• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Menkeu Purbaya Tetap Pertahankan Dirjen Bea Cukai Meski Terseret Kasus Suap

Menkeu Purbaya Tetap Pertahankan Dirjen Bea Cukai Meski Terseret Kasus Suap

Mei 7, 2026
Bahlil, Listrik Batam–Bintan Padam, Ekspor Gas ke Singapura Harus Dikaji Ulang : Projo Kepri Sudah Mengingatkan Sejak Juni

Bahlil, Listrik Batam–Bintan Padam, Ekspor Gas ke Singapura Harus Dikaji Ulang : Projo Kepri Sudah Mengingatkan Sejak Juni

Oktober 23, 2026
Perjuangkan Kesetaraan HPN, Firdaus Diberhentikan PWI; Makali Kumar Soroti Monopoli Penyelenggaraan

Perjuangkan Kesetaraan HPN, Firdaus Diberhentikan PWI; Makali Kumar Soroti Monopoli Penyelenggaraan

Oktober 23, 2026
ADVERTISEMENT
Ombudsman Kepri Kunjungi Lapas Batam, Pantau SOP dan Kualitas Pelayanan Publik

Ombudsman Kepri Kunjungi Lapas Batam, Pantau SOP dan Kualitas Pelayanan Publik

Oktober 23, 2026
FWB Apresiasi Bareskrim Ungkap Kasus Blackout Batam

FWB Apresiasi Bareskrim Ungkap Kasus Blackout Batam

Oktober 23, 2026
Selamatkan Generasi Papua, Ketua Komite III DPD RI : Gereja Harus Jadi Kekuatan

Selamatkan Generasi Papua, Ketua Komite III DPD RI : Gereja Harus Jadi Kekuatan

Oktober 23, 2026
Pemerintah Pusat Kucurkan Rp 1,23 Triliun untuk Tujuh Provinsi Terdampak Karhutla

Pemerintah Pusat Kucurkan Rp 1,23 Triliun untuk Tujuh Provinsi Terdampak Karhutla

Oktober 23, 2026
700 dari 1.074 BUMN di Indonesia Bakal Dipangkas

700 dari 1.074 BUMN di Indonesia Bakal Dipangkas

Oktober 23, 2026
Ribuan Santri Peringati Hari Santri 2026 di Tebuireng, Resolusi Jihad Kembali Digaungkan

Ribuan Santri Peringati Hari Santri 2026 di Tebuireng, Resolusi Jihad Kembali Digaungkan

Oktober 22, 2026
Singgah di Honiara, KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 Lakukan Rangkaian Kegiatan Kemanusiaan

Singgah di Honiara, KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 Lakukan Rangkaian Kegiatan Kemanusiaan

Oktober 22, 2026
Penyandang Disabilitas Diduga di Aniaya dalam Penyisiran di Tolikara

Penyandang Disabilitas Diduga di Aniaya dalam Penyisiran di Tolikara

Oktober 22, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Jumat, Oktober 23, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Menkeu Purbaya Tetap Pertahankan Dirjen Bea Cukai Meski Terseret Kasus Suap

[Ekonomi]

Mei 7, 2026
in Ekonomi, Hukum, News
0
0
SHARES
23
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Kemenkeu, Jakarta, Kamis (6/5/2026).(KOMPAS.com/DEBRINATA RIZKY)

Jakarta, satukanindonesia.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memutuskan untuk tidak menonaktifkan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budi Utama meskipun namanya terseret dalam kasus dugaan suap serta gratifikasi importasi barang oleh PT Blueray Cargo di Jakarta pada Kamis (7/5/2026).

Keputusan tersebut diambil sembari menunggu kejelasan proses hukum yang saat ini tengah bergulir di Pengadilan Tipikor Jakarta. Dilansir dari Suara, nama Djaka Budi Utama muncul dalam surat dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan bahwa pihak kementerian masih mengamati perkembangan situasi hukum sebelum mengambil tindakan administratif terhadap anak buahnya tersebut.

“Ya kita lihat saja nanti. Nanti kita lihat proses hukumnya seperti apa,” katanya Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan.

Purbaya menegaskan bahwa pemberhentian sementara tidak akan dilakukan selama fakta-fakta hukum belum dinyatakan jelas dalam persidangan.

“Tidak, sampai clear di sana seperti apa. Prosesnya kan baru mulai, namanya baru muncul, masa langsung berhenti? Kita lihat sampai clear sejelas-jelasnya seperti apa kasus itu, baru kita akan ambil tindakan,” lanjut Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan.

Pihak Kementerian Keuangan dipastikan akan memberikan fasilitas pendampingan hukum kepada Djaka dalam menghadapi dakwaan tersebut, namun Purbaya membantah hal ini sebagai bentuk intervensi.

“Ada pasti, ada lah, kalau Pak Djaka kalau misalnya dipanggil segala macam. Yang lain kan ada pendampingan juga. Bukan intervensi ya, kalau di luar negeri kan juga sama,” beber Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan.

Ia juga telah melakukan koordinasi langsung dengan Dirjen Bea Cukai guna memastikan kesiapan yang bersangkutan untuk kooperatif dalam setiap tahap pemeriksaan.

“Sudah (komunikasi). Dia akan ikuti proses hukum yang berlaku. Ini kan belum apa-apa kan masih baru. Saya kan belum terlalu jelas ini seperti apa. Ini kan baru disebutin tadi malam di satu media kan, di pengadilan. Nanti kita lihat seperti apa kelanjutan prosesnya. Itu saja,” jelas Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan.

Dalam persidangan yang digelar Rabu (6/5/2026), JPU mengungkapkan adanya pertemuan pada Juli 2025 di Hotel Borobudur yang dihadiri oleh Djaka Budi Utama beserta sejumlah pejabat Bea Cukai lainnya dan pemilik PT Blueray Cargo, John Field.

“Pada bulan Juli 2025, bertempat di Hotel Borobudur, Jalan Lapangan Banteng Selatan Nomor 1, Pasar Baru, Sawah Besar Jakarta Pusat, dilakukan pertemuan antara pejabat-pejbat di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai antara lain Djaka Budi Utama, Rizal, Sisprian Subiaksono, dan Orlando Hamonongan Sianipar,” kata jaksa di Pengadilan Tipikor Jakarta.

ADVERTISEMENT

Pemilik PT Blueray Cargo, John Field, didakwa memberikan suap berupa uang tunai senilai Rp61,3 miliar dalam mata uang Dollar Singapura serta fasilitas hiburan mewah demi mempercepat proses pengeluaran barang impor.

“Memberikan uang dengan jumlah keseluruhan Rp61.301.939.000,00 dalam bentuk mata uang Dollar Singapura (SGD) atau setidak-tidaknya sejumlah itu, dan pemberian berupa fasilitas hiburan dan barang mewah senilai Rp1.845.000.000,00 atau setidak-tidaknya sejumlah itu kepada pejabat di Direktorat Jenderal Bea Cukai Kementerian keuangan RI,” ungkap jaksa.

Terdakwa John Field bersama rekan-rekannya kini didakwa melanggar pasal-pasal dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana terkait penyuapan kepada pejabat negara.(***)

Komentar Facebook

Tags: Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budi Utamamenteri keuanganPT Blueray CargoPurbaya Yudhi Sadewa
ShareTweetSend

Related Posts

2 Tahun Prabowo-Gibran: APBN Perkuat Program Prioritas dan Stabilitas Ekonomi

2 Tahun Prabowo-Gibran: APBN Perkuat Program Prioritas dan Stabilitas Ekonomi

Oktober 9, 2026
Kinerja APBN hingga Agustus 2026 Tetap Terjaga

Kinerja APBN hingga Agustus 2026 Tetap Terjaga

September 18, 2026
Wakil Ketua Komisi XI DPR: Pergantian Purbaya ke Suahasil Merupakan Hak Prerogatif Presiden

Wakil Ketua Komisi XI DPR: Pergantian Purbaya ke Suahasil Merupakan Hak Prerogatif Presiden

September 16, 2026

Suahasil Nazara Resmi Dilantik Jadi Menkeu Gantikan Purbaya

September 14, 2026

Pemerintah Pastikan Status Guru PPPK Paruh Waktu Tidak Ganggu Stabilitas Fiskal Negara

Agustus 19, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?