
JAYAPURA, SatukanIndonesia.Com – Dalam rangka HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-78, Menteri Luar Negeri (Menlu) Republik Indonesia Drs. Retno Lestari Priansari Marsudi, LL. M memberikan kuliah umum kepada mahasiswa dan mahasiswi Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Manokwari, provinsi Papua Barat, Senin (21/08/2023).
Kuliah umum yang dilaksanakan secara daring itu mengusung tema ‘ASEAN, Tantangan Globalisasi dan Peran Politik Luar Negeri Indonesia’.
Ketua STIH Manokwari, Dr. Filep Wamafma menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada Menlu Retno, yang bersedia memberikan materi kuliah umum kepada mahasiswa dan mahasiswi dan civitas STIH Manokwari.
Menurutnya, kuliah umum yang dilakukan diawal pembukaan perkuliahan semester ganjil sesuai kalender akademik STIH Manokwari ini sangatlah penting.
Pasalnya, dihadiri pejabat negara untuk memberikan edukasi dan pemahaman kepada mahasiswa dan mahasiswi tentang peran mahasiswa dalam ketahanan nasional dan pertahanan negara sebagai generasi bangsa.
“Materi yang disampaikan Bu Menlu ini penting sehingga harus dipahami mahasiswa dan mahasiswi STIH, termasuk kerja-kerja Kemlu baik di dalam dan di luar negeri, khususnya bagi tanah Papua. Maka saya menyampaikan terima kasih banyak, dan tentu saja Bu Menlu juga bisa mengetahui sejarah berdirinya STIH Manokwari, sebab STIH hadir di tanah Papua sudah ada pasca interigasi Papua ke NKRI,” ungkap Dr. Filep lewat sambutannya.
Oleh sebab itu, diharapkan Menlu dapat memberikan suatu catatan sejarah tentang berdirinya STIH Manokwari dalam mencerdaskan generasi Papua di NKRI.
Pimpinan komite I DPD RI ini berharap juga, Menlu dapat memberikan informasi tentang beasiswa luar negeri kepada mahasiswa dan mahasiswi sivitas akademika STIH.
“Harapannya, kedepan nanti akan ada peluang beasiswa yang bisa dimanfaatkan bagi mahasiswa dan mahasiswi, alumni dan dosen STIH Manokwari untuk kuliah keluar negeri,”ujarnya.
Pace Jas Merah itu menyampaikan, bahwa STIH Manokwari memiliki misi go internasional ke depan. Untuk itu, diharapkan Menlu bisa memberikan peluang dan kemudahan bagi STIH Manokwari dalam program pertukaran mahasiswa keluar negeri.
Mengakhiri sambutannya, Filep berpesan kepada mahasiswa dan mahasiswi untuk mengikuti dengan baik kuliah umum tersebut, agar mendapat informasi penting sebagai tambahan ilmu. [GRW/redaksi]













