• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Mahasiswa West Papua Gelar Aksi Tutup PT Freeport Indonesia

Mahasiswa West Papua Gelar Aksi Tutup PT Freeport Indonesia

April 7, 2025
Menlu Sugiono Pimpin Delegasi RI di Sidang Majelis Umum PBB ke-81

Menlu Sugiono Pimpin Delegasi RI di Sidang Majelis Umum PBB ke-81

September 24, 2026
Pemerintah Kaji Kuliah Gratis di Kampus Negeri

Pemerintah Kaji Kuliah Gratis di Kampus Negeri

September 24, 2026
ADVERTISEMENT
Presiden Prabowo Subianto Perintahkan IEU-CEPA Segera Dituntaskan

Presiden Prabowo Subianto Perintahkan IEU-CEPA Segera Dituntaskan

September 24, 2026
Gagalkan Operasi Perdagangan Manusia, Polisi PNG selamatkan 39 warga Indonesia

Gagalkan Operasi Perdagangan Manusia, Polisi PNG selamatkan 39 warga Indonesia

September 23, 2026
Pansus Ranperda Kampung Tua Gelar Rapat Lanjutan, Perdalam Substansi Perda

Pansus Ranperda Kampung Tua Gelar Rapat Lanjutan, Perdalam Substansi Perda

September 23, 2026
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Batam Terima Kunjungan Kerja Komisi III DPRD Sijunjung

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Batam Terima Kunjungan Kerja Komisi III DPRD Sijunjung

September 23, 2026
Putra Daerah Berkarya untuk Negeri, Ali Topan Jadi Project Leader PLTS Pulau Sembur

Putra Daerah Berkarya untuk Negeri, Ali Topan Jadi Project Leader PLTS Pulau Sembur

September 23, 2026
Strong Point Pagi, Upaya Polres Humbahas Wujudkan Lalu Lintas Aman dan Lancar

Strong Point Pagi, Upaya Polres Humbahas Wujudkan Lalu Lintas Aman dan Lancar

September 23, 2026
Polres Metro Bekasi Kota Amankan 74 Tersangka & 2.273,23 G NARKOTIKA senilai Rp. 4,09 M dalam Ops Nila Jaya 2026

Polres Metro Bekasi Kota Amankan 74 Tersangka & 2.273,23 G NARKOTIKA senilai Rp. 4,09 M dalam Ops Nila Jaya 2026

September 23, 2026
Media Israel Soroti Pidato Presiden Prabowo yang Teriak ‘Free Palestine

Media Israel Soroti Pidato Presiden Prabowo yang Teriak ‘Free Palestine

September 23, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Kamis, September 24, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Daerah

Mahasiswa West Papua Gelar Aksi Tutup PT Freeport Indonesia

April 7, 2025
in Daerah, Ekonomi, News
0
0
SHARES
276
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
KET. FOTO : Masa aksi Forum Independen Mahasiswa West Papua melakukan aksi tuntut PTFI ditutup, aksi itu digelar di Uncen Bawa, Kota Jayapura Papua//ISTIMEWA

JAYAPURA, SATUKANINDONESIA.Com – Komite Pimpinan Pusat Forum Independen Mahasiswa West Papua (KPPFIM-WP) melakukan aksi menuntut PT. Freeport Indonesia (FI) ditutup.

Masa yang terdiri dari mahasiswa itu melakukan aksi di beberapa titik yaitu Uncen Bawa, Uncen Atas, USTJ dan Expo Waena Kota Jayapura, Papua. Aksi yang dilakukan pada tiga titik itu, dimulai dari jam 09:00 sampai selesai, Senin (07/04/2025).

Aksi itu dijaga pihak kemanan sekitar 30 personil yang tersebar di beberapa titik. Dengan jumlah masa aksi di Uncen Bawa sekitar 16 orang.

Penanggung Jawab aksi di Uncen Bawa Ula Farion mengatakan aksi ini untuk meminta supaya PTFI ditutup karena PTFI hadir hanya membawa dampak buruk bagi orang asli papua. Mahasiswa yang tergabung dalam Forum Independen West Papua menuntut area penambangan tembaga dan emas di Timika Papua segera ditutup karena tidak memberikan manfaat bagi masyarakat pemilik hak ulayat.

 

“PT Freeport harus ditutup karena itu penyebab dari semua kejahatan kemanusiaan di Tanah Papua,”katanya.

Ia juga mengatakan, kegiatan eksploitasi yang dilakukan PTFI hanya memberikan dampak buruk bagi lingkungan hidup masyarakat adat di Timika. Salah satu contoh kongkrit dari hal itu seperti yang dilaporkan Walhi dan beberapa LSM bahwa PTFI membuang limbah B3 ke tanah ulayat suku Kamoro di daratan rendah Mimika dan terdapat unsur logam berbahaya di dalam makanan lokal Masyarakat Kamoro.

 

“Maka dari itu jika tidak dihentikan hal ini merupakan bentuk pembunuhan secara perlahan bagi orang asli papua terutama suku Kamoro dan perampasan hak atas lingkungan yang sehat bagi masyarakat setempat,”kata Farion.

 

“Selain itu temuan jaringan advokasi Tambang menunjukkan limbah tailing PTFI hingga saat ini mencapai sekitar 1.187 miliar ton yang dibuang ke beberapa sungai di sana. Permasalahan tersebut merupakan sebagian kecil saja dari penderitaan yang dialami masyarakat papua secara umum akibat eksploitasi yang terus dilakukan PTFI,”katanya.

Ia juga menyampaikan, selama PTFI dibiarkan menguasai sumber daya alam di Papua, maka selama itu juga masyarakat Papua tidak pernah sejahtera dan akan semakin tertindas. Apalagi ini menempatkan banyak aparat TNI dan Polri untuk menjaga area penambangan yang menjadi milik masyarakat.

Kami menuntut agar para pelaku pelanggaran HAM yang selama PTFI beroperasi segara ditangkap dan dihukum.

“Tadi kami mau melanjutkan aksi ke Kantor DPRP cuman kami dibatasi dan dihadang oleh pihak kemanan sehingga kami dibubarkan. Aksi ini dilakukan serentak dibeberapa kota seperti di Jayapura, Nabire dan Sorong,”katanya.

 

Frengky Edowai salah satu masa aksi, dalam orasinya ia mengatakan PTFI hadir untuk merusak dan merampas sumber daya alam yang masyarakat sudah jaga sejak lama dan tidak memberikan manfaat bagi orang asli papua. Kami menuntut agar PTFI ditutup karena PTFI hanya mendatangkan kejahatan kemanusiaan sejak eksplorasi pertambangan dimulai.

 

“Kami meminta dan mendesak PTFI di Timika segara ditutup, kami mau supaya konflik kemanusiaan yang terjadi di tanah papua yang sudah lama ini segera diselesaikan maka harus tutup dan kembalikan hak masyarakat,”katanya.

ADVERTISEMENT

Ia mengatakan, bukan saja PTFI yang ditutup, tapi juga blok wabu yang mau direncanakan untuk dikelola, Proyek Strategis Nasional (PSN) di Merauke, dan operasi militer di Tanah Papua segera dihentikan. Karena hal-hal tersebut menambah konflik yang berkepanjangan di tanah papua dan merugikan masyarakat.

“Sehingga kami minta kepada penguasa di negara ini segara menghentikan proses penambangan yang dilakukan PTFI, karena itu tidak membawa manfaat dan keuntungan bagi masyarakat. Masyarakat hanya dapat kerugian dan penderitaan,”tandasnya. [**/GRW]

Komentar Facebook

Tags: advokasi TambangMahasiswa minta PT FI ditutupPelanggaran HAMProyek Strategis NasionalPSNPT FIpt freeport indonesiaPT. FreeportTutup FreeportUNCEN AtasUncen bawah
ShareTweetSend

Related Posts

Ketua DPRD Nilai PSEL Kota Bekasi Solusi Strategis Atasi Masalah Sampah

Ketua DPRD Nilai PSEL Kota Bekasi Solusi Strategis Atasi Masalah Sampah

Agustus 31, 2026
Perkuat Daya Saing Pelaku Usaha, KADIN Kota Bekasi Dorong UMKM Naik Kelas melalui Waralaba, GEKRAFS Siap Bersinergi

Perkuat Daya Saing Pelaku Usaha, KADIN Kota Bekasi Dorong UMKM Naik Kelas melalui Waralaba, GEKRAFS Siap Bersinergi

Juli 26, 2026
Tolak Militerisme dan Cabut PSN, Rakyat Papua di Manokwari Konvoi ‘Salib Merah’

Tolak Militerisme dan Cabut PSN, Rakyat Papua di Manokwari Konvoi ‘Salib Merah’

Juli 17, 2026

Situasi Hak Asasi Manusia Indonesia Memburuk di Era Presiden Prabowo

April 22, 2026

Tambang GBC Milik PT Freeport Indonesia Ditargetkan Produksi Normal

Maret 24, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?