
Banjarbaru, satukanindonesia.com – Status siaga kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Indonesia belum akan diakhiri dalam waktu dekat.
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyatakan, status siaga karhutla masih akan dipertahankan setidaknya selama satu bulan ke depan.
Itu seiring dengan belum turunnya hujan alami di Indonesia, sebagaimana prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
“Hujan alami di sebagian wilayah Indonesia baru akan hadir pada pertengahan November bahkan ada yang sampai Desember,” terangnya saat meninjau penanggulangan karhutla di Hutan Lindung Liang Anggang Banjarbaru, Senin (12/10) sebagaimana dilansir dari Antara.
Begitu pula di Kalimantan Selatan, hujan alami diprediksi paling cepat terjadi pada dasarian kedua November
Raja Juli menyatakan, selama sekitar satu bulan ke depan, semua pihak masih harus waspada terhadap karhutla.
Ia meminta jajaran pemerintah daerah, TNI-Polri, Manggala Agni, hingga para relawan terus memperkuat koordinasi di lapangan.
Terlebih di beberapa daerah, seperti Kalsel, karhutla terjadi di kawasan gambut sehingga sulit untuk dipadamkan.
Ia mengingatkan bahwa karhutla bisa kembali membesar apabila seluruh pihak lengah dan tidak mendeteksi titik panas dan titik api.
“Satgas Darat terus berjibaku memadamkan api didukung operasi udara helikopter water bombing, saya optimistis karhutla bisa dikendalikan,” tambahnya.(***)













