• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Deputi Bidang Pencegahan BNPB Prasinta Dewi memberikan arahan dalam pertemuan relawan tangguh bencana di Pendopo Kabupaten Klaten, Kota Klaten, Jawa Tengah, Jumat (28/6)

Menggandeng Inklusi Disabilitas Sebagai Bagian Penting dalam Penanggulangan Bencana

Juli 1, 2024
Sinergi TNI AL dan Tim Gabungan Tangani Karhutla di Desa Sekarang, Kalsel

Sinergi TNI AL dan Tim Gabungan Tangani Karhutla di Desa Sekarang, Kalsel

Agustus 25, 2026
Pengelolaan Pesisir dan Kelautan Indonesia Diperkuat Platform Geospasial

Pengelolaan Pesisir dan Kelautan Indonesia Diperkuat Platform Geospasial

Agustus 25, 2026
ADVERTISEMENT
Wawali Harris Bobihoe Tinjau Perbaikan Ruang Kelas SDN 05 Bojong Menteng

Wawali Harris Bobihoe Tinjau Perbaikan Ruang Kelas SDN 05 Bojong Menteng

Agustus 25, 2026
Gegara Pungli dan PKL Marak di Plaza Patriot Semrawut, Tri Adhianto Nonaktifkan 5 Pejabat Pemkot Bekasi

Gegara Pungli dan PKL Marak di Plaza Patriot Semrawut, Tri Adhianto Nonaktifkan 5 Pejabat Pemkot Bekasi

Agustus 25, 2026
Pemerintah Kota Bekasi Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Hankam Jatirahayu Kecamatan Pondok Melati

Pemerintah Kota Bekasi Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Hankam Jatirahayu Kecamatan Pondok Melati

Agustus 25, 2026
Kemnaker Ajak Perusahaan Terapkan Sistem Kerja Lebih Efisien

Kemnaker Ajak Perusahaan Terapkan Sistem Kerja Lebih Efisien

Agustus 25, 2026
Pansus DPD RI Bahas Persoalan HAM di Tanah Papua

Pansus DPD RI Bahas Persoalan HAM di Tanah Papua

Agustus 25, 2026
Menhub Instruksikan Peningkatan Keselamatan Transportasi di Kepulauan Riau

Menhub Instruksikan Peningkatan Keselamatan Transportasi di Kepulauan Riau

Agustus 25, 2026
Pansus DPRD Kota Batam Finalkan Revisi Perda Pengelolaan Sampah, Gelar Rakor dengan Seluruh Lurah

Pansus DPRD Kota Batam Finalkan Revisi Perda Pengelolaan Sampah, Gelar Rakor dengan Seluruh Lurah

Agustus 25, 2026
TNI AL Kembali Gagalkan Penyelundupan Puluhan Ribu Benih Bening Lobster Jaringan Internasional di Bandara Juanda

TNI AL Kembali Gagalkan Penyelundupan Puluhan Ribu Benih Bening Lobster Jaringan Internasional di Bandara Juanda

Agustus 25, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Rabu, Agustus 26, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home BNPB

Menggandeng Inklusi Disabilitas Sebagai Bagian Penting dalam Penanggulangan Bencana

[BNPB - Inklusi Disabilitas Sebagai Bagian Penting dalam Penanggulangan Bencana]

Juli 1, 2024
in BNPB, News, Ragam Info
0
0
SHARES
73
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Deputi Bidang Pencegahan BNPB Prasinta Dewi memberikan arahan dalam pertemuan relawan tangguh bencana di Pendopo Kabupaten Klaten, Kota Klaten, Jawa Tengah, Jumat (28/6)
Deputi Bidang Pencegahan BNPB Prasinta Dewi memberikan arahan dalam pertemuan relawan tangguh bencana di Pendopo Kabupaten Klaten, Kota Klaten, Jawa Tengah, Jumat (28/6)

KLATEN, SATUKANINDONESIA.Com – Jumat pagi tanggal 28 Juni 2024, Sukirno membuka lemari bajunya. Dia memilih kemeja terbaik berwarna light cyan dengan celana biru kelasi untuk dipakai dalam rangka memenuhi undangan khusus yang diterimanya beberapa hari sebelumnya.

Abdul Muhari, Ph.D., Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB dalam Releasenya yang diterima SatukanIndonesia.Com, minggu, (30/6), mengabarkan dari kediamannya di Desa Tangkil, Kemalang, Kabupaten Klaten, dia bergegas menarik tuas gas sepeda motor yang telah dimodifikasi menuju ke alamat yang tertera di undangannya. Tak lupa juga sepasang kruk kaki dibawanya menuju lokasi acara.

Sukirno adalah seorang penyandang disabilitas. Sehari-hari ia harus menggunakan alat bantuan kruk kaki untuk menunjang mobilitasnya. Meski kedua kakinya tak mampu lagi menopang tubuhnya, namun pria berusia 60 tahun itu tak menganggap hal itu sebagai sebuah halangan dalam berkarya.

Sehari-hari Sukirno bekerja sebagai pengrajin kandang ayam dari bambu. Mungkin sudah puluhan bahkan ratusan kandang ayam yang telah dihasilkan dari keuletan tangannya. Selain itu, Sukirno juga memiliki ladang yang digarap sendiri sebagai tambahan penghasilannya.

Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 30 menit, Sukirno tiba di Pendopo Kabupaten Klaten bersama sekitar 20-an rekannya yang tergabung dalam Komunitas Difabel Merapi (KDM).

Diskusi forum relawan disabilitas Kabupaten Klaten bersama Deputi Bidang Pencegahan BNPB Prasinta Dewi dan Direktur Kesiapsiagaan BNPB Pangarso Suryotomo di Pendopo Kabupaten Klaten, Kota Klaten, Jawa Tengah, Jumat (28/6)
Diskusi forum relawan disabilitas Kabupaten Klaten bersama Deputi Bidang Pencegahan BNPB Prasinta Dewi dan Direktur Kesiapsiagaan BNPB Pangarso Suryotomo di Pendopo Kabupaten Klaten, Kota Klaten, Jawa Tengah, Jumat (28/6)

Baginya, itu adalah hari baik. Dapat menghadiri undangan Pemerintah Kabupaten Klaten untuk pertemuan antar relawan Tangguh Bencana dari berbagai kalangan adalah sebuah kehormatan baginya.

Setibanya di pendopo, Sukirno langsung menuju kursi yang telah disiapkan bersama relawan KDM lainnya. Senyumnya membuncah ketika bertemu rekan-rekan yang senasib dengannya. Momentum pertemuan itu jarang sekali terjadi. Di hari-hari biasa, Sukirno hanya menyambung silaturahmi dengan kelompok KDM melalui grup jejaring media di ponsel pintarnya.

Dalam hajat yang khidmat itu, Sukirno dan komunitas KDM lainnya lantas mendengarkan arahan dari Deputi Bidang Pencegahan (Deputi 2) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Prasinta Dewi yang mewakili Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto S.Sos., M.M., karena berhalangan.

Pada momentum itu, Deputi 2 BNPB mengatakan bahwa dalam upaya peningkatan kesiapsiagaan masyarakat harus melibatkan segala unsur yang ada, baik dari pemerintah, relawan, Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) dan pegiat kebencanaan lainnya.

Dalam upaya peningkatan kapasitas, hal yang harus mendapat perhatian utama adalah mereka yang masuk dalam kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil, ibu menyusui, anak-anak hingga disabilitas. Menurut Deputi 2 BNPB, kelompok rentan seringkali menjadi korban yang paling terdampak sehingga mereka harus diberikan pendampingan khusus untuk peningkatan kesiapsiagaan.

“Kelompok rentan seringkali menjadi korban paling terdampak dalam situasi bencana, oleh karena itu meningkatkan kesiapsiagaan mereka menjadi suatu keharusan yang mendesak,” kata Prasinta Dewi.

Menurut data kajian risiko bencana, wilayah Kabupaten Klaten memiliki hampir semua jenis ancaman bencana mulai erupsi gunungapi, gempabumi termasuk hidrometeorologi. Oleh sebab itu, penguatan ketangguhan masyarakat melalui pengurangan risiko bencana yang inklusif disabilitas menjadi hal penting dilakukan, tatkala sasaran dari konsep tersebut adalah masyarakat umum.

Selain menjadi obyek penanggulangan, kelompok disabilitas juga memiliki peran yang tak kalah penting. Hal itu sebagaimana yang telah dimandatkan dalam Perka BNPB Nomor 14 tahun 2014 tentang Penangaan, Perlindungan dan Partisipasi Penyandang Disabilitas dalam Penanggulangan Bencana.

Dari Perka tersebut, maka BNPB dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dapat membentuk Unit Layanan Disabilitas (ULD) sebagai layanan inklusif bagi disabilitas dalam menghadapi bencana, seperti yang telah dibentuk di Kabupaten Klaten.

Apa yang disampaikan Deputi 2 BNPB secara langsung telah mendongkrak semangat Sukirno dan relawan KDM yang telah dibentuk 11 tahun lalu itu. Baginya, hal itu sekaligus menjadi bukti bahwa pemerintah melalui BNPB dan BPBD secara serius memberi perhatian penuh dan menyertainya mereka sebagai kelompok disabilitas yang tidak hanya menjadi obyek sasaran tetapi juga sebagai kelompok yang berpartisipasi aktif sebagai relawan Tangguh Bencana.

“Sebuah kebanggaan bagi kami karena hak-hak difabel diperhatikan. Bahkan kami juga diberikan ruang untuk turut aktif menjadi relawan. Meski dengan keterbatasan, namun semangat kami tinggi apalagi untuk membantu sesama,” ujar Sukirno.

Selepas memberikan arahan, Deputi 2 BNPB yang didampingi Direktur Kesiapsiagaan BNPB Pangarso Suryotomo kemudian mengajak Sukirno dan rekan-rekannya untuk berdiskusi dan menyampaikan aspirasi.

Dalam forum itu, komunitas KDM menyampaikan rasa terima kasih karena pemerintah telah serius memberikan ruang bagi mereka seperti masyarakat pada umumnya.

Pada kesempatan itu, relawan KDM kemudian mengusulkan bahwa jika nantinya terjadi bencana hingga memaksa warga mengungsi, maka pemerintah diharapkan dapat memberikan ruang khusus yang layak sesuai kebutuhan disabilitas termasuk sarana dan prasarananya.

Gayung bersambut, Deputi 2 BNPB lantas mengamini apa yang menjadi hajat kelompok disabilitas tersebut. Deputi 2 BNPB kemudian mengatakan bahwa salah satu fungsi ULD diantaranya adalah pengolahan data terpilah disabilitas meliputi usia, gender dan jenis disabilitasnya. Kemudian layanan informasi dan rujukan layanan bagi disabilitas, kajian kebutuhan dan potensi penyandang disabilitas pada saat tanggap darurat bencana.

Dilihat dari peran dan fungsi ULD tersebut, maka apa yang menjadi aspirasi komunitas KDM akan menjadi prioritas utama, termasuk seluruh penanganan daruat bagi kelompok disabilitas di Tanah Air.

“Saya memberikan apresiasi sebesar-besarnya atas upaya tim ULD di Kabupaten Klaten ini demi terwujudnya kesiapsiagaan menghadapi bencana khususnya bagi kelompok disabilitas,” kata Prasinta Dewi.

“Setiap upaya yang kita lakukan sekecil apapun akan berdampak besar bagi masyarakat. Kita adalah bagian penting dari perubahan positif dalam menghadapi bencana,” pungkasnya.

Sebelum menutup forum, Pangarso atau yang sudah dianggap sebagai ‘Panglima Relawan’ menitipkan pesan bahwa jangan pernah menjadikan keterbatasan sebagai alasan untuk tidak berbuat apa-apa demi kebaikan bersama.

Dalam penanggulangan bencana tidak bisa BNPB atau BPBD bekerja sendirian. Penanggulangan bencana adalah urusan bersama. Oleh sebab itu, seluruh unsur harus terlibat demi menciptakan masyarakat tangguh bencana.

“Kita yang di sini sama dengan yang lain. Tidak ada keterbatasan yang menjadikan alasan untuk tidak berbuat baik. Bencana ini urusan bersama. Bapak dan ibu sekalian menjadi satu bagian yang tidak bisa dipisahkan,” kata Pangarso.

Selepas menyerap aspirasi dari kelompok relawan disabilitas, BNPB kemudian menyerahkan sembako kepada mereka, termasuk dukungan lain guna menunjang mobilisasi dan operasional keberlangsungan relawan disabilitas tangguh bencana.(Redaksi)

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Abdul MuhariBNPBDesa TangkilForum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB)Inklusi DisabilitasKabupaten KlatenKDMKemalangKepala BNPB Letjen TNI SuharyantoKomunitas Difabel Merapi (KDM).PangarsoPenanggulangan BencanaPrasinta DewiSatukanindonesia.comSukirno
ShareTweetSend

Related Posts

Pemerintah Kota Bekasi Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Hankam Jatirahayu Kecamatan Pondok Melati

Pemerintah Kota Bekasi Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Hankam Jatirahayu Kecamatan Pondok Melati

Agustus 25, 2026
Hadiri HUT ke-4 Gereja Paroki Kranggan, Tri Adhianto Ajak Umat Doakan Korban Bencana di Indonesia.

Hadiri HUT ke-4 Gereja Paroki Kranggan, Tri Adhianto Ajak Umat Doakan Korban Bencana di Indonesia.

Agustus 24, 2026
Momen HUT RI 81 Wawali Harris Bobihoe Hibur Emak-Emak Bojong Menteng

Momen HUT RI 81 Wawali Harris Bobihoe Hibur Emak-Emak Bojong Menteng

Agustus 24, 2026

Anggota Komisi IV DPR Desak Kemenkeu Cairkan Anggaran Darurat Rp290 Miliar untuk Karhutla

Agustus 24, 2026

Jaga Kenyamanan Ruang Publik, Wali Kota Bekasi Tertibkan PKL Plaza Patriot Chandrabhaga

Agustus 23, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?