• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Mahasiswa West Papua Gelar Aksi Tutup PT Freeport Indonesia

Mahasiswa West Papua Gelar Aksi Tutup PT Freeport Indonesia

April 7, 2025
Mendes PDT Tegaskan Pesantren Jadi Pilar Utama Pembentuk Karakter Masyarakat Desa

Mendes PDT Tegaskan Pesantren Jadi Pilar Utama Pembentuk Karakter Masyarakat Desa

Juni 15, 2026
Dirjen KPM Kemkomdigi: Pemerintah Hormati Independensi Media dan Apresiasi Peliputan Aksi Demonstrasi

Dirjen KPM Kemkomdigi: Pemerintah Hormati Independensi Media dan Apresiasi Peliputan Aksi Demonstrasi

Juni 15, 2026
ADVERTISEMENT
KPK Lelang 108 Aset Rampasan Hasil Korupsi Senilai Rp311 Miliar

KPK Lelang 108 Aset Rampasan Hasil Korupsi Senilai Rp311 Miliar

Juni 15, 2026
Polisi Kerahkan 5.955 Personel Gabungan untuk Amankan Demo Mahasiswa di Jakarta

Polisi Kerahkan 5.955 Personel Gabungan untuk Amankan Demo Mahasiswa di Jakarta

Juni 15, 2026
Anggota DPR Komisi XII Dorong Kepastian Hukum bagi Pertambangan Rakyat

Anggota DPR Komisi XII Dorong Kepastian Hukum bagi Pertambangan Rakyat

Juni 15, 2026
Menteri PANRB Harap MPP Jadi Pusat Solusi Layanan Publik, Bukan Sekadar Kumpulan Loket

Menteri PANRB Harap MPP Jadi Pusat Solusi Layanan Publik, Bukan Sekadar Kumpulan Loket

Juni 14, 2026
Komisi IV Perlunya Penguatan Aspek Sosial dalam Revisi UU Kehutanan

Komisi IV Perlunya Penguatan Aspek Sosial dalam Revisi UU Kehutanan

Juni 14, 2026
Kemkomdigi Tambah 200 Titik Nobar Piala Dunia 2026 hingga Daerah

Kemkomdigi Tambah 200 Titik Nobar Piala Dunia 2026 hingga Daerah

Juni 14, 2026
Sambut Libur Sekolah 2026, Kemenhub Perketat Pengawasan Kapal Penumpang 

Sambut Libur Sekolah 2026, Kemenhub Perketat Pengawasan Kapal Penumpang 

Juni 14, 2026
Komisi I DPR Soroti Kesejahteraan Babinsa, Ribuan Prajurit di Daerah Masih Kekurangan Fasilitas Operasional

Komisi I DPR Soroti Kesejahteraan Babinsa, Ribuan Prajurit di Daerah Masih Kekurangan Fasilitas Operasional

Juni 14, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Senin, Juni 15, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Daerah

Mahasiswa West Papua Gelar Aksi Tutup PT Freeport Indonesia

April 7, 2025
in Daerah, Ekonomi, News
0
0
SHARES
267
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
KET. FOTO : Masa aksi Forum Independen Mahasiswa West Papua melakukan aksi tuntut PTFI ditutup, aksi itu digelar di Uncen Bawa, Kota Jayapura Papua//ISTIMEWA

JAYAPURA, SATUKANINDONESIA.Com – Komite Pimpinan Pusat Forum Independen Mahasiswa West Papua (KPPFIM-WP) melakukan aksi menuntut PT. Freeport Indonesia (FI) ditutup.

Masa yang terdiri dari mahasiswa itu melakukan aksi di beberapa titik yaitu Uncen Bawa, Uncen Atas, USTJ dan Expo Waena Kota Jayapura, Papua. Aksi yang dilakukan pada tiga titik itu, dimulai dari jam 09:00 sampai selesai, Senin (07/04/2025).

Aksi itu dijaga pihak kemanan sekitar 30 personil yang tersebar di beberapa titik. Dengan jumlah masa aksi di Uncen Bawa sekitar 16 orang.

Penanggung Jawab aksi di Uncen Bawa Ula Farion mengatakan aksi ini untuk meminta supaya PTFI ditutup karena PTFI hadir hanya membawa dampak buruk bagi orang asli papua. Mahasiswa yang tergabung dalam Forum Independen West Papua menuntut area penambangan tembaga dan emas di Timika Papua segera ditutup karena tidak memberikan manfaat bagi masyarakat pemilik hak ulayat.

 

“PT Freeport harus ditutup karena itu penyebab dari semua kejahatan kemanusiaan di Tanah Papua,”katanya.

Ia juga mengatakan, kegiatan eksploitasi yang dilakukan PTFI hanya memberikan dampak buruk bagi lingkungan hidup masyarakat adat di Timika. Salah satu contoh kongkrit dari hal itu seperti yang dilaporkan Walhi dan beberapa LSM bahwa PTFI membuang limbah B3 ke tanah ulayat suku Kamoro di daratan rendah Mimika dan terdapat unsur logam berbahaya di dalam makanan lokal Masyarakat Kamoro.

 

ADVERTISEMENT

“Maka dari itu jika tidak dihentikan hal ini merupakan bentuk pembunuhan secara perlahan bagi orang asli papua terutama suku Kamoro dan perampasan hak atas lingkungan yang sehat bagi masyarakat setempat,”kata Farion.

 

“Selain itu temuan jaringan advokasi Tambang menunjukkan limbah tailing PTFI hingga saat ini mencapai sekitar 1.187 miliar ton yang dibuang ke beberapa sungai di sana. Permasalahan tersebut merupakan sebagian kecil saja dari penderitaan yang dialami masyarakat papua secara umum akibat eksploitasi yang terus dilakukan PTFI,”katanya.

Ia juga menyampaikan, selama PTFI dibiarkan menguasai sumber daya alam di Papua, maka selama itu juga masyarakat Papua tidak pernah sejahtera dan akan semakin tertindas. Apalagi ini menempatkan banyak aparat TNI dan Polri untuk menjaga area penambangan yang menjadi milik masyarakat.

Kami menuntut agar para pelaku pelanggaran HAM yang selama PTFI beroperasi segara ditangkap dan dihukum.

“Tadi kami mau melanjutkan aksi ke Kantor DPRP cuman kami dibatasi dan dihadang oleh pihak kemanan sehingga kami dibubarkan. Aksi ini dilakukan serentak dibeberapa kota seperti di Jayapura, Nabire dan Sorong,”katanya.

 

Frengky Edowai salah satu masa aksi, dalam orasinya ia mengatakan PTFI hadir untuk merusak dan merampas sumber daya alam yang masyarakat sudah jaga sejak lama dan tidak memberikan manfaat bagi orang asli papua. Kami menuntut agar PTFI ditutup karena PTFI hanya mendatangkan kejahatan kemanusiaan sejak eksplorasi pertambangan dimulai.

 

“Kami meminta dan mendesak PTFI di Timika segara ditutup, kami mau supaya konflik kemanusiaan yang terjadi di tanah papua yang sudah lama ini segera diselesaikan maka harus tutup dan kembalikan hak masyarakat,”katanya.

Ia mengatakan, bukan saja PTFI yang ditutup, tapi juga blok wabu yang mau direncanakan untuk dikelola, Proyek Strategis Nasional (PSN) di Merauke, dan operasi militer di Tanah Papua segera dihentikan. Karena hal-hal tersebut menambah konflik yang berkepanjangan di tanah papua dan merugikan masyarakat.

“Sehingga kami minta kepada penguasa di negara ini segara menghentikan proses penambangan yang dilakukan PTFI, karena itu tidak membawa manfaat dan keuntungan bagi masyarakat. Masyarakat hanya dapat kerugian dan penderitaan,”tandasnya. [**/GRW]

Komentar Facebook

Tags: advokasi TambangMahasiswa minta PT FI ditutupPelanggaran HAMProyek Strategis NasionalPSNPT FIpt freeport indonesiaPT. FreeportTutup FreeportUNCEN AtasUncen bawah
ShareTweetSend

Related Posts

Situasi Hak Asasi Manusia Indonesia Memburuk di Era Presiden Prabowo

Situasi Hak Asasi Manusia Indonesia Memburuk di Era Presiden Prabowo

April 22, 2026
Tambang GBC Milik PT Freeport Indonesia Ditargetkan Produksi Normal

Tambang GBC Milik PT Freeport Indonesia Ditargetkan Produksi Normal

Maret 24, 2026
​Satu Karyawan Tewas Ditembak di Tambang Grasberg Freeport Indonesia

​Satu Karyawan Tewas Ditembak di Tambang Grasberg Freeport Indonesia

Maret 13, 2026

Dana Abadi Papua Mengubah Kekayaan Alam Menjadi Warisan Abadi Bagi Generasi

Maret 12, 2026

PT. Freeport Indonesia Raih GeoInnovation Award 2025

Desember 14, 2025
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?