• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Membedah Praktik Kebiri untuk Predator Seksual di Dunia

Membedah Praktik Kebiri untuk Predator Seksual di Dunia

Agustus 29, 2019
Wali Kota Pematang Siantar & Perumda Tirta Uli Raih Medali Golden TOP BUMD Awards 2026

Wali Kota Pematang Siantar & Perumda Tirta Uli Raih Medali Golden TOP BUMD Awards 2026

April 19, 2026
Panglima TNI Didesak Evaluasi Operasi Penindakan TPNPB

Panglima TNI Didesak Evaluasi Operasi Penindakan TPNPB

April 18, 2026
ADVERTISEMENT
Wawali Harris Bobihoe : IPHI Organisasi Strategis Mitra Pemerintah

Wawali Harris Bobihoe : IPHI Organisasi Strategis Mitra Pemerintah

April 18, 2026
Tri Adhianto Tetapkan Kebijakan Kolaborasi Swasta Bangun Sumur Resapan di Kota Bekasi

Tri Adhianto Tetapkan Kebijakan Kolaborasi Swasta Bangun Sumur Resapan di Kota Bekasi

April 18, 2026
Republik Indonesia Kuasai Sawit Dunia

Republik Indonesia Kuasai Sawit Dunia

April 18, 2026
DPR Dukung Komdigi Tegas soal PSE, Wikimedia Foundation Diminta Patuh

DPR Dukung Komdigi Tegas soal PSE, Wikimedia Foundation Diminta Patuh

April 18, 2026
Presiden Prabowo Berikan Arahan kepada Ketua DPRD Seluruh Indonesia di Magelang

Presiden Prabowo Berikan Arahan kepada Ketua DPRD Seluruh Indonesia di Magelang

April 18, 2026
BMKG: Waspadai Potensi Hujan Lebat hingga Sangat Lebat di Sejumlah Wilayah pada Sabtu

BMKG: Waspadai Potensi Hujan Lebat hingga Sangat Lebat di Sejumlah Wilayah pada Sabtu

April 18, 2026
Wakil Ketua DPR Tekankan Komitmen Indonesia Kembangkan Pasar Karbon Berintegritas

Wakil Ketua DPR Tekankan Komitmen Indonesia Kembangkan Pasar Karbon Berintegritas

April 18, 2026
Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia Siap Kolaborasi dengan Pemda Manokwari

Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia Siap Kolaborasi dengan Pemda Manokwari

April 18, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Minggu, April 19, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Internasional

Membedah Praktik Kebiri untuk Predator Seksual di Dunia

[Internasional]

Agustus 29, 2019
in Internasional
0
0
SHARES
141
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Ilustrasi Kebiri

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Seorang pria berusia 20 tahun yang menjadi pelaku pemerkosaan sembilan anak perempuan di Mojokerto menjadi yang pertama dijatuhi hukuman kebiri kimia di Indonesia. Namun, hukuman itu terancam tidak bisa dijalankan karena terbentur sejumlah aturan dan kode etik kedokteran.

Berdasarkan laporan CNN pada 2012 silam, hukuman kebiri dilakukan dengan memanfaatkan pengobatan baik melalui suntikan maupun tablet. Tujuannya untuk mengurangi bahkan memutus hasrat seksual dan menjadikan seseorang untuk tidak bisa melakukan tindakan seksual.

Banyaknya kasus kejahatan seksual terhadap anak membuat banyak pemerintah di dunia memberlakukan hukuman kebiri, sebagai ganjaran yang lebih berat bagi para pelakunya.

Banyak negara menggunakan hukuman ini dalam berbagai kasus kejahatan seksual terhadap anak di bawah umur yang dianggap serius.

Proses hukuman kebiri sendiri dilakukan dengan dua cara, yaitu kimiawi dan operasi. Untuk kebiri kimia sendiri dilakukan dengan serangkaian terapi obat yang dilakukan untuk mengurangi hormon seks.

Prosedur hukum ini berlaku di beberapa negara seperti Australia, Hungaria, Spanyol, Korea Selatan, Perancis, Indonesia, Rusia, Selandia Baru, dan Amerika Serikat.

Di Amerika Serikat, hanya ada delapan negara bagian yang memberlakukan hukuman kebiri kimia, kecuali Texas yang menggunakan hukuman kebiri operasi.

California menjadi negara bagian pertama yang memberlakukan hukuman kebiri kimia pada 1996. Dikutip dari Associated Press, California memberlakukan hukuman kebiri kepada pelaku kejahatan seksual anak di bawah usia 13 tahun.

Kemudian beberapa negara bagian seperti Florida, Louisiana, Montana, Wisconsin, dan Texas mengikuti jejak California terhadap penerapan hukuman yang sama. Alabama kemudian memberlakukannya pada Juni 2019.

Masing-masing negara bagian memiliki standar batasan tertentu terhadap usia korban kejahatan seksual, misalnya di bawah 12 tahun untuk Louisiana dan di bawah 17 tahun untuk Texas.

Pagella Politica menulis, sebagian besar negara wilayah Skandinavia memberlakukan hukuman kebiri pada pelaku kejahatan seksual dengan beberapa ketentuan, misalnya usia pelaku berada di antara 20-25 tahun.

Selain usia, ketentuan lain hukuman tersebut juga dilakukan di Swedia yang menerapkan terhadap pelaku yang dianggap mengancam masyarakat. Sedangkan Denmark menerapkan hukuman ini dalam beberapa kondisi tertentu.

Estonia juga memiliki ketentuan tertentu di mana kebiri kimia dilakukan pada pelaku kejahatan serius, seperti kegiatan mengoleksi pornografi anak. Proses ini dilakukan sebagai bagian dari pengobatan kompleks dan sebagai alternatif dari hukuman penjara.

Terkait wajib tidaknya hukuman kebiri, Polandia mewajibkan hukuman kebiri pada pelaku pemerkosaan anak di bawah umur dan pelaku hubungan seksual dengan saudara (incest).

Di beberapa negara Eropa, seperti Belgia dan Swedia, memberlakukan hukuman sukarela kepada pelaku kejahatan anak. Namun, disertai dengan adanya kesadaran terhadap efek samping penggunaan kimia pada hukuman kebiri.

Praktik hukuman kebiri kimiawi telah dianggap sebagai “perlakuan yang tidak manusiawi” oleh lembaga pegiat hak asasi manusia, Amnesty International.

“Pada awalnya, kebiri kimia yang dipaksakan bisa dianggap sebagai keputusan biasa, namun hal ini tidak sesuai dengan hak manusia yang sudah menjadi dasar dari masyarakat demokratis yang beradab,” tulis Amnesty International pada Maret 2012.

Menurut Don Grubin, profesor psikiatri forensik di Universitas Newcastle, Inggris, terdapat efek samping yang beresiko bagi pelaku dari obat yang digunakan pada hukuman ini.

“Ini jelas bahwa obat tersebut bekerja. Jika kamu melihat laki-laki, obat tersebut mengurangi hasrat seksual secara drastis. Obat tersebut dapat mengurangi perilaku tersebut,” katanya.

Ada juga beberapa efek samping pada tubuh yang beresiko jika obat ini telah digunakan, yaitu pengapuran tulang atau osteoporosis, perubahan pada kesehatan jantung, kadar lemak darah, tekanan darah, dan gejala yang menyerupai menopause pada perempuan.

Grubin kemudian menyarankan agar penggunaan obat pada hukuman ini harus disertai dengan pendampingan psikologis apalagi tidak digunakan untuk alasan medis.

“Meskipun kebiri digunakan untuk perlindungan publik, tetapi terdapat retribusi secara simbolik yang harus dibawa secara bersamaan,” tulisnya dalam editorial jurnal ilmiah Inggris BMJ.

Kini penggunaannya sudah jarang dilakukan, bahkan beberapa negara telah mencabut hukuman tersebut.

Jerman telah menghentikan hukuman kebiri melalui operasi pada 2017 lalu, setelah adanya pertimbangan bahwa prosedur tersebut sudah tidak diwajibkan dan sangat jarang. Sementara negara lain yang disebutkan di atas masih memberlakukan hukuman tersebut.(GS)

Sumber

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Internasionalkebiri kimiapemerkosaanperempuan
ShareTweetSend

Related Posts

“LAUT MENGHUBUNGKAN ANTAR BANGSA”, LATIHAN NON PERANG SKALA INTERNASIONAL SEGERA DIGELAR TNI AL

“LAUT MENGHUBUNGKAN ANTAR BANGSA”, LATIHAN NON PERANG SKALA INTERNASIONAL SEGERA DIGELAR TNI AL

Mei 31, 2024
Pemerkosaan di Kaki Gunung Marapi

Oknum TNI Perkosa Mahasiswi di Kendari Jadi Tersangka Dan Langsung Ditahan

Juli 11, 2023
Bejat! Oknum Petugas Dinsos Karawang Perkosa Wanita ODGJ

Bejat! Oknum Petugas Dinsos Karawang Perkosa Wanita ODGJ

April 13, 2023

Polisi Beberkan Korban Mutilasi di Sleman Dipotong 3 Bagian Besar dan 62 potongan kecil

Maret 21, 2023

Dubes Palestina Buka Suara Soal Pro-Kontra Timnas Israel di Piala Dunia U-20 Indonesia

Maret 16, 2023
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?