan itu, masalah lego jangkar dapat diselesaikan bersama.
Lalu, masalah kedua adalah kurang integrasi antara lembaga pemerintah, sehingga permasalahan yang muncul jadi berlarut-larut. Diapun lantas mencontohkan tentang proyek pembangunan Kereta Api Ringan (LRT). “LRT  itu adalah (wewenang) kementerian perhubungan dibawah saya, jika tidak selesai LRT maka balik lagi pada kelingkungan hidup, pemerintahan Provinsi Jawa Barat dan DKI Jakarta, baru bisa diselesaikan.  kita buat  strukturnya itu sedemikian rupa, sehingga bisa diselesaikan,” bebernya.
Tak jarang penyelesaian sebuah proyek pemerintah memakan waktu yang lama karena masalah integrase tersebut. “Untuk itulah Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman itu dibentuk, dan  kadang-kadang orang bilang Pak Luhut nanganin semuanya, padahal dibawah koordinasi Kemaritiman itu ada 4 kementerian dibawahnya,” jelas Menko Luhut.
Lebih jauh, masalah ketiga, menurut Menko Luhut adalah sampah plastik laut. “Sekarang Teluk Jakarta begitu kotor, tapi kita asyik saling berbeda-beda pendapat,  padahal ada masalah didepan mata kita yang bisa membuat generasi kita menjadi generasi kuntet,” keluhnya. Berdasarkan hasil penelitian, jelas dia, plastik yang berubah menjadi micro plastic dimakan oleh ikan,  kemudian ikan itu dimakan oleh manusia. Apabila   perempuan hamil memakan ikan yang mengandung plastik mikro itu maka  hampir pasti pertumbuhan tubuh anaknya tidak akan sempurna.
“Jadi kalau kita membuang plastik sembarangan, kita juga membunuh generasi yang akan datang. Maka dari itu,  Sungai Citarum yang panjangnya 269 km menjadi target pemerintah  dan saya menjadi penanggung jawabnya,” beber Menko Luhut. Alasan pemerintah melakukan revitalisasi sungai terpanjang di Jawa Barat itu karena ada 27, 5 juta orang tinggal di sana. Lalu, ada tiga danau yang terdampak polusi Sungai Citarum, yakni Jatiluhur, Saguling dan Ciratak. Menurut dia, bila masalah ini tidak segera diselesaikan maka ekosistem laut akan tercemar.
Menko Luhut menyebutkan beberapa pencapaian sumber daya alam dan jasa kemaritiman tahun 2015-2017. “Sudah banyak yang dicapai akan tetapi, lebih banyak lagi masalahnya. Jadi kalau ada kritikan yang tidak membangun, karena tiga tahun itu tidak dapat menyelesaikan semua masalah, tapi saya menjadi komandan mempunyai landasan-landasan yang buat kita tetap maju kedepan,” tegasnya. Terakhir, Menko Luhut menuturkan tentang pentingnya penyelesaian masalah secara bersama-sama. “Mari kita kerja sama, kita bangun teamwork, bahwa kalau ada kritik boleh, akan tetapi kritik-kritik yang membangun,” tegasnya. (*)
ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Luhut Binsar PandjaitanMenko MaritimPotensi Kelautan IndonesiaProtek LRTSampah Plastik Teluk JakartaSatukan Indonesia
ShareTweetSend

Related Posts

DEN Menghadap Presiden Prabowo, Bahas Isu Ekonomi Nasional

DEN Menghadap Presiden Prabowo, Bahas Isu Ekonomi Nasional

Juni 10, 2026
Prof Sri Fatmawati Paparkan Capaian Riset dan Inovasi TSTH2

Prof Sri Fatmawati Paparkan Capaian Riset dan Inovasi TSTH2

November 25, 2025
Ketua Dewan Ekonomi Nasional dan Rombongan Kunjungi TSTH2 di Humbahas Sumut

Ketua Dewan Ekonomi Nasional dan Rombongan Kunjungi TSTH2 di Humbahas Sumut

Mei 8, 2025

Serangan pada Media Siber Merupakan Bentuk Kekerasan Terhadap Pers

Februari 21, 2025

Program Makan Bergizi Gratis, Luhut: Perputaran Dana di Desa Bisa Rp 9 Miliar

Januari 15, 2025
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?